
Setelah 15 tahun pengembanganRostec State Corporation, konsorsium perusahaan pertahanan Rusia lewat akun Telegram pada 20 Mei 2025, menyebut telah memulai uji coba negara (state trials) atas kendaraan tempur (ranpur) lapis baja APC amfibi BT-3F, khususnya dalam peningkatan kemampuan operasi amfibi. (more…)

Dalam sebuah upacara di Marine Corps Base Camp Lejeune, Jacksonville, North Carolina, Amerika Serikat, pada tanggal 19 Me 2025, Korps Marinir AS (USMC) secara resmi mengentikan penggunaan ranpur (kendaraan tempur) APC serbu amfibi roda rantai legendaris AAV-P7/A1 (LVTP-7) yang telah dioperasikan selama lebih dari lima dekade. (more…)

30 Januari 2025 adalah tanggal sakral bagi ranpur amfibi (panser amfibi/pansam) BTR-50P, pasalnya ranpur APC (Armoured Personnel Carrier) amfibi legendaris tersebut itu telah mencapai usia pengabdian 71 tahun. Dari sejarahnya. BTR-50P adalah ranpur APC roda rantai pertama yang dioperasikan Angkatan Darat Soviet, dengan tanggal resmi penggunaan pada 30 Januari 1954. Dan tanggal tersebut dikenal sebagai hari jadi ranpur amfibi yang sampai saat ini masih dioperasikan Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib) Korps Marinir TNI AL. (more…)

Dengan keterbatasan peralatan tempur, maka ‘kawin silang’ antar dua jenis alutsista lazim dilakukan oleh Rusia dan Ukraina di perang yang berkepanjangan. Namun ada yang unik dilakukan Ukraina, yakni memasangkan kanon PSU (Penangkis Serangan Udara) ZU-23-2 kaliber 23 mm di ranpur APC M113. Meski secara prinsipi sederdana, tapi jarang ada ranpur asal Barat, terlebih hasil donasi dari Belgia dipasangkan senjata berstandar Soviet oleh Ukraina. (more…)

Perang yang berkepanjangan sudah barang tentu membutuhkan ketersediaan biaya besar, yang pada unit tempur terdepan hal ini mungkin harus dimaknai dengan improvisasi pada banyak hal. Salah satunya adalah improvisasi pada lapisan proteksi pada kendaraan tempur (ranpur) dan kendaraan taktis (rantis), termasuk dalam melanjutkan penggunaan lapisan pelindung balok kayu (wooden armor). (more…)

Sebagai negara yang doyan berkonflik, Israel membutuhkan ranpur (kendaraan tempur) yang memadai dalam aspek kualitas, namun juga cukup dalam kuantitas. Untuk itu adanya ranpur lapis baja angkut personel (APC) M113 dirasa belum cukup. Sebelum hadir APC Namer, Angkatan Darat Israel mengoperasikan APC yang disebut “Achzarit”. (more…)

Meski baru meraih order 18 unit dari Indonesia dan belum juga mendapatkan kontrak ekspor, namun tidak menyurutkan PT Pindad (Persero) dan FNSS dari Turki untuk mengembangkan varian lanjutan dari medium tank Harimau (Kaplan MT). Pada 22 Oktober lalu, FNSS dan PT Pindad menandatangani perjanjian produksi pembuatan dua prototipe Kaplan APC (Armoured Personnel Carrier). (more…)

Dengan penerimaan kendaraan tempur (rampur) Amphibious Combat Vehicle (ACV) 8×8, maka Korps Marinir AS (USMC) secara bertahap akan mengurangi ranpur APC roda rantai amfibi legendaris Assault Amphibious Vehicles (AAV) atau dikenal juga sebagai LVTP-7, seperti yang dioperasikan Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratib) Korps Marinir TNI AL. (more…)

Kubu Barat pernah dipermalukan pada bulan Mei lalu, yakni dengan digelarnya “War Trophies” di Victory Park, Moskow, beragam jenis persenjataan dari AS dan sekutunya yang digunakan Ukraina dipamerkan ke publik dalam kondisi rusak, sebut saja mulai dari Main Battle Tank (MBT) M1A1 Abrams, Leopard series sampai berbagai jenis ranpur APC, baik roda ban maupun roda rantai. Meski begitu, masih ada yang kurang dari “War Trophies” kala itu. (more…)

Dengan ketebalan lapisan proteksi standar sekitar 28-32 milimeter, menjadikan APC M113 sebagai ranpur lawas yang kerap menjadi ‘pesakitan’ dalam pertempuran. Namun, keunggulan mobilitas, desain modular dan besarnya populasi yang digunakan di seluruh dunia, menjadikan M113 terus mendapatkan berbagai upgrade, baik dari aspek proteksi dan persenjataan. (more…)