Selain menghadapi potensi serangan dari senjata anti tank, awak Main Battle Tank (MBT) harus ekstra waspada terhadap elemen pendeteksi dari satelit dan drone intai, pasalnya citra berbasis optik dan termal dari kedua wahana udara tersebut dapat memberikan koordinat dengan presisi tinggi, yang pada akhirnya MBT dapat dihancurkan lewat tembakan dari howitzer dan roket MLRS (Multiple Launch Rocket System). (more…)
Dalam upaya serangan balik secara besar-besaran, militer Ukraina paham betul bahwa gerakan kavaleri akan mendapat tantangan berat, selain harus menghadapi serangan dari senjata anti tank Rusia, kavaleri Ukraina juga harus melintasi medan ranjau (darat). Nah, terkait medan ranjau, rupanya belum lama ini ranjau telah menimbulkan kerugian besar bagi pihak Ukraina. (more…)
Sebagai unit tempur reaksi cepat, Pasukan Lintas Udara (Linud) Rusia yang akrab disebut VDV (Vozdushno-desantnye voyska Rossii), diwartakan mendapat perkuatan dalam sistem persenjataan. Salah satu yang terbaru adalah Zavet-D. Ini merupakan kendaraan pengendali tembakan – artillery fire control vehicle baru yang akan digadang akan memperkuat arsenal VDV di akhir tahun 2023 ini. (more…)
Guna unggul dalam peperangan, maka mempelejari strategi, kekuatan dan alutsista lawan menjadi hal penting untuk dikuasai. Terkhusus tentang alutsista, setelah belum lama ada penampakan MBT (Main Battle Tank) T-90A Rusia di Louisiana yang sedang dibawa menuju Yuma Proving Ground di Arizona. Rupanya di lokasi yang sama juga terdapat ranpur lapis baja Rusia lain, yang dapat diidentifikasi sebagai BMP-3. (more…)
Keberadaan ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) Puma ibarat buah simalakama bagi militer Jerman yang tengah menggenjot tingkat kesiapan tempurnya. Di satu sisi, ranpur penerus IFV Marder ini telah menorehkan noda pada citra kualitas kendaraan tempur produksi Jerman. Sementara pada sisi lain, Puma yang tersedia dalam layanan operasional jumlahnya masih cukup banyak. (more…)
Setelah dikapalkan dari Pelabuhan North Charleston di Carolina Selatan pada pertengahan Februari lalu, kini 60 unit M2 Bradley mestinya telah tiba di Polandia atau Ukraina. Dan ada kejutan, Infantry Fighting Vehicle tersebut diketahui telah berganti cat. Bila saat dikapalkan masih menggunakan cat warna cokelat gurun, maka kini berubah drastis menyesuaikan medan operasi barunya. (more…)
Selain mendonasikan kendaraan tempur (ranpur), bagi negara-negara donatur juga merupakan kesempatan untuk menjual produk alutsistanya ke Ukraina. Seperti yang dilakukan Polandia, negeri yang bertetangga langsung dengan Ukraina ini dikabarkan bakal memasok 100 unit ranpur Rosomak 8×8 untuk Ukraina. Mengenai pembiayaan, pengadaan ranpur ini akan ditanggung oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa. (more…)
Perang Rusia versus Ukraina yang terus berlanjut, telah memaksa keluarnya alutsista sepuh dari pertapanya. Selain penggunaan meriam Penangkis Serangan Udara (PSU) S-60 oleh kedua belah pihak yang berperang, rupanya ada fakta lain, kanon 2M3 25 mm Twin yang kerap dipasang pada kapal perang Soviet era 60-an, telah digunakan kembali, namun tidak lagi dipasang pada platform kapal perang. (more…)
Meski memborong persenjataan besar-besaran dari Korea Selatan, Pemerintah Polandia tak meninggalkan industri pertahanan dalam negerinya. Sebagai bukti, Polandia telah memesan 1.000 unit ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) roda rantai Borsuk, produksi Huta Stalowa Wola (HSW), konsorsium industri pertahanan Polandia. (more…)
Setelah mengirim kendaraan tempur (ranpur) lapis baja beroda ban VAB 4×4 dan AMX-10RC/RCR 6×6 ke Ukraina, kini Pemerintah Perancis diwartakan tengah mempersiapkan pengiriman ranpur lapis baja roda rantai. Bukan sembarang ranpur, yang disebut akan dikirim ke Ukraina adalah ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) amfibi AMX-10P, mirip dengan yang dimiliki oleh Korps Marinir TNI AL (AMX-10P Marines). (more…)