Bergabung dalam koaliasi pertahanan bersama Amerika Serikat di Indo Pasifik, maka Australia harus bersiap untuk beragam skenario berkonflik dengan lawannya di utara. Salah satu yang dilakukan adalah menyiapkan pangkalan aju atau pangkalan udara garis depan yang belum dipersiapkan untuk jet tempur. Nah, belum lama ini, Angkatan Udara Australia (RAAF) menggelar apa yang disebut sebagai “Dura Base.” (more…)
Bila TNI AD memiliki Dinas Pelayaran Angkatan Darat (Dislaikad) yang mengoperasikan berbagai jenis kapal, termasuk Landing Craft Utility (LCU), maka demikian pula dengan Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF) atau Angkatan Darat Jepang, memiliki dinas sejenis yang Je LCU untuk mendukung operasi angkatan darat terutama dalam transportasi logistik, personel, dan alat tempur ke berbagai pulau. (more…)
Kilas balik ke tanggal 9 Januari 2020, saat itu Iran melancarkan serangan rudal balistik (Fateh-313 dan Qiam-1) ke pangkalan militer Ain al-Asad dan pangkalan militer Arbil di Irak. Kedua pangkalan militer merupakan basis dari pasukan Amerika Serikat. Serangan Iran dilakukan sebagai pembalasan atas tewasnya Jenderal Qasem Soleimani oleh rudal Hellfire R9X Ninja “Flying Ginsu” yang dilepaskan drone tempur MQ-9 Reaper di Bandara Baghdad. (more…)
Meski tidak dipersenjatai, namun, invasi Israel secara brutal ke Jalur Gaza dan Tepi Barat, juga melibatkan kendaraan khusus (ransus) berupa bulldozer Caterpillar D9. Tak hanya digunakan untuk menyingkiran puing yang menghalangi laju kavaleri, bulldozer ini juga aktif digunakan untuk menghancurkan IED (Improvised Explosive Device) sembari melakukan pengusiran warga Palestina dari tanah kelahirannya. (more…)
Ada kabar dari negeri tetangga di ujung timur Indonesia, yakni Papua Nugini (Papua New Guinea), yang mana Amerika Serikat akan memperluas pangkalan militernya terkait dengan upaya Washington guna menekan pengaruh Cina di kawasan Oseania. Seperti dikutip US Naval Institute (USNI) news, Amerika Serikat kini sedang merenovasi Pangkalan Angkatan Laut Lombrum di Pulau Los Negros di Papua Nugini. (more…)
Bicara tentang propaganda, maka apa yang dilakukan Cina selama ini terbilang sukses, terutama untuk mempengaruhi lawan-lawanya. Sebut saja ketika Cina diketahui membangun dummy kapal induk nuklir dan kapal perusak AS di gurun Taklamakan di wilayah Ruoqiang, Cina tengah. Dari analisa citra satelit, bisa dipersepsikan keberadaan dummy raksasa di gurun dipersiapkan sebagai latihan (simulasi) penyerangan pada armada Amerika Serikat. Nah, masih dari gurun, belum lama ini foto satelit mengungkapkan yang memperlihatkan model bangunan di komplek istana dan kantor kepresidenan Taiwan. (more…)
Personel Angkatan Darat AS mempersiapkan modular causeway untuk dimuat ke kapal MV Roy A. Benavidez pada 15 Maret 2024. (Foto USNI News)
Meski mengundang kontroversi, Presiden Amerika Serikat Joe Biden tetap kepada keputusan, yakni selain menyalurkan bantuan lewat udara (airdrop), maka AS juga akan membangun dermaga apung (floating dock) untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar ke wilayah Gaza. Disebut kontroversi, lantaran AS terus memasok senjata ke Israel, sementara butuh waktu lama untuk persiapan serta pembangunan dermaga apung, di tengah ratusan ribu warga Gaza yang mengalami kelaparan. (more…)
Selain akibat serangan drone kamikaze, artileri dan senjata anti tank, ancaman besar bagi ranpur (kendaraan tempur) di medan konflik berasal dari ranjau darat yang tersebar di beberapa titik yang tidak diduga. Dan bicara ranjau darat, maka Rusia terbilang sukses menggelar sistem ranjau selama konflik dengan Ukraina. (more…)
Meski dibangun dari sasis Main Battle Tank (MBT) K1, namun kendaraan yang satu ini adalah ransus (kendaraan khusus) lapis baja non tempur. Inilah K600 Korean Combat Engineering Vehicle (KCEV), ransus yang dipersiapkan untuk alat utama (alut) satuan Zeni Tempur produksi Hyundai Rotem. Dan kabar terbaru menyebutkan pengiriman dua unit K600 KCEV dari Korea Selatan ke Ukraina. (more…)
Dalam upanya untuk mempertahankan aset strategisnya, Angkatan Udara Rusia secara mengejutkan telah nemempatkan rangkaian ban mobil untuk memproteksi pembom strategis Tu-95 Bear dan pembom tempur Su-34 Fullback. Yang menjadi pertanyaan, apakah pemasangan ban mobil efektif untuk ‘menahan’ serangan drone kamikaze? (more…)