
Kinerja drone kamikaze Shahed-136 produksi Iran pada laga perang Ukraina terbilang memukai. Meski ditemukan sejumlah kekurangan, Shahed-136 tak pelak merupakan momok tersendiri bagi sistem pertahanan udara Ukraina. Setelah Shahed-136 yang kini mulai diproduksi di Rusia dengan sebutan Geran 2, ada kabar bahwa Cina juga ikutan memproduksi copy-an Shahed-136. (more…)

Baik Rusia dan Ukraina, sama-sama merasakan getirnya serangan drone kamikaze yang menyasar ranpur lapis baja. Tak terkecuali sekelas Main Battle Tank (MBT) sekalipun, nyatanya dengan mudah dihancurkan oleh serangan drone kamikaze, yang umumnya menyasar bagian atas kubah OTA (over flight top attack). (more…)

Sebuah Landing Ship Tank (LST) yang diketahui dari jenis Ropucha class milik Armada Laut Hitam Rusia, diwartakan pada 4 Agustus ini mendapatkan serangan dari drone laut kamikaze – Unmanned Surface Vehicle (USV) Ukraina. Kapal pendarat berukuran besar Project 775/Ropucha Olenegorskiy Gornyak (SDK-91) diserang pada posisi lambung. (more…)

Buntut dari perang di Ukraina rupanya telah memaksa Angkatan Darat AS (US Army) untuk mengembangkan jenis senjata baru untuk infanteri. Tidak itu saja, ada permintaan khusus bahwa jenis senjata ini harus cepat dapat diimplementasi, yakni harus sudah ada di tangan prajurit pada tahun 2024. Mencermikan situasi yang mendesak pada kelompok senjata anti tank. (more…)

Boleh jadi harga drone akan segera mengalami kenaikan di pasaran, pasalnya pemerintah Cina pada hari Senin kemarin telah memberlakukan pembatasan ekspor untuk drone sipil dengan spesifikasi tertentu. Keputusan pembatasan ekspor drone sipil diambil setelah melihat kasus yang terjadi selama perang Rusia-Ukraina, yang mana tidak sedikit drone sipil dikonversi untuk operasi militer. Nah, penasaran dengan spesifikasi drone apa saja yang akan dibatasi penjualannya oleh Beijing? (more…)

Seiring efektivitasnya di medan peperangan, penggunaan drone kamikaze dipercaya bakal semakin meluas, dan jangan heran bila dalam waktu dekat akan bermunculan inovasi yang mengejutkan dan tidak pernah terbayangkan. Salah satunya datang dari Rusia, yang mengklaim sedang mengembangkan drone yang bisa hibernasi selama berminggu-minggu, sebelum akhirnya menghancurkan sasarannya. (more…)

Menyadari peran penting drone kamikaze dalam operasi tempurnya di Ukraina, maka sejak akhir tahun lalu Rusia merintis pendirian basis produksi drone kamikaze di wilayahnya. Dalam hal ini, Rusia menggandeng mitra strategisnya, yakni Iran, yang selama ini sukses dengan reputasi tempur drone kamikaze Shahed-136. Dan belum lama ada kabar bahwa Shahed-136 produksi lokal Rusia telah unjuk gigi di medan perang. (more…)

Perang di Ukraina telah memperlihatkan betapa pentingnya drone kamikaze. Dan Jerman sebagai negara yang amat khawatir terdampak konflik, telah mengucurkan anggaran militer 100 miliar euro pada tahun 2022. Selain pengadaan rudal hanud jarak jauh dan jet tempur stealth F-35A Lightning II, Jerman juga telah memutuskan untuk memproduksi drone kamikaze (loitering munition) di wilayahnya. (more…)

Drone kamikaze seperti Lancet dan Shahed-136 telah membuat reputasi yang memukau dalam perang di Ukraina. Namun, Rusia rupanya tidak puas bila menyandarkan pada kemampuan dua drone kamikaze tersebut, terutama dalam hal mobilitas, kedua drone dipadang masih kurang mobile dengan ukurannya yang besar (termasuk sayap yang tidak bisa dilipat). (more…)

BlueBird Aero Systems, anak perusahaan Israel Aerospace Industries (IAI), pada ajang Paris AirShow 2023 meluncurkan inovasi terbarunya, berupa drone kamikaze (loitering munition) SpyX, yang diklaim membawa era serangan berpresisi tinggi dengan efisiensi di medan perang. (more…)