Category: Ranjau

Satuan Kapal Ranjau Koarmada II Latihan Menggunakan “Smart Mine”

(Sumber: Twitter Koarmada2SBY)

Selama ini publik lebih banyak mendengar serangkaian latihan buru dan sapu ranjau yang dilakukan Satuan Kapal Ranjau (Satran) TNI AL. Dengan kapal berkemampuan khusus, misi melibas ranjau jelas adalah kegiatan yang beresiko tinggi. Nah, kali ini ada kabar sebaliknya, yaitu Satran Koarmada II diwartakan melakukan latihan pengoperasian ranjau, ini artinya fungsi ranjau bukan dinetralisir, melainkan ‘dipasang’ untuk kebutuhan suatu operasi. (more…)

Ukur Kadar Kemagnetan di Kapal Perang, TNI AL Gunakan Drone Copter IT180 Sterna

Sejumlah berita yang mengaitkan aktivitas kapal perang TNI AL dengan drone sudah beberapa kali diulas, mulai dari uji coba LAPAN LSU-02 di deck KRI Frans Kaisiepo 368, kemudian ada uji coba helikopter drone Schiebel S-100 buatan Austria, sampai yang paling baru rencana kedatangan drone intai fixed wing ScanEagle dari Amerika Serikat. Kesemuanya jika diimpelmentasi, akan diproyeksikan sebagai kepanjangan mata armada kapal perang TNI AL. (more…)

TNI AL Pilih Jerman Sebagai Pemasok Kapal Penyapu Ranjau Terbaru

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi pada Februari 2015 pernah mengungkapkan rencana pengadaan dua unit kapal penyapu ranjau jenis baru untuk memperkuat Satuan Kapal Ranjau (Satran), rencana pengadaan ini tentu wajar adanya, mengingat sudah tiga dekade Satran tak mendapatkan modernisasi alutsista. Sampai saat ini kapal penyapu ranjau andalan Satran adalah dua unit Tripartite Class hasil pengadaan tahun 1988. (more…)

Saab Koster Class: Kandidat Kapal Pemburu Ranjau Terbaru Untuk TNI AL

mcmv-47-tall

Meski diterpa isu seputar pemangkasan anggaran, patut disyukuri pengadaan beberapa alutsista tetap berjalan. Salah satu yang sudah mendapat persetujuan dari pemerintah adalah pengadaan kapal pemburu ranjau untuk TNI AL. Seperti disebutkan dalam berita terdahulu, US$215 juta telah dialokasikan untuk MCMV (Mine Counter Mesaure Vessels). Meski anggaran sudah siap, namun masih jadi pertanyaan, jenis kapal pemburu ranjau apa yang bakal diakuisisi TNI AL? (more…)

US$215 Juta, Anggaran Pengadaan Kapal Pemburu Ranjau Terbaru TNI AL

Kapal pemburu ranjau MCMV 47 dari Swedia.
Kapal pemburu ranjau MCMV 47 dari Swedia

Kilas balik ke bulan Februari 2015, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi pernah menyebut bahwa TNI AL berencana memensiunkan dua kapal penyapu ranjau Tripartite Class. Kabar tersebut sempat membuat ramai jagad pemerhati alutsista nasional, pasalnya tipe kapal penyapu ranjau tersebut masih dioperasikan di negara lain, termasuk di negara asalnya, Belanda. Kini setelah satu tahun berlalu, tanda-tanda itu kian jelas setelah terungkap besaran alokasi biaya pengadaan kapal buru ranjau baru untuk TNI AL.

(more…)

Ivander EOD: Rantis Zeni Jihandak Produksi Dalam Negeri

jihandak_20151019_124653

Banyak hal yang harus dilakukan terkait pengamanan VVIP (Very Very Important Person), salah satunya adalah kehadiran tim Jihandak (Penjinak Bahan Peledak) yang berperan menetralisir suatu lokasi dari ancaman teror bahan peledak. Dan melihat mobilitas kepresidenan yang banyak menyambangi berbagai perhelatan, publik jadi mahfum dengan hadirnya sosok rantis Jihandak TNI AD yang punya desain futuristik, bahkan terkesan sangar.
(more…)

Piap Gryf Jihandak TNI AD: Robot Mini Pelintas Medan Terjal

Gryf-2

Karena misi yang berkaitan dengan penjinakan bahan peledak tergolong dinamis, maka kebutuhan perlengkapan tim Jihandak (Penjinak Bahan Peledak) harus disesuaikan. Dan bicara perlengkapan Jihandak maka tak bisa dilepaskan dari sosok ROV (Remotely Operated Vehicle). Selain punya andalan utama ROV Defender, Satuan Jihandak Zeni TNI AD juga mengoperasikan mini ROV mungil yang tak kalah canggih. Berpenggerak roda rantai (wheel tracks), Piap Gryf mampu menyusuri lekuk medan terjal yang sulit ditembus wahana lain. (more…)

Saab Double Eagle MKIII: Robot Pendeteksi dan Penghancur Ranjau Laut

MDS-cover

Di bulan Februari lalu, pimpinan TNI AL pernah mengungkapkan rencana untuk memensiunkan kapal penyapu ranjau jenis Tripartite Class, KRI Pulau Rengat 711 dan KRI Pulau Rupat 712. Jadi pertanyaan bagi banyak orang, pasalnya Tripartite Class adalah kapal penyapu ranjau andalan Satran (Satuan Kapal Ranjau) TNI AL saat ini. Memang usianya pengadiannya sudah 28 tahun, tapi secara teknologi Tripartite Class masih jauh lebih maju dan modern ketimbang kapal penyapu ranjau eks Jerman Timur, Kondor Class. (more…)

Bozena 4: Robot Penghancur Ranjau Andalan Yon Zipur TNI AD

632989_20150615121937

Gara-gara hamparan ladang ranjau, tak hanya gerak laju unit infanteri yang bakal terhambat, tapi elemen kavaleri pun harus berpikir dua kali untuk melintasi area yang diduga ditanami ranjau darat. Maklum yang jadi horror tak hanya ranjau anti personel, tapi juga ranjau anti tank. Menghadapi tebaran dan ancaman ranjau, di lingkup TNI AD umumnya dipasrahkan pada satuan zeni tempur (Zipur). (more…)

Jammer Anti IED: Teknologi Penetralisir Peledak Berpemicu Frekuensi dari PT Inti dan Dislitbangal

1744-1

IED (Improvised Explosive Device) kian menjadi momok menakutkan bagi laju pasukan infanteri dan kavaleri. Ambil contoh, ribuan pasukan AS dan koalisinya tewas di laga Irak dan Afghanistan dikarenakan tebaran IED, meski tak sedikit pula infanteri yang meregang nyawa akibat tembakan sniper. Popularitas IED kemudian mendorong hadirnya ranpur berkualifikasi Mine-Resistant Ambush Protected (MRAP). Jenis ranpur yang juga tak asing digunakan Korps Baret Merah Kopassus TNI AD. (more…)