Dari segi pamor, jet tempur FA-50 Fighting Eagle bisa disebut sebagai kebanggaan untuk Korea Aerospace Industries (KAI), pasalnya penempur ringan tersebut tak hanya sukses diadopsi di dalam negeri, melainkan juga menuai order untuk pasar ekspor, terlebih sejumlah upgrade avionik, sistem radar dan persenjataan, menjadikan FA-50 kian bertaji. (more…)
Berstatus sebagai jet tempu ringan, FA-50 Fighting Eagle dengan populasi 60 unit kini menjadi penempur lapis kedua di arsenal Angkatan Udara Korea Selatan – Republic of Korea Air Force (RoKAF). Menyadari bahwa penempur ini punya peran penting bagi pertahanan udara nasional, plus laris dalam pasar ekspor, maka sejumlah upgrade menjadi berkah tersendiri bagi eksistensi FA-50. Seperti dalam aspek persenjataan, FA-50 bakal lebih lethal karena nantinya mampu meluncurkan rudal jelajah KEPD-350 Taurus. (more…)
Meski kodratnya adalah jet tempur ringan, namun Polandia mempersiakan FA-50PL Fighting Falcon dengan fitur terdepan berikut paket persenjataan lengkap. Maklum, Polandia yang berbatasan dengan Ukraina khawatir ikut terdampak perang. Selain dibekali dengan radar active electronically scanned array (AESA) dan sistem pengisian bahan bakar di udara (air refueling), ada kabar terbaru bahwa FA-50 pesanan Polandia akan dilengkapi Helm Mounted Display (HMD) besutan Thales. (more…)
Tak banyak jet tempur yang mampu beroperasi di ketinggian stratosfer, dan salah satu yang mumpuni untuk terbang di atas 10.000 meter adalah MiG-31K Foxhound milik Angkatan Udara Rusia. Seperti belum lama ini dikabarkan MiG-31K dikerahkan untuk terbang sampai ke orbit rendah Bumi (low Earth orbit) untuk misi mencegat pesawat lawan di wilayah perbatasan. (more…)
Minggu depan, persisnya dari tanggal 17 sampai 22 Oktober 2023, bakal digelar Seoul International Aerospace and Defense Exhibition (ADEX), atau lebih akrab dikenal dengan sebutan Seoul Airshow 2023. Yang menarik dari pameran pertahanan dan dirgantara setiap dua tahun ini, pada Seoul Airshow 2023 untuk pertama kalinya jet tempur KF-21 Boramae akan diperkenalkan kepada masyarakat umum. (more…)
Selain F-35 Lightning II dan Dassault Rafale, maka jet tempur yang laris di pasar ekspor dalam satu tahun belakangan adalah FA-50 Fighting Falcon, yakni pesawat tempur ringan single engine produksi Korea Aerospace Industries (KAI). Dikembangkan dari jet latih tempur T-50 Golden Eagle, ada kabar bahwa Angkatan Udara Korea Selatan – Republic of Korea Air Force (RoKAF), belum lama ini merayakan momen “100,000 Accident Free Flight Hours.” (more…)
Meski Angkatan Udara India diproyeksikan dengan 36 unit jet tempur Rafale, namun, bicara backbone kekuatan penempur utama Negeri Bollywood masih bertumpu pada armada Sukhoi Su-30MKI yang jumlahnya mencapai 200-an unit lebih. Dan ketika kekuatan udara Cina dan Pakistan mengalami peningkatan pesat, maka menjadi tantangan serius bagi India, seperti salah satunya direspon dengan mempercepat program “Super Sukhoi.” (more…)
Pada November 2021, Perancis menyepakati penjulan 12 unit jet tempur Rafale dalam status bekas pakai kepada Kroasia, yang mana kedua belas unit yang dijual ke Kroasia berasal dari stok Angkatan Udara Perancis. Dan hampir dua tahun berlalu, kini ada kabar bahwa unit perdana Rafale untuk Kroasia telah diserahkan oleh Perancis. (more…)
Punya reputasi sebagai air superiority fighter, F-15EX (Eagle II) tak pelak menjadi salah satu jet tempur papan atas yang paling diincar saat ini. Terlepas dari berita pengadaan 24 unit F-15EX untuk Indonesia, ada kabar bahwa harga F-15EX akan mengalami kenaikan. Kenaikan harga akuisisi per unit F-15EX diketahui untuk pesanan Angkatan Udara AS (USAF). Sementara harga per unit F-15EX untuk Indonesia belum dirilis, maklum pembelian untuk Indonesia baru dalam tahap MoU, dan belum sampai ke kontrak efektif. (more…)
Laut Mediterania rupanya bukan hanya menjadi ‘mimpi buruk’ bagi F-35B Lightning II Inggris yang ‘nyemplung’ ke laut setelah gagal lepas landas dari kapal induk HMS Queen Elizabeth. Persisnya tujuh tahun silam, jet tempur Angkatan Laut Rusia ada yang telah menjadi korban di Laut Mediterania. Sebuah ‘bocoran’ video beredar di jagad media sosial, yang memperlihatkan Sukhoi Su-33 gagal saat melakukan pendaratan di kapal induk Admiral Kuznetsov. (more…)