
Bila Indonesia masih bermimpi untuk bisa memiliki jet tempur sekelas Dassault Rafale atau Eurofighter Typhoon, maka sebaliknya Perancis dan Jerman tengah mencanangkan program jet tempur masa depan sebagai pengganti Rafale dan Typhoon. Ini bukan sekedar obsesi dari dua negara kuat di Eropa Barat, melainkan Perancis dan Inggris sudah menjadwalkan untuk mengganti Rafale dan Typhoon pada tahun 2040. Dan guna memuluskan transformasi tersebut, kedua negara sudah mencangkan proyek yang diberi label sebagai “Future Combat Air System” (FCAS). (more…)

Bila tak ada aral melintang, rencananya Turkish Aerospace Industries (TAI) akan menerbangkan secara perdana jet latih tempur Hurjet pada Juni 2022. Masih terkesan lama memang, tapi faktanya bukan urusan gampang dalam memastikan rancangan dan struktur prototipe jet tempur modern yang ideal. Dari ajang Paris AirShow 2019 (PAS19), TAI menampilkan full mockup Hurjet. Di PAS19 yang berlangsung mulai 16 – 23 Juni 2019, Hurjet diperlihatkan dalam livery loreng matrix abu-abu. Nah, seperti apakah keunggulan dari Hurjet yang masuk kualifikasi Advanced Jet Trainer/Lead in Fighter and Light Attack Aircraft ini? (more…)

Setelah ‘dijiplak’ sebagai Harbin Z-20 “CopyHawk” oleh Cina, menjadikan Amerika Serikat harus berpikir lebih kreatif untuk mengembangkan helikopter angkut medium serbaguna UH-60 Black Hawk. Seperti yang belum lama ini santer diberitakan, yakni helikopter besutan Sikorsky ini dikabarkan sukses melakukan terbang perdana. Ya, terbang perdana, tapi yang ini adalah terbang perdana pada UH-60A Black Hawk nirawak, alias terbang tanpa pilot. (more…)

Drone intai sudah jamak dirilis, termasuk dari dalam negeri, produksi drone intai sudah jamak dilakukan oleh pabrikan swasta sekalipun. Meski begitu akan tetap jadi pusat perhatian, apabila pabrikan sekelas Lockheed Martin merilis sosok drone intai terbarunya. Yang dimaksud adalah Condor UAS (Unmanned Aircraft System) yang untuk pertama kali diperlihatkan ke publik dalam ajang Special Operations Forces Industry Conference (SOFIC) 2019 di Tampa, Floria, 20 – 23 Mei lalu. (more…)

Bila mengikuti jadwal yang telah ditetapkan, seharusnya pada tahun ini PT Lundin Industry Invest (North Sea Boats) akan meluncurkan prototipe tank boat Antasena. Selain diluncurkan, tentu saja Antasena yang lebih kondang dengan label X18 Tank Boat akan melakukan serangkaian uji coba sebagai pra syarat dari Kementerian Pertahanan untuk kelak dilakukan order pemesanan lanjutan. (more…)

H160, helikopter medium hasil pengembangan antara Airbus dan Peugeot Design Lab telah terbang perdana pada 13 Juni 2015, namun status helikoper dengan desain futuristik ini belum diluncurkan dan masih berada dalam tahap pengembangan. Meski dikedepankan untuk memenuhi segmen helikopter angkut sipil, debut H160 sedari awal dicanangkan sebagai helikopter angkut militer masa depan (H160M), Bagi militer Perancis, H160M nantinya yang bakal menggantikan porsi AS 365 Dauphin, SA330 Puma, AS550 Fennec, dan AS565 Panther. (more…)

Bersamaan dengan dirilisnya CIDA pada ajang IDEF 2019 yang berlangsung di Istanbul, 30 April – 3 Mei lalu. Roketsan juga memperkenalkan sistem senjata perorangan untuk meladeni misi peperangan di perkotaan (urban warfare). Solusi yang masuk kelompok senjata bantu infanteri ini adalah Yatagan. Persisnya Yatagan adalan rudal berpemandu laser yang dapat menghantam sasaran secara presisi di jarak 1.000 meter. (more…)

Pertempuran di wilayah urban jelas punya karakteristik tersendiri, begitu juga pada unsur senjata yang digunakan. Bicara di level senjata bantu infanteri, salah satu tantangan yang dihadapi adalah ketidapastian topografi dalam wilayah pertempuran itu sendiri. (more…)

Selain berjaya di industri dirgantara, Saab juga punya ‘nama’ dalam lini industri pertahanan maritim. Sebut saja Saab punya kapal selam diesel listrik A26, Combat Boat CB90, sampai sistem radar Sea Giraffe yang banyak dipasok kapal perang modern. Tidak itu saja, manufaktur asal Swedia ini juga menawarkan torpedo pintar ringan yang diberi label SLWT (Saab’s Lightweight Torpedo System). Di IMDEX 2019 yang berlangsung di Singapura 14 – 16 Mei, Saab menampilkan SLWT di untuk supremasi litoral negara-negara di Asia Tenggara. (more…)

Bagi Angkatan Laut Rusia keberadaan korvet untuk misi Anti Kapal Selam (AKS) masih tetap dibutuhkan. Dengan bobot tonase kapal yang terbilang sedang, korvet dipercaya sebagai wahana yang efektif untuk menguber, mengidentifikasi dan menghancurkan kapal selam. Setelah di dekade 70-an merilis Grisha Class dan project 1331M yang kemudian diwujudkan Jerman Timur sebagai Parchim Class (aka – Kapitan Pattimura Class). Saat ini muncul desain baru korvet AKS yang bukan tak mungkin untuk diproduksi Rusia di masa depan. (more…)