
Meski produknya belum diakuisisi oleh TNI, namun PIT-Radwar pernah meramaikan Indo Defence 2004, persisnya manufaktur sistem radar pertahanan udara asal Polandia ini bahkan sampai ‘nekat’ membawa langsung sosok Radwar N-22 ke JIExpo Kemayoran, sebuah mobile surveillance radar yang menggunakan platform truk Tatra 815 8×8. (more…)

Bombardier Global 6000 sudah kondang sebagai pesawat jet eksekutif jarak jauh, namun di segmen militer, debut Global 6000 tak bisa dilepaskan dari GlobalEye, yaitu platform radar terbang AEW&C (Airborne Early Warning & Control) yang dirilis oleh Saab. Dimana GlobalEye mengadopsi Global 6000 sebagai wahananya. Dan terkait Global 6000, Turki diwartakan tengah mengembangkan Global 6000 sebagai stand-off jammer. (more…)

Setelah model mockup-nya ditampilkan dalam pameran alutsista Indo Defence 2018, maka di International Defence Industry Fair (IDEF) 2019 yang di helat di Istanbul, Turki 30 April – 3 Mei, sosok yang disebut Marine Assault Vehicle (MAV) sudah dapat dilihat wujud aslinya. Dikenal sebagai proyek ZAHA (Zırhlı Amfibi Hücum Araçları)-MAV untuk Marinir AL Turki, desain dan tampak rupa ZAHA kental dengan LVTP-7 buatan Amerika Serikat, jenis ranpur APC legendaris yang sejak 2010 memperkuat Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib). (more…)

Menghadirkan wahana ramah lingkungan rupanya bukan hanya menjadi pakem di lingkup dunia sipil. Meski pelan namum pasti, rintisan alutsista yang ramah lingkungan mulai dikembangkan. Seperti di pameran militer yang tengah berlangsung di Istanbul, Turki – International Defence Industry Fair (IDEF) 2019, Otokar, manufaktur otomotif asal Turki meluncurkan apa yang disebut sebagai Akrep II (Scorpion). (more…)

Sebagian dari Anda mungkin masih ingat dengan Shenyang J-11, yakni jet tempur copy-an dari Sukhoi Su-27SK yang pernah kalah telak dalam sesi ‘dogfight’ dengan Gripen C AU Thailand. Nah, kini ada kabar terbaru yang cukup mengejutkan jagad militer internasional, lantaran J-11 telah dikembangkan dalam varian J-11D, yang disebut-sebut analis internasional punya kemampuan tempur lebih baik dari Sukhoi Su-35. (more…)

Hampir semua loncatan teknologi yang telah dicapai oleh Amerika Serikat, dipastikan akan terus dikejar oleh Cina. Termasuk dalam urusan pengembangan alutsista berteknologi tinggi. Seperti saat Negeri Uwak Sam berhasil melakukan uji prototipe electromagnetic railgun, maka tak selang berapa lama Cina juga merilis inovasi yang hampir sama persis, bahkan meriam yang disematkan pada kapal perang ini sanggup melesatkan proyektil dalam kecepatan hipersonik, di atas Mach 5. Tak cukup disitu, kompetisi kini bergeser ke laser gun. (more…)

Meski sudah melampaui sejumlah uji fungsi dan penembakan, hingga saat ini belum ada juga kontrak pengadaan medium tank Harimau oleh Kementerian Pertahanan. Padahal denyut industi alutsista kelas wahid ini sangat bergantung pada kontrak dari pemerintah, baru kemudian setelah itu dapat menyasar untuk kebutuhan ekspor. Proyeksi dari PT Pindad untuk tank Harimau dapat memenuhi format kekuatan satu batalyon kavaleri, artinya diharapkan pesanan minimal ada di angka 50 unit. (more…)

Pasar pesawat angkut sedang militer turbo propeller saat ini masih dipegang oleh C-295 dari Airbus Defence and Space dan C-27J Spartan dari Alenia Aermacchi. Namun dalam beberapa tahun kedepan boleh jadi pasar kedua pesawat angkut taktis tersebut bakal mendapat tantangan serius dari Ilyushin dengan telah suksesnya penerbangan perdana prototipe Ilyushin Il-112V tactical airlifter pada 31 Maret 2019. (more…)

Anda masih ingat dengan berita tentang peran BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dalam uji di terowongan angin (wind tunnel) untuk prototipe drone Anka dari Turkish Aerospace. Nah, ternyata salah satu model drone yang di uji di fasilitas terowongan angin milik BPPT tersebut adalah Anka Aksungur, drone jenis HALE (High Altitule Long Endurance) terbaru yang pada 21 Maret 2019 lalu berhasil terbang perdana di negara asalnya. (more…)

Kilas balik ke Agustus 2018 , saat itu PT Dirgantara Indonesia (PT DI) membuat kejutan dengan kabar bahwa BUMN Strategis tersebut berencana untuk mengembangkan varian baru dari platform CN-235 220, dan seperti telah diketahui bahwa yang digadang PT DI adalah CN-235 220 Gunship. Tak sekedar rencana semata, jenis kanon pun sudah disiapkan untuk varian prototipe-nya yang akan dicoba pada akhir tahun ini. (more…)