Sebagai sebuah sistem yang kompleks, kapal selam dibangun dari berbagai macam perangkat elektronik dan navigasi, yang dipasok oleh beberapa perusahaan. Salah satu informasi yang menarik, kapal selam tercanggih produksi Korea Selatan, KSS-III (Jangbogo III), ternyata mengadopsi sistem kendali dan navigasi inti dari perusahaan asal Perancis. (more…)
Setelah berbulan-bulan spekulasi dan persaingan sengit, terutama dengan Korea Selatan, Pemerintah Polandia akhirnya mengumumkan keputusan final untuk program modernisasi kapal selam “Orca.” Pilihan telah jatuh kepada Swedia, dengan akuisisi tiga unit kapal selam A26 Blekinge Class dari Saab. (more…)
Penandatanganan akuisisi kapal selam S26T oleh Laksamana Jirapol Wongwit, KSAL Thailand di kantor pusat China Shipbuilding and Offshore International di Beijing, pada 16 September 2025.
Jelang pengunduran diri pada bulan Juni lalu, Menteri Pertahanan Thailand, Phumtham Wechayachai menyetujui kesepakatan pengadaan kapal selam diesel listrik berteknologi AIP S26T Yuan class dari Cina yang telah lama tertunda, khususnya setelah kapal selam yang dipesan tidak bisa menggunakan mesin buatan Jerman. (more…)
Papanikolis (S 120), salah satu Type 214 milik AL Yunani.
Setelah pertama kali digagas sebagai bagian dari rencana jangka panjang Angkatan Laut India pada akhir tahun 1990-an, Project 75I, yang bertujuan membangun enam kapal selam diesel-elektrik yang dilengkapi dengan sistem Air Independent Propulsion (AIP), akhirnya telah menetapkan pihak pemenang tender, yakni platform kapal selam Jerman, Type 214 yang diusung ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS). (more…)
Dengan tingkat kesulitan yang tinggi serta biaya yang besar, program upgrade armada kapal selam identik dengan waktu yang panjan karema memakan waktu beberapa tahun. Seperti pada kasus kapal selam diesel listrik Collins class milik Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN), yang mau tak mau harus di-upgrade agar nampu beroperasi optimal hingga tibanya kapal selam bertenaga nuklir, Virginia class dan AUKUS class. (more…)
Untuk pertama kali sejak komisioning pada 3 November 2009, kapal selam Scorpene class Angkatan Laut Malaysia (RMN) KD Tun Razak (29) melakukan uji tembak torpedo live (live-fire). Uji tembak torpedo live diumumkan Angkatan Laut Malaysia pada 29 Juli 2025, dan berlangsung di Laut Cina Selatan dalam rangkaian latihan Exercise Taming Sari 23/25. (more…)
Guna meningkatkan operasional, terutama pada kemampuan bertahan di bawah air (submerged endurance), Angkatan Laut India telah mencangangkan instalasi sistem AIP (Air-Independent Propulsion) pada kapal selam diesel listrik Kalvari class (Scorpene). Dengan unit pertama yang akan dipasangkan AIP adalah INS Kalvari dengan sistem AIP buatan dalam negeri. Namun, program upgrade tersebut menghadapi penundaan signifikan. (more…)
Naval Group akhirnya meraih kontrak efektif untuk pembangunan dua unit kapal selam Scorpene Evolved di galangan PT PAL Indonesia, Surabaya. Meski target pemasaran terpenuhi, namun, Naval Group (d/h DCNS) punya catatan tersendiri terkait kerja sama produksi dan alih teknologi kapal selam ke negara mitra, salah satunya kewaspadaan pada potensi kebocoran dokumen dan data rahasia, seperti yang pernah terjadi pada pembangunan Scorpene class di India. (more…)
Setelah lama dinanti, akhirnya ada kabar penting dari Perancis, yakni galangan Naval Group telah mengumumkan berlakunya kontrak efektif pembangunan dua kapal selam Scorpene Evolved pesanan Kementerian Pertahanan RI untuk kebutuhan Korps Hiu Kencana TNI AL. (more…)
Menteri Pertahanan Thailand, Phumtham Wechayachai membuat geger setelah dirinya mengonfirmasi telah menyetujui kesepakatan pengadaan kapal selam dari Cina yang telah lama tertunda sebelum mengundurkan diri, yang menandai salah satu keputusan terakhirnya saat menjabat. (more…)