Seolah mengikuti jejak Presiden Perancis Emmanuel Macron yang memberi ‘kado’ tahun baru ke Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, yakni berupa ranpur AMX-10RC/RCR 6×6, maka Presiden AS Joe Biden pun tak ingin ketinggalan momen, lewat Departemen Pertahanan Amerika Serikat, pada 5 Januari 2023, Washington secara resmi mengumumkan pengiriman ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) M2 Bradley ke Ukraina. (more…)
Dari ajang Zhuhai AirShow 2022, North China Industrial Corporation (Norinco) meluncurkan ranpur jenis Infantry Fighting Vehicle (IFV) yang disebut terkuat dan terbesar yang ada di kelasnya. Diberi label Norinco VN20, ranpur IFV ini dibangun dari sasis Main Battle Tank (MBT) VT4. (more…)
Berlokasi di Beograd, ibu kota Serbia, hari Selasa (12/10/2021), Yugoimport SDPR, perusahaan yang bergerak dalam bisnis ekspor dan impor persenjataan dari Serbia, meluncurkan ranpur (kendaraan tempur) roda ban IFV (Infantry Fighting Vehicle) berpenggerak 8×8 yang diberi nama Lazanski. (more…)
Keluarga ranpur amfibi – Infantry Fighting Vehicle (IFV) BMP-3 serasa tidak ada matinya, pasalnya sudah begitu banyak varian yang dirilis, dan sebagian besar telah kami kupas di artikel terdahulu. Masih dari ajang Army 2021 Army 2021 International Military Technical Forum, Rusia kembali merilis varian terbaru dari BMP-3. (more…)
“Kawin silang” antar alutsista ternyata tidak hanya dilakukan di negara berkembang, Finlandia sebagai negara non-NATO di Skandinavia rupanya melakukan upgrade pada ranpur lapis baja – IFV (Infantry Fighting Vehicle) produksi era Uni Soviet, BMP-1. Persisnya bagian kubah ranpur amfibi itu diganti dengan kubah milik ranpur roda ban LAV (Light Armored Vehicle)-25 II 8×8. produksi General Dynamics Land Systems. (more…)
Guna meningkatkan daya gempur, “kawin silang” antar alutsista acap kali dilakukan, terlebih oleh operator (negara) yang anggaran pertahanannya ngepas. Setelah Armenia yang memasang meriam PSU (Penangkis Serangan Udara) S-60 pada ranpur lapis baja MT-LB, kini kabar datang dari Irak, dimana ranpur lapis baja amfibi IFV (Infantry Fighting Vehicle) BMP-2 justru dilepas kubahnya dan diganti dengan kanon twin gun PSU ZU-23-2. (more…)
Nama ranpur lapis baja yang satu ini sudah sangat dikenal netizen, didatangkan bersama armada Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A4 dari Jerman, inilah Marder 1A3 yang masuk golongan IFV (Infantry Fighting Vehicle) dan kini dioperasikan oleh Satuan Kavaleri TNI AD. Meski debut Marder masih moncer digunakan oleh Angkatan Darat Jerman, namun Negeri Bavaria rupanya berhasil mengembangkan varian kendaraan pemadam kebakaran dari platform Marder. (more…)
Ketimbang negara-negara tajir di Timur Tengah, Uni Emirat Arab (UEA) terbilang yang getol dalam mengembangkan industri alutsistanya, meski banyak uang, rupanya UEA tak ingin terus-terusan bernasib sebagai negara konsumen saja. Di segmen ranpur lapis baja, UEA telah merilis prototipe Infantry Fighting Vehicle (IFV) berpenggerak 8×8 yang diberi label Al Wahash (Wild Falcon). (more…)
Meski pengadaannya berjalan lambat, adopsi rudal anti tank dalam beberapa tahun belakangan mulai menjadi perhatian untuk unit tempur di darat. Sebut saja infanteri TNI AD kini telah mengoperasikan rudal anti tank Saab NLAW dan FGM-148 Javelin. Sementara Marinir TNI AL sejak kedatangan ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) BVP-2 mulai mengoperasikan rudal anti tank AT-5 Spandrel. Dan di era IFV terbaru BMP-3F, Kavaleri Marinir pun menggunakan 9M117M1 Arkan.
Tak banyak alustsista (alat utama sistem senjata) milik TNI yang berkualifikasi ”sangar,” khususnya di segmen kavaleri. Lebih modern mungkin ada, tapi yang benar-benar sangar hanya bisa dihitung dengan jari. Yang dimaksud sangar pada tulisan ini yakni dilihat dari segi desain, persenjataan dan battle proven (terbukti handal dalam medan perang). Dimana kesemua unsur tadi bila digabungkan mampu menciptakan daya getar (deteren) bagi lawan. (more…)