
Setelah kawanan drone kamikaze Ukraina mampu menjangkau Moskow yang jaraknya sekitar 500-an km dari perbatasan, maka rasa percaya diri kian besar bagi para inovator untuk menghadirkan jenis drone jarak jauh dengan jangkauan yang ditingkatkan. Dari sistem penggalangan dana, Dinas Keamanan Ukraina kini tengan mengembangkan long-range drone yang mampu terbang sejauh 800 km, yang disebut sebagai drone dengan jangkauan terjauh yang diproduksi oleh Ukraina. (more…)

Lantaran ada kebutuhan, maka drone kamikaze (loitering munition) diciptakan dengan kemampuan serta daya hancur yang kian mematikan. Seperti yang terbaru adalah Giez, drone kamikaze produksi Polandia ini dapat terbang dengan mengusung hulu ledak yang sangat ditakuti pasukan infanteri, yaitu hulu ledak termobarik (thermobaric). (more…)

Selain Main Battle Tank (MBT) Challenger 2 yang kemarin diwartakan rontok perdana di laga perang Ukraina. Masih di seputar MBT yang digunakan pasukan Ukraina, dikabarkan untuk pertama kalinya terkonfirmasi MBT Leopard 2A4V dengan lapisan proteksi ‘Brick’ ERA Kontakt-1, rontok di medan perang. Sebelumnya, Leopard 2A4V sudah ada yang hancur di medan perang, namun, ini menjadi yang pertama untuk MBT Leopard 2A4V yang dilapisi proteksi rancangan Soviet mengalami kehancuran. (more…)

Serangan drone kamikaze ke Pangkalan Udara (Lanud) Engels pada 5 Desember 2022, rupanya telah menjadi momok yang menakutkan bagi Angkatan Udara Rusia. Lanud Engels (Engels-2 air base) yang berada wilayah Saratov adalah Pangkalan Pembom Strategis Jarak Jauh utama Rusia di bagian barat, dan bejarak sekitar 482 km dari perbatasan Ukraina. Dan melihat intensitas serangan drone kamikaze Ukraina yang kian masif, maka diperkukan antisipasi untuk melindungi aset strategis seperti pembom Tu-95 Bear. (more…)

Penggunaan komponen asal AS dan Barat pada drone tempur (UCAV) Mohajer-6 buatan Iran, telah membuka mata dunia, bahwa sanksi dan embargo bukan perkara mudah untuk diterapkan, pasalnya banyak celah yang bisa dimanfaatkan pada jalur pengiriman barang atau komponen di pasar internasional. (more…)

Netizen yang budiman tentu masih ingat dengan Corvo PPDS? Inilah drone intai dan kargo berbahan karton yang dipasok Australia untuk Ukraina. Meski debutnya di medan perang sempat diragukan, namun pemberitaan beberapa hari ini telah membetot perhatian. Meski belum dapat diklarifikasi, beredar kabar bahwa Corvo PPDS adalah ‘aktor’ dibalik serangan drone kamikaze ke wilayah Rusia yang disebut telah menghancurkan jet tempur MiG-29 Fulcrum dan Sukhoi Su-30. (more…)

Bukan perkara mudah untuk mewujudkan armada drone kamikaze, selain bicara tentang kualitas alias kemampuan drone itu sendiri, perlu juga diperhatikan aspek kuantitas. Pasalnya, peperangan yang melibatkan drone kamikaze cenderung untuk menguras banyak drone, maklum sistem pertahanan lawan yang kuat diproyeksi bakal mengeliminasi serangan drone kamikaze, seperti dalam skenario swarm drone. (more…)

Bila Rusia belum lama ini meluncurkan Triton sebagai sistem jammer anti serangan drone kamikaze FPV (First Person View), maka dari kubu sekaliknya, yakni Ukraina, juga tak tinggal diam. Ukraina dikabarkan telah menciptakan drone serang ‘kompak’ yang dibekali teknologi kecerdasan buatan – artificial intelligence(AI), dan diklaim mampu menghadapi peperangan elektronik (jamming) dan senjata anti drone Rusia. (more…)

Sudah lazim bila industri negara yang terlibat konflik atau peperangan untuk menggenjot produksi alutsistanya. Terkhusus dalam laga perang Ukraina, ada pernyataan menarik dari Zala Aero (Kalashnikov Group) yang dikenal sebagai manufaktur drone kamikaze kondang buatan Rusia, Lancet series. Berapakah Lancet series yang diproduksi di masa perang ini? (more…)

Lantaran dianggap ampuh, serangan drone kamikaze dengan teknologi FPV (First Person View) kian masif digunakan oleh Ukraina dan Rusia. Sekalipun kedua negara itu memanfaatkan drone kamikaze FPV, namun baik Ukraina dan Rusia, terus berupaya menetralsir serangan drone FPV itu sendiri. Seperti dalam pameran pertahanan Army 2023 (14-20 Agustus 2023) di Patriot Park, Moskow, Rusia menampilkan sistem proteksi anti drone kamikaze FPV yang disebut “Triton”. (more…)