Pasca serangan rudal balistik hipersonik Oreshnik kedua ke Ukraina pada 9 Januari 2026, Rusia menegaskan dominasi teknologinya di bidang pertahanan udara dan rudal. Berdasarkan laporan dari kantor berita TASS(13/1/2026), pakar militer Rusia menyatakan bahwa sistem pertahanan udara milik negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat, tidak memiliki kemampuan untuk mencegat hulu ledak dari sistem rudal Oreshnik. (more…)
Ketegangan di Eropa Timur mencapai titik nadir baru setelah Rusia secara resmi mengonfirmasi peluncuran kedua rudal balistik hipersonik terbarunya, Oreshnik, pada Jumat, 9 Januari 2026. Serangan yang menyasar fasilitas strategis di Oblast Lviv, Ukraina Barat, ini membuktikan bahwa Moskow siap menggunakan teknologi militer paling mutakhirnya secara reguler dalam konflik tersebut. (more…)
Ketegangan geopolitik di Eropa Timur memasuki babak baru setelah Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa sistem rudal hipersonik terbaru mereka, Oreshnik, kini telah resmi berada dalam status siaga tempur di wilayah Belarusia. Pengumuman yang dirilis pada 30 Desember 2025, menandai langkah strategis Moskow dalam memperkuat payung pertahanan dan daya gertak (deterrence) di perbatasan barat sekutu terdekatnya. (more…)
Angkatan Laut Cina (PLA-N) menutup tahun 2025 dengan mengirimkan sinyal peringatan keras melalui demonstrasi kekuatan militer yang signifikan di Laut Cina Timur. Di tengah rangkaian latihan militer besar-besaran yang mendekati wilayah Taiwan, media resmi Cina pada 28 Desember 2025 merilis rekaman perdana peluncuran rudal balistik anti-kapal (ASBM) hipersonik terbaru, YJ-20. (more…)
Sebuah potongan gambar (screen capture) dari siaran televisi nasional Cina, CCTV, baru-baru ini memicu kegemparan di kalangan pengamat militer global. Video tersebut memperlihatkan jet tempur bermesin tunggal Chengdu J-10C lepas landas dengan membawa rudal berukuran besar yang diduga kuat sebagai YJ-21, rudal anti-kapal hipersonik yang selama ini dikenal sebagai “pembunuh kapal induk” (Carrier Killer). (more…)
Sebuah potongan gambar (screen capture) dari siaran televisi nasional Cina, CCTV, baru-baru ini memicu kegemparan di kalangan pengamat militer global. Video tersebut memperlihatkan jet tempur bermesin tunggal Chengdu J-10C lepas landas dengan membawa rudal berukuran besar yang diduga kuat sebagai YJ-21, rudal anti-kapal hipersonik yang selama ini dikenal sebagai “pembunuh kapal induk” (Carrier Killer). (more…)
Memperingati Hari Pasukan Rudal Strategis (Day of the Strategic Missile Forces) ke-66 yang jatuh pada 17 Desember 2025, Kementerian Pertahanan Rusia menyelesaikan persenjataan ulang (rearmament ) beberapa silo (lubang peluncur bawah tanah) dengan rudal balistik antarbenua (ICBM) RS-24 Yars. (more…)
Mungkin tidak banyak yang tahu, bahwa hari ini 19 tahun silam, bertepatan dengan 27 November 2006, menjadi momen bersejarah dalam Angkatan Udara Ukraina, pasalnya pada tanggal tersebut ditetapkan sebagai tuntasnya program likuidasi alias penghapusan arsenal persenjataan strategis warisan Uni Soviet yang berada di tangan Ukraina. Selain terkait senjata nuklir, ada sejumlah pembom strategis berikut rudal jelajah yang ‘diberikan’ kepada Rusia. (more…)
Reputasi rudal balistik udara ke permukaan hipersonik Kh-47M2 Kinzhal milik Rusia, secara garis besar telah membuka kotak pandora pengembangan segmen rudal rudal balistik yang diluncurkan dari udara (Air-Launched Ballistic Missile/ALBM). Seperti Korea Selatan yang pada bulan Agustus lalu telah mengungkap pengembangan ALBM hipersonik untuk KF-21 Boramae. (more…)
Peralihan strategis di tubuh militer global kini tidak lagi hanya soal jet tempur tercanggih atau kapal induk terbesar, melainkan soal seberapa cerdas sebuah sistem dapat bekerja. Angkatan Udara AS baru-baru ini menjadi sorotan setelah mengintegrasikan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) ke dalam urat nadi operasionalnya, yaitu perencanaan penyimpanan amunisi. Program revolusioner bernama Automated Master Storage Planning (A-MSP) ini menandai langkah besar dalam modernisasi logistik militer.