Aksi satelit Starlink di atas langit Ukraina rupanya bukan hanya membuat gerah Rusia, Cina sejak dini juga telah mewaspadai konstelasi ribuan satelit komunikasi Starlink, khususnya dalam potensi untuk mengganggu kepentingan militer Sang Naga dalam ekspansinya. Setelah mengoperasikan radar anti satelit “Starlink” SLC-18P dan rencana pengiriman 13.000 satelit untuk menandingi dominasi Starlink, kini Cina tengah menguji sistem senjata anti satelit – Anti-Satellite Weapon (ASAT) terbaru. (more…)
Di berbagai belahan dunia, Israel kerap unggul dalam operasi militer dan intelijen, akan tetapi itu bukan semata bertumpu dari kemampuan perorangan agen Mossad yang dikenal cerdik. Lain dari itu, kesadaran situasional intelijen Israel dapat terjaga dengan baik berkat satelit mata-matanya yang tanpa disadari telah eksis selama ini. (more…)
Meski Rusia mendapatkan tekanan besar terkait operasi khususnya di Ukraina, namun, program luar angkasa Negeri Beruang Merah tetap berjalan dengan normal. Sebagai bukti, pada 23 Maret 2023, dengan menggunakan roket Soyuz-2.1a, Rusia telah meluncurkan satelit pengintaian (reconnaissance satellite) Bars-M (Kosmos 2567) dari Situs 43/3 Kosmodrom Plesetsk, di Rusia barat laut. (more…)
Lantaran tergolong isu sensitif di Asia Tenggara, khususnya di kawasan Laut Cina Selatan, baik Cina dan Kamboja, sama-sama membantah adanya aktivitas pembangunan Pangkalan Angkatan Laut Ream di Teluk Thailand. Sumber tak resmi pada pertengahan 2022 menyebut, Cina secara diam-diam tengah membangun fasilitas untuk angkatan lautnya di Kamboja. (more…)
Cina membuat kejutan dalam dunia persatelitan, lantaran status ruang angkasa adalah zona tanpa kedaulatan suatu negara, maka ada kabar bahwa Cina dalam waktu dekat bakal meluncurkan 13.000 satelit ke orbit rendah Bumi. Yang mana salah satu tujuannya adalah untuk mengalahkan dominasi konstelasi ribuan satelit Starlink milik SpaceX. (more…)
Sebuah balon ketinggian yang diduga milik Cina melayang di atas Billings, Montana pada Rabu, 1 Februari 2023. (Larry Mayer/The Billings Gazette via AP)
Keparnoan alias kecemasan Amerika Serikat pada aktivitas intelijen Cina sudah lazim kita dengar, namun kecemasan bertambah saat diketahui adanya aksi intelijen Cina di wilayah daratan Amerika Serikat (US Soil), setelah sebelumnya mengendus aksi spy Beijing lewat jaringan BTS 5G Huawei dan drone komersial produksi DJI, kini ada kabar terbaru, yakni dugaan balon mata-mata milik Cina telah melintasi wilayah teritorial AS. (more…)
Roket Mitsubishi Heavy Industries H-IIA meluncurkan satelit pengintai IGS Radar 7 pada 25 Januari 2023.
Meski telah mendapat proteksi dari Amerika Serikat, Jepang pada dasarnya merasa terancam dengan potensi konflik terbuka dengan Cina, Korea Utara dan Rusia. Untuk itu, sejak beberapa tahun Negeri Sakura telah mengembangkan sistem intai berbasis satelit. Dan ada kabar, pada Rabu, 25 Januari lalu, Jepang kembali meluncurkan satelit mata-mata (spy satellite) terbarunya ke orbit. (more…)
Setelah sebelumnya Polandia memesan dua satelit mata-mata dari Airbus Defence and Space (ADS), kini masih dari belahan Eropa dan sama-sama anggota NATO, diwartakan Kementerian Belgia memesan akses channel untuk kebutuhan militer dari ADS guna mendukung layanan satelit taktis selama 15 tahun. (more…)
Imbas Perang Ukraina rupanya berimbas pada hubungan kerja sama antariksa antara Rusia dan Perancis. Tanpa banyak diketahui, kedua negara itu rupanya saling ‘bajak’ atas aset wahana antariksa yang belum diluncurkan. Rusia menginginkan agar roket Soyuz yang ‘ditahan’ di Guyana Perancis dapat dikembalikan. Sementara Perancis menginginkan 36 satelitnya yang berada di Kazakhstan untuk juga dikembalikan. Bagaimana ceritanya? (more…)