Giliran Drone Intai Korea Selatan Menyusup ke Korea Utara, Diduga S-Bat Buatan Sungwoo

Bila selama ini yang sering terdengar adalah berita drone dari Korea Utara yang melintas bahkan sampai terbang jauh ke wilayah Korea Selatan, maka baru-baru ini ada kejutan, drone intai milik Korea Selatan dikabarkan juga memasuki wilayah Korea Utara. Tak sekedar ‘kunjungan balasan’, drone intai bermesin propeller disebut telah mendekati Pyongyang, ibu kota Korea Utara.

Baca juga: Respon Penyusupan Drone Intai dari Korea Utara, Seoul Gelar Latihan Anti Drone Besar-besaran

Kantor Berita Korea Utara – Korean Central News Agency (KCNA) telah merilis beberapa foto drone S-Bat yang jatuh di wilayah Pyongyang pada 13 Oktober 2024. Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Utara (DPRK) mengeluarkan peringatan keras, yang menyatakan bahwa “jika pelanggaran wilayah darat, udara, dan perairan teritorial DPRK oleh militer Korsel ditemukan dan dikonfirmasi lagi, hal itu akan dianggap sebagai provokasi militer yang serius terhadap kedaulatan DPRK dan deklarasi perang. Serangan balasan segera akan dilancarkan.”

Dari puing-puing drone intai yang jatuh, kuat diduga yang dimaksud adalah drone jenis S-Bat buatan Sungwoo. Pihak Sungwoo mengatakan di situs webnya bahwa mereka telah memasok 100 unit S-Bat. Drone ini memiliki waktu terbang maksimum empat jam dan kecepatan tertinggi 140 km per jam.

S-Bat merupakan drone berukuran kecil yang dirancang untuk misi pengawasan dan pengintaian. Drone ini memiliki kemampuan terbang yang handal dengan daya tahan yang cukup lama, sehingga cocok untuk pemantauan area yang luas.

Dari spesifikasi, drone ini memiliki berat sekitar 25 kg dan kapasitas payload hingga 5 kg, yang bisa digunakan untuk memasang berbagai sensor seperti kamera elektro-optik, inframerah, atau perangkat elektronik lainnya, tergantung pada kebutuhan misi.

Fitur utama lain dari drone ini adalah kemampuannya untuk beroperasi secara otonom atau dikendalikan dari jarak jauh oleh operator, memberikan pilihan bagi pengguna tergantung situasi lapangan. (Gilang Perdana)

Buntut Penyusupan Drone Intai Korea Utara, Seoul Incar “Sky Spotter” dari Israel