Rancangan N-219 yang mirip DHC-6 Twin Otter dengan sayap tinggi (high wing) tanpa ramp door, menjadikan desain N-219 punya peluang besar difungsikan sebagai maritime patrol aircraft (MPA), meneruskan tugas yang dahulu pernah diemban N22/N24 Nomad Puspenerbal TNI AL. (more…)
Lepas dari keunggulan yang ditawarkan, adalah fakta yang tak bisa dibantah bila biaya akuisisi pesawat intai AWACS (Airborne Warning and Control System) atau AEW&C (Airborne Early Warning and Control) terbilang mahal. Sementara dari aspek risiko, jenis pesawat mahal dengan antena khusus ini menjadi sasaran strategis oleh rudal udara ke udara jarak jauh. (more…)
Untuk kesekian kalinya, TNI AU dan Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force/RAAF) menggelar latihan bersama (latma), dan yang terbaru adalah Latma Albatros Ausindo 2021 (20 – 23 September), yakni latma dengan tema operasi intai maritim. (more…)
Meski varian tercanggih pesawat turboprop CN-235 tidak dimiliki oleh Indonesia, namun apa pun yang terkait dengan label “CN-235” pasti membuat bangga warganet Indonesia, maklum CN-235 memang hasil kongsi rancangan antara Indonesia dan Spanyol yang sudah digunakan secara luas di manca negara. Nah, tahukah Anda, bahwa CN-235 ternyata juga dioperasikan oleh Angkatan Udara Amerka Serikat (USAF) sebagai pesawat dengan misi serba rahasia. (more…)
Berseteru dengan India, sudah barang tentu Pakistan tak ingin tertinggal dalam kelengkapan alutsistanya. Bila India telah mengoperaskan pesawat intai maritim Boeing P-8I Poseidon, maka Pakistan tak bisa berdiam diri melihat rivalnya punya keunggulan komparatif di lautan. Seperti dikabarkan Angkatan Laut Pakistan telah menunjuk Leonardo untuk mengkonversi pesawat jet narrow body besutan Brasil, Embraer Lineage 1000. (more…)
Serasa tak ada matinya, sejak terbang perdana 1 Agustus 1955, faktanya sampai hari ini pesawat intai legendaris Lockheed U-2 Dragon Lady masih terus beroperasi. Bahkan kabar terarkhir, Angkatan Udara Amerika Serikat kembali memberdayakan U-2 sebagai ‘jembatan’ komunikasi antar dua jet tempur stealth F-35 Lightning II dan F-22 Raptor. Menyandang predikat stealth, menjadikan dua penempur canggih itu mengalami ‘batasan’ untuk saling berkirim dan bertukar data selama penerbangan. (more…)
Tak bisa dipungkiri bila kekuatan nuklir adalah kunci efek deteren bagi negara-negara pemangku senjata pemusnah tersebut. Untuk itu, bagaimana sistem kendali dan komando atas unsur kekuatan nuklir mutlak mendapatkan perhatian penting. Seperti Rusia, untuk kendali nuklir dari wahana udara (airborne), telah disiapkan dua jenis pesawat yang berperan sebagai command post bila suatu waktu dihadapkan pada kondisi darurat. (more…)
Bila CN-235 mampu diwujudkan dalam varian gunship, maka dipastikan pesawat pengembangannya, yaitu C-295 dapat pula dipersenjatai, bahkan boleh dikata lebih mematikan, lantaran payload yang bisa dibawa juga lebih besar. C-295 dalam varian gunship sudah pernah diperlihatkan oleh Airbus Defence and Space, yakni saat Dubai Airshow 2017. (more…)
Faktanya, bukan perkara mudah untuk mengakuisisi pesawat intai dengan kemampuan peringatan dini atau kondang disebut Airborne Early Warning and Control (AEW&C). Sebagai buktinya, sejak Minimum Essential Force II bergulir pada periode 2015 – 2019, realisasi pengadaan pesawat AEW&C yang telah dicanangkan akan dibeli Indonesia, tak kunjung menuai kontrak apa pun. (more…)
Dalam misi SAR terhadap hilangnya kapal selam KRI Nanggala 402 di Perairan Utara Bali, Amerika Serikat diwartakan akan memberikan bantuan, yaitu dengan mengirimkan pesawat intai maritim tercanggih di dunia, Boeing P-8A Poseidon. Punya kemampuan menjalankan misi anti kapal selam (AKS), kali ini dalam misi SAR, kemapuan AKS Poseidon akan dimanfaatkan untuk mencari keberadaan KRI Nanggala 402. (more…)