
Pemerintah Amerika Serikat secara resmi telah menyetujui potensi penjualan militer asing (Foreign Military Sales – FMS) kepada Pemerintah Italia berupa kendaraan pendarat amfibi operasional serta peralatan terkait dengan perkiraan nilai total mencapai US30,6 juta. (more…)

Industri pertahanan Korea Selatan resmi membuka tirai misteri alutsista matra laut tercanggihnya dengan memamerkan prototipe kendaraan tempur (ranpur) amfibi pendarat generasi terbaru, KAAV-II (Korean Amphibious Assault Vehicle II), untuk pertama kalinya kepada publik pada 18 Mei 2026. (more…)

30 Januari 2025 adalah tanggal sakral bagi ranpur amfibi (panser amfibi/pansam) BTR-50P, pasalnya ranpur APC (Armoured Personnel Carrier) amfibi legendaris tersebut itu telah mencapai usia pengabdian 71 tahun. Dari sejarahnya. BTR-50P adalah ranpur APC roda rantai pertama yang dioperasikan Angkatan Darat Soviet, dengan tanggal resmi penggunaan pada 30 Januari 1954. Dan tanggal tersebut dikenal sebagai hari jadi ranpur amfibi yang sampai saat ini masih dioperasikan Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib) Korps Marinir TNI AL. (more…)

Dengan keterbatasan peralatan tempur, maka ‘kawin silang’ antar dua jenis alutsista lazim dilakukan oleh Rusia dan Ukraina di perang yang berkepanjangan. Namun ada yang unik dilakukan Ukraina, yakni memasangkan kanon PSU (Penangkis Serangan Udara) ZU-23-2 kaliber 23 mm di ranpur APC M113. Meski secara prinsipi sederdana, tapi jarang ada ranpur asal Barat, terlebih hasil donasi dari Belgia dipasangkan senjata berstandar Soviet oleh Ukraina. (more…)

Perang yang berkepanjangan sudah barang tentu membutuhkan ketersediaan biaya besar, yang pada unit tempur terdepan hal ini mungkin harus dimaknai dengan improvisasi pada banyak hal. Salah satunya adalah improvisasi pada lapisan proteksi pada kendaraan tempur (ranpur) dan kendaraan taktis (rantis), termasuk dalam melanjutkan penggunaan lapisan pelindung balok kayu (wooden armor). (more…)

Sebagai negara yang doyan berkonflik, Israel membutuhkan ranpur (kendaraan tempur) yang memadai dalam aspek kualitas, namun juga cukup dalam kuantitas. Untuk itu adanya ranpur lapis baja angkut personel (APC) M113 dirasa belum cukup. Sebelum hadir APC Namer, Angkatan Darat Israel mengoperasikan APC yang disebut “Achzarit”. (more…)

Pada tahun 2020, Pasukan Pengawal Revolusi Iran (IRGC/ Iranian Revolutionary Guard Corps) meluncurkan ranpur BTR-50 yang telah di-upgrade senjatanya, yakni dipasangi turret dengan kanon kaliber 30 mm dan senapan mesin coaxial kaliber 7,62 mm. Namun, jauh sebelum itu, yaitu sekitar akhir tahun 2000, Rusia sudah pernah merilis ranpur BTR-50 dengan kombinasi senjata serupa, menjadikan peran BTR-50 dari dari APC ke IFV (Infantry Fighting Vehicle). (more…)

Populer setelah dipasang pada kapal cepat Watercat M12 (Mortar Boat), mortir kaliber 120 mm Patria Nemo belum lama ini diperkenalkan oleh BAE Systems sebagai paket senjata utama pada Armored Multi Purpose Vehicle (AMPV) – prototipe ranpur roda rantai yang dipersiapkan sebagai pengganti M113. Seperti apakah kemampuan Patria Nemo ketika dipasang pada ranpur roda rantai? (more…)

Meski militer Ukraina telah dipasok dengan banyak kendaraan tempur (ranpur) dari negara-negara NATO, namun tetap saja, mayoritas ranpur yang digunakan Ukraina berasal dari era Soviet. Dan saat menghadapi perang yang berlarut, maka ketersediaan dan pasokan suku cadang bisa menjadi mimpi buruk, maklum saat ini tak banyak perusahaan Ukraina yang dapat memproduksi suku cadang ranpur berstandar Soviet. Nah, rupanya ada terobosan yang dilakukan perusahaan asal Inggris. (more…)

Sejak pertengahan tahun 2022, pemerintah Perancis telah mengirim ranpur APC (armoured personnel carrier) roda ban VAB (Véhicule de l’Avant Blindé) 4×4 ke Ukraina dalam jumlah yang disebut signifkan. Meski punya keunggulan dalam mobilitas dan predikat battle proven, namun VAB 4×4 di Ukraina mendapatkan masalah serius, terutama lapisan bajanya yang ‘tipis’ menjadikan ranpur ini menjadi bulan-bulanan serangan dari senjata anti tank Rusia. (more…)