PTS-4: Rantis Angkut Amfibi Multiguna, Dibangun dari Pengembangan PTS-10

Fungsionalitas rantis amfibi multiguna sekelas PTS-10 milik Korps Marinir jelas tak dapat digunakan. Punya payload begitu besar dengan roda rantainya, rantis ini sanggup melibas medan berat dengan mudah. Namun, PTS-10 jelas sudah mencapai tahap usia, ditambah performa mesinnya yang dianggap boros. Lantaran masuk dalam doktrin gelaran operasi amfibi Angkatan Laut Rusia, kini ada PTS-4 yang merupakan varian pengembangan dari PTS-10.

Seperti belum lama ini, kami melihat langsung PTS-4 di Army 2022, Patriot Expo, dan rantis amfibi ini menjadi ujung tombak dukungan logistik di Arsenal AL dan AD Rusia. Meski desain dan dimensinya mirip dengan PTS-10, namun PTS-4 hadir dalam sejumlah perbaikan yang mendasar. Dilihat oleh KTBM, PTS-4 memiliki lambung yang mampu meladeni gelobang laut di level sea state 3 (sampai 1,25 meter). Tupokisnya tidak berbeda dengan PTS-10, yaitu pengangkutan artileri, kendaran sekelas truk angkut sedang, dan personel infanteri.

Dari segi muatan, bila PTS-10 ‘hanya’ bisa memuat muatan 10 ton, maka PTS-4 dapat menggotong muatan 12 ton di darat dan 18 ton saat mengarungi udara. Berbeda dengan PTS-10 yang tidak dibekali proteksi lapis baja, maka pada PTS-4, terutama di bagian kompartemen awak kemudi sepenuhunya tahan terhadap terjangan proyektil kaliber ringan dan pecahan perisai, bahkan disebut-sebut kompartemen awaknya dilengkapi proteksi anti bahaya nubika.

Menyadari memintanya sebagai rantis yang akan terjun di wilayah operasi, PTS-4 sudah dilengkapi kubah senapan mesin berat kaliber 12,7 yang dikendalikan secara remoted . Posisi senjata diletakkan di atas atap sang komandan, dan sekali jalan PTS-4 dapat membawa 400 amunisi.

Dengan segala kelengkapan dan kemampuannya, bobot kosong PTS-4 mencapai 33,1 ton, sebagai perbandingan bobot kosong PTS-10 adalah 17 ton. Dengan bobot yang besar, maka rantis dengan panjang 8,3 meter ini membutuhkan sokongan mesin yang ideal.

Dari spesifikasinya, PTS-4 ditenagai mesin diesel multi-fuel turbocharged V-84MS. Ini merupakan jenis mesin yang juga digunakan pada MBT (Main Battle Tank) Rusia T-90. Sejumlah komponen di PTS-4 bahkan ada yang mencomot kepunyaan MBT T-80.

Mesin diesel V-84MS menghasilkan tenaga 840 hp. Kecepatan maksimum PTS-4 di jalan raya mencapai 60 km per jam. Sementara dengan dukungan dua waterjet, saat di udara PTS-4 dapat melesat hingga 15 km per jam. Dengan bahan bakar penuh, PTS-4 dapat menjelajah di darat hingga 600 km, sedangkan saat mengarung di udara, kendaraan amfibi ini dapat beroperasi selama 10,5 jam. Kelengkapan lain di PTS-4 tersedia yaitu winch yang dapat menarik beban sampai 15 ton. (Haryo Adjie – Moskow)