
Kehadiran KSSR 18M (Kapal Cepat Serang Rudal 18 Meter) besutan PT PAL Indonesia kini terkuak secara utuh lewat lembar spesifikasi teknis dan visual resmi yang kian memperkaya etalase alutsista maritim TNI AL. (more…)

Kehadiran KSSR 18M (Kapal Cepat Serang Rudal 18 Meter) besutan PT PAL Indonesia kini terkuak secara utuh lewat lembar spesifikasi teknis dan visual resmi yang kian memperkaya etalase alutsista maritim TNI AL. (more…)

Satu zaman dengan kehadiran kapal cepat torpedo atau Type 140 Jaguar class fast attack craft (motor torpedo boat/MTB) pada dekade 60-an, TNI AL (d/h ALRI) juga mengoperasikan enis kapal cepat torpedo (KCT) P-6 class buatan Uni Soviet, atau dikenal dengan label Project 183 Bolshevik. Bila ALRI dahulu mendapatkan delapan unit Jaguar class (termasuk RI Matjan Tutul), maka P-6 yang pernah digunakan ALRI mencapai 14 unit. (more…)

Kilas balik ke dekade 70-an, saat hubungan Indonesia dan Amerika Serikat sedang ranum, dimana kala itu Indonesia sedang menyiasati kekosongan armada kapal perang sebagai imbas peralihan haluan politik pasca G30S, maka TNI AL mulai mendapatkan empat unit destroyer escort (perusak kawal) Claud Jones Class (aka – Samadikun Class). (more…)