
Pasukan Rusia telah menjadi bulan-bulanan dari aksi serangan gerilya drone di Suriah dan konflik perbatasan dengan Ukraina. Meski telah memiliki perangkat anti drone, pada kenyataan tak mudah untuk ‘melawan’ kehadiran drone dengan ukuran mini yang dapat dengan mudah disulap menjadi drone kamikaze. Berangkat dari keprihatinan di atas, teknologi Counter-Unmanned Aircraft System (CUAS) terus dikembangkan, salah satunya dengan dicetukannya konsep Novel counter-drone. (more…)

Platform ranpur BMP-3 boleh dikata sebagai yang paling populer dalam jagad pengembangan alutsista Rusia saat ini. Selain diwujudkan sebagai IFV (Infanfry Fighting Vehicle) BMP-3F seperti yang digunakan Korps Marinir, keluarga BMP-3 juga sukses diadaptasi sebagai APC amfibi (BT-3F), self propelled mortar system (2S31 Vena), airborne light tank (Sprut-SDM1), dan unmanned combat ground vehicle (Udar). Nah selain turunan BMP-3 di atas, ternyata tank ini juga telah diwujudkan ke dalam jenis self propelled anti aircraft gun (SPAAG). (more…)

Mimpi setinggi langit tentu sah-sah saja, bahkan kadang perlu dilakukan untuk memberikan motivasi. Misalnya dalam jagad industri alutsista, mampu memproduksi helikopter serbu juga sudah dicanangkan, maklum sejatinya kebutuhan helikopter serbu alias gunship cukup besar untuk mendukung pergerakan militer di luasnya wilayah Indonesia. Selain desain Gandiwa yang pernah membuat heboh pada tahun 2014, jauh sebelumnya ternyata sudah ada Bumblebee-001. (more…)

Bahwa Cina tengah mengembangkan pembom strategis jarak jauh dengan kemampuan siluman (stealth) pernah dikupas pada artikel sebelum ini, pembom yang diberi kode Xian H-20 kuat dugaan bakal menyerupai pembom bersayap delta B-2 Spirit milik AU AS. Namun geliat Sang Naga ternyata bukan hanya pada pembom strategis, komunitas intelijen Amerika Serikat menyebut Cina juga tengah mengembangkan apa yang disebut sebagai pembom taktis berkemampuan stealth. (more…)

Jagad pemerhati alutsista di Tanah Air tentu mengenal sosok tank amfibi AMX-10P Marines yang sejak awal dekade 80-an memperkuat Kavaleri Korps Marinir. Dibangun dari desain APC (Armoured Personnel Carrier) tentu sudah terbayang rancang bangunnya yang tak jauh beda dengan M113 lansiran Amerika Serikat, yang kini digunakan Yonif Mekanis TNI AD. Nah, ternyata di awal pengembangannya di Perancis, AMX-10P pernah dibuat dalam desain yang unik dan terkesan nyeleneh. (more…)

PT Pindad secara resmi belum pernah menyebut seri Senapan Serbu (SS-3) hingga Juni 2016 silam. Kala itu, Pindad di Gedung Kementerian Pertahanan RI barulah resmi meluncurkan sosok SS-3 sebagai Designated Marksman Rifle yang mengusung kaliber NATO 7,62 x 51 mm. Namun sebelumnya, kebanyakan orang kadung mempersepsikan SS-3 sebagai senapan serbu bullpup. (more…)

Sosok kanon hanud yang satu ini rasanya sudah tak asing bagi kebanyakan netizen di Tanah Air. Lumayan sering dipamerkan, wujud kanon Oerlikon Skyshield besutan Rheinmetall Defence terbilang akrab di mata. Namun, apa jadinya bila wujud kubah Skyshield yang serupa, larasnya diganti dengan jenis senjata lain, bukan lagi kanon konvensional, melainkan senjata futuristik yang awalnya digadang untuk peperangan di luar angkasa, yaitu senjata laser. (more…)

Berita tentang rencana pengadaan radar pasif untuk pengamanan di Pulau Natuna rupanya membawa angin segar pada dunia litbang alutsista di Tanah Air. Era penggunaan radar pasif jelas memberi efek deteren, pasalnya sistem radar pasif mampu mendeteksi sasaran secara senyap, karena tidak memancarkan sinyal radar, mampu juga mendeteksi emisi di daratan dan lautan, handal terhadap jammer, bekerja secara rahasia, mudah diintegrasikan, serta dapat diintegrasikan dengan sensor radar pertahanan udara aktif yang sudah ada. (more…)

Masih ingat dengan mortir mekatronik (mekanik elektronik) yang dikembangkan Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislitbangad) pada tahun 2016/2017? Memang masih dalam status prototipe, namun senjata bantu infanteri mekanis tersebut kini telah melangkah lebih maju, yaitu dengan bergabungnya PT Pindad dalam pembuatan prototipe yang lebih matang, seperti dengan material yang lebih pas, serta menyesuaikan kebutuhan sebenarnya agar kelak memperoleh sertifikasi dari Dislitbangad. (more…)

Meski Turki adalah sekutu Amerika Serikat yang tergabung dalam NATO, namun justru Marinir Turki (Amphibious Marine Brigade) yang berada di bawah komando angkatan laut, tidak mengoperasikan ranpur serbu amfibi angkut personel sekelas LVTP-7. Alih-alih mengakuisisi dari luar, Turki lewat manufaktur FNSS Savunma malah mengedepankan rancangan sendiri, berupa ranpur APC amfibi roda rantai yang disebut Marine Assault Vehicle (MAV). (more…)