Perang kota adalah skenario yang dipersiapkan saat Taiwan menghadapi invasi dari Cina Daratan, untuk itu setiap tahun digelar latihan militer, yang disebut Latihan Han Kuang yang telah diselenggarakan rutin sejak tahun 1984. Latihan ini bertujuan untuk menguji kesiapan tempur Angkatan Bersenjata Taiwan dalam menghadapi potensi invasi dari Cina. Dan yang spesial pada latihan di tahun 2025 ini, untuk pertama kalinya digunakan jaringan kereta bawah tanah atau MRT (Mass Rapid Transit). (more…)
India terkesan pasif dalam merespon pemberitaan yang menyudutkan, khususnya terkait klaim Pakistan yang telah menjatuhkan beberapa jet tempur papan atas India. Meski unggul dalam pemberitaan di media, namun ada dugaan militer Pakistan mengalami tingkat kerugian yang lebih besar daripada India, bukan karena jet tempur yang jatuh, melainkan oleh serangan udara presisi yang menghantam beberapa pangkalan udara dan menghancurkan aset-aset di dalamnya. (more…)
Mungkin hanya Xi Jinping dan segelintir elit di Beijing yang mengetahui persis kapan Cina benar-benar akan menginvasi Taiwan. Namun, menuju D-day serangkain persiapan dan latihan terus digelar militer Cina, baik lewat udara dan yang melibatkan kapal perang, serta kemampuan serangan dan pendaratan amfibi. Nah, yang disebut terakhir rupanya belum lama menjadi perhatian global. (more…)
Warganet di Cina, terutama mereka yang antusias dengan sektor alutsista, beberapa hari yang lalu sempat dibuat heboh dengan salah satu foto yang tersebar luas di media sosial yang menunjukkan sebuah tongkang untuk pendaratan amfibi. Banyak analisis yang berspekulasi bahwa tujuan pembangunan tongkang tersebut adalah untuk berpartisipasi terhadap invasi ke Taiwan yang bisa saja timbul di waktu mendatang. (more…)
Pangkalan Udara (Lanud) Khmeimim (Hmeimim) di kota Latakia berperan strategis bagi kepentingan Rusia, bukan hanya di kawasan Suriah, namun menjadi bukti eksistensi militer Rusia di Timur Tengah. Namun, pasca kejatuhan rezim Bashar al-Assad, maka semua berubah 180 derajat, basis militer Rusia di Suriah, termasuk pangkalan angkatan laut di Tartus menjadi sangat rawan untuk diserang pemberontak. (more…)
Dengan pengaruh dan aliansinya di Indo Pasifik, Amerika Serikat memiliki banyak basis (pangkalan) militer di kawasan Indo Pasifik. Meski begitu, sebuah laporan menyebut bila pangkalan udara (lanud) AS di Indo Pasifik terlalu mudah untuk dilumpuhkan dalam serangan awal dari Cina. (more…)
Bergabung dalam koaliasi pertahanan bersama Amerika Serikat di Indo Pasifik, maka Australia harus bersiap untuk beragam skenario berkonflik dengan lawannya di utara. Salah satu yang dilakukan adalah menyiapkan pangkalan aju atau pangkalan udara garis depan yang belum dipersiapkan untuk jet tempur. Nah, belum lama ini, Angkatan Udara Australia (RAAF) menggelar apa yang disebut sebagai “Dura Base.” (more…)
Bila TNI AD memiliki Dinas Pelayaran Angkatan Darat (Dislaikad) yang mengoperasikan berbagai jenis kapal, termasuk Landing Craft Utility (LCU), maka demikian pula dengan Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF) atau Angkatan Darat Jepang, memiliki dinas sejenis yang Je LCU untuk mendukung operasi angkatan darat terutama dalam transportasi logistik, personel, dan alat tempur ke berbagai pulau. (more…)
Vamtac (Vehículo de Alta Movilidad Táctico) atau High Mobility Tactical Vehicle 4×4, terbilang rantis langka di Indonesia, pasalnya satuan pengguna rantis produksi URO Vehículos Especiales (Urovesa), sejauh ini hanya Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI AD. (more…)
Guna menandingi hegemoni Amerika Serikat dan memantapkan propaganda, Beijing lumayan banyak merilis beragam alutsista canggih. Namun, di balik kabar adopsi alutsista canggih, militer Cina rupanya masih menggunakan senjata konvensional, bahkan yang satu ini layak disebut sebagai salah satu senjata manpack tertua. Yang dimaksud adalah senjata penyembur api (flamethrower). Disebut sebagai salah satu senjata tertua, lantaran debut perdana senjata penyembur maut ini sudah eksis sejak era Perang Dunia I. (more…)