Setelah lebih dari dua minggu melakukan pemboman besar-besaran ke wilayah Gaza, obsesi Perdana Manteri Israel Benjamin Netanyahu berlanjut pada menyapu bersih Hamas lewat serangan darat. Dan ketika serangan darat dimulai, maka pasukan zionis akan menghadapi apa yang disebut sebagai perang urban (urban warfare) di ‘kandang’ Hamas. (more…)
Buntut dari perang di Gaza Palestina, Israel telah mengancam untuk menyerang Iran bila Hizbullah yang dibina dan dipersenjatai Iran, melibatkan diri dalam perang darat bersama Hamas. Namun, bukannya ciut pada ancaman Negeri Zionis, justru belum lama ini Iran merilis peluncuran drone bertenaga jet Karrar, yang berhasil membetot perhatian, lantaran Karrar dipersenjatai rudal udara ke udara berpemandu infrared AD-08 Majid. (more…)
Berita yang satu ini mungkin ibarat promosi gratis bagi SZ DJI Technology Co., Ltd, khususnya setelah Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal mengatakan bahwa negaranya sangat bergantung pada drone DJI buatan Cina untuk kebutuhan militer. Lebih fantastis, Shmyhal menyebut Ukraina secara efektif membeli 60 persen pasokan drone quadcopter DJI Mavic series secara global. (more…)
Setelah menuntaskan First High Speed Roll Test atau uji coba melaju (di darat) dengan kecepatan tinggi yang pertama pada 13 Oktober 2023. Maka masih di bulan yang sama, Bakyar Makina kembali merilis informasi terbaru dalam pengembangan drone tempur (UCAV) sayap lipat Bayraktar TB3, yakni dengan telah tuntasnya fase uji takeoff dan landing. (more…)
Apa yang terjadi di perang Ukraina, dan berlanjut dalam konflik antara Hamas vs Israel, telah mendongkrak pamor drone quadcopter, pasalnya drone quadcopter yang berharga hanya ribuan dollar mampu merontokkan Main Battle Tank (MBT) yang harga per unitnya mencapai puluhan jutaan dollar. Hal itu dilakukan berkat pelepasan proyektil atau bahan peledak di bagian paling rentan dari MBT. Nah, rupanya model pelibatan drone quadcopter bersenjata dapat pula digunakan untuk menghancurkan kapal selam yang harganya per unitnya bisa mencapai miliaran dollar. Kok bisa? (more…)
Nama drone yang satu ini mengingatkan kita pada majalah pertanian legendaris (Trubus-red), namun nyatanya Tubus sama sekali bukan drone dengan tupoksi agrikultur, melainkan Tubus adalah drone kamikaze terbaru Rusia yang punya spesialisasi menggasak target artileri lawan. (more…)
Serangan drone berbahan karton yang diluncurkan Ukraina ke pangkakan udara Rusia di Kursk region pada akhir Agustus lalu, jelas telah mencoreng pamor militer Negeri Beruang Merah, pasalnya drone karton buatan Australia yang harganya tak ‘seberapa’, tapi mampu menghancurkan empat unit Su-30 dan satu unit MiG-29. Namun, serangan drone karton rupanya telah membangkitkan para inovator Rusia untuk menciptakan lawan tanding yang ideal untuk drone karton. (more…)
Jagad drone Turki membuat gebrakan baru, yakni dengan kabar dari Baykar Makina yang mengumumkan bahwa drone tempur (UCAV) sayap lipat Bayraktar TB3 telah menuntaskan apa yang disebut ‘first high speed roll test’ atau uji coba melaju (di darat) dengan kecepatan tinggi yang pertama. (more…)
Drone Heron identik sebagai produk dari Israel Aerospace Industries (IAI) yang laris di pasar ekspor. Setidaknya ada 15 negara yang mengoperasikan beragam varian Heron, termasuk Singapura. Namun, uniknya justru Angkatan Bersenjata Israel (IDF) hanya mengoperasikan satu unit Heron. Dengan latar situasi mendesak untuk merespon serangan Hamas pada 7 Oktober lalu, maka ada kebutuhan bagi Israel akan drone Heron yang ‘siap pakai’, yang notabene ‘stok’ Heron tersebut berada di luar negeri. (more…)
Meski Turki berstatus anggota NATO dan ikut memasok persenjataan ke Ukraina, tapi itu bukan berarti Turki bebas dari sorotan rekan-rekan negara Barat. Pada satu sisi, Turki sejalan dengan kepentingan Barat dan NATO di Ukraina, tapi disisi lain, Turki mendapat kecaman dari negara-negara Barat terkait hak asasi manusia, khususnya pada keterlibatan militer Turki dalam serangan udara kepada kelompok Kurdi, serta dukungan militer Turki di Irak dan Suriah. (more…)