
Pemerintah Australia resmi mengumumkan langkah masif untuk mempertahankan kekuatan pemukul di bawah permukaan lautnya. Demi menjembatani celah kemampuan (capability gap) sebelum kedatangan kapal selam bermesin nuklir di bawah pakta AUKUS, pembayar pajak di Australia harus merogoh kocek tambahan hingga AU$11 miIiar atau setara dengan US$7,3 miIiar. (more…)

Peta kekuatan bawah air di kawasan Indo-Pasifik kembali memancing perhatian seiring dengan kemunculan perdana kapal selam terbaru milik Angkatan Laut Pakistan (PN), PNS Hangor. Kapal selam diesel elektrik mutakhir ini dilaporkan tengah berlayar dalam rute pelayaran perdananya dari galangan kapal di Sanya, Cina—tempat ia resmi dikomisioning pada 30 April 2026—menuju pangkalan utamanya di Pakistan. (more…)

Kehadiran kapal selam Hai Kun class, yang menjadi tonggak kemandirian pertahanan Taiwan, membawa berbagai kecanggihan teknologi tersembunyi yang membuatnya sejajar dengan kapal selam modern dunia. Salah satu komponen paling krusial yang menyita perhatian adalah sistem penglihatan atau periskopnya. (more…)

Dinamika pembangunan armada bawah laut Taiwan mencatatkan akselerasi yang mengejutkan pada awal tahun 2026. Setelah melewati masa penantian panjang yang sempat diwarnai tantangan teknis, kapal selam pertama dari Hai Kun class (ROCS Hai Kun SS-711) akhirnya mencatatkan tonggak sejarah krusial dengan berhasil melakukan uji penyelaman perdana. (more…)

Sebagai salah satu kekuatan militer paling dominan di Timur Tengah dengan anggaran pertahanan yang masuk dalam jajaran tertinggi di dunia, Arab Saudi selama ini memiliki sebuah celah mencolok dalam struktur pertahanannya, yaitu ketiadaan armada kapal selam. (more…)

Setelah melewati masa penundaan (delay) yang cukup panjang dan menjadi sorotan publik, kapal selam perdana buatan Taiwan, ROCS Hai Kun (SS-711), akhirnya kembali melaut untuk menjalani uji pelayaran (Sea Acceptance Test) yang keenam pada Senin, 26 Januari 2026. (more…)

Hanwha Ocean (d/h Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering/DSME) bersama raksasa pertahanan asal Inggris, Babcock International, secara resmi mengusulkan model kerja sama trilateral antara Korea Selatan, Inggris, dan Kanada. Tawaran ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk memenangkan kontrak raksasa Canadian Patrol Submarine Project (CPSP) senilai 60 miliar dolar Kanada atau sekitar US$43 miliar (Rp675 triliun). (more…)

Angkatan Laut Korea Selatan (ROK Navy) resmi memensiunkan kapal selam pertamanya, ROKS Jang Bogo (SS-061), pada Rabu, 31 Desember 2025. Upacara penghormatan terakhir telah dilaksanakan pada Senin (29/12/2025) di Komando Pasukan Kapal Selam, Jinhae, Changwon, yang dihadiri oleh para petinggi militer serta kru pertama dan terakhir kapal tersebut. (more…)

Meski pembangunan kapal selam Scorpene membutuhkan waktu sekitar 6 sampai 7 tahun, namun, langkah penting telah dimulai pada hari Jumat lalu, persisnya PT PAL Indonesia bersama Naval Group melaksanakan kegiatan Steel Cutting Qualification Section kapal selam Scorpene Evolved di Surabaya, Jawa Timur. (more…)

Dengan ambisi kuat plus dukungan finansial memadai, Taiwan sangat progresif dalam rancang bangun kapal selam produksi dalam negeri – (Indigenous Defense Submarine – IDS) ROCS Hai Kun (SS-711), yang diluncurkan pada 28 September 2023 di galangan CSBC Corporation di Kaohsiung. Namun, belakangan muncul batu sandungan, yang mana jadwal penyerahannya kepada Angkatan Laut Taiwan mengalami penundaan. (more…)