Angkatan Laut Kerajaan Inggris (Royal Navy) bakal diperkuat drone angkut berat canggih yang disebut-sebut sebagai drone kargo berat masa depan. Kepastian ini didapat usai Kementerian Pertahanan (MoD) Inggris meresmikan program Uncrewed Air Systems Heavy Lift Capability (UASHLC).
Sebagai bagian dari paket bantuan militer terbaru senilai £300 juta (US$374 juta) yang diumumkan Perdana Menteri Boris Johnson untuk Ukraina, Inggris akan mengirimkan sejumlah drone Malloy T150 ke Ukraina. Drone tersebut adalah buatan perusahaan Inggris Malloy Aeronautics dan saat ini digunakan oleh Royal Marines Inggris. (more…)
Sebagai bagian dari paket bantuan militer terbaru senilai £300 juta (US$374 juta) yang diumumkan Perdana Menteri Boris Johnson untuk Ukraina, Inggris akan mengirimkan sejumlah drone Malloy T150 ke Ukraina. Drone tersebut adalah buatan perusahaan Inggris Malloy Aeronautics dan saat ini digunakan oleh Royal Marines Inggris. (more…)
Setelah beberapa waktu lalu melakukan uji pengiriman kargo lewat drone copter, AL Amerika Serikat diwartakan kian serius untuk mengedepankan model pengiriman kargo lintas laut menggunakan jasa drone. Dengan kapasitas payload yang lebih besar dari quadcopter, AL AS disebut tengah menguji drone hybrid VTOL (Vertical Take Off and Landing) besutan Skyways, manufaktur drone asal Texas. (more…)
Entah ini kebetulan atau tidak, Beihang Unmanned Aircraft System (UAS) Technology tahun lalu telah memperkenalkan varian ekspor dari drone intai BZK-005 yang diberi kode BZK-005E. Di sisi lain, Garuda Indonesia diwartakan juga merencanakan fase uji coba 2 unit drone kargo BZK-005 pada Januari 2020 di Aceh. Dari beberapa media, Garuda Indonesia menyebut akan melangsungkan fase uji coba selama tiga bulan, dan fase operasional diharapkan dimulai pada 2021. (more…)