Dengan pengaruh dan aliansinya di Indo Pasifik, Amerika Serikat memiliki banyak basis (pangkalan) militer di kawasan Indo Pasifik. Meski begitu, sebuah laporan menyebut bila pangkalan udara (lanud) AS di Indo Pasifik terlalu mudah untuk dilumpuhkan dalam serangan awal dari Cina. (more…)
Sejak kejatuhan kota Aleppo dan berlanjut Damaskus yang telah ditembus pasukan pemberontak pada 8 Desember 2024, maka nasib dua basis militer Rusia yang selama ini menopang kekuatan militer rezim Bashar al-Assad menjadi tanda tanya besar. (more…)
Pada akhir November lalu, Angkatan Laut Korea Selatan meresmikan operasional ROKS Jeongjo the Great, yakni kapal perusak (destroyer) KDX-III Batch II class atau Sejong the Great class yang dibangun HD Hyundai Heavy Industries di Ulsan. (more…)
HMAS Brisbane D41, bagian dari kapal perusak Hobart class, belum lama ini memecahkan rekor sebagai kapal perang pertama Australia yang sukses melakukan uji peluncuran rudal jelajah Tomahawk – Tomahawk Land Attack Missile (TLAM) di lepas pantai San Diego, Amerika Serikat. (more…)
Dari sisi prestis, Ivan Gren class adalah kebanggaan buat Rusia, pasalnya Landing Ship Tank (LST) produksi Yantar Shipyard di Kaliningrad ini adalah hasil rancangan pasca Uni Soviet bubar. Meski fasilitasnya tak selengkap LHD (Landing Helicopter Dcok) dan LPD (Landing Platform Dock) yang mempunyai well deck, namun Ivan Gren Class terbilang LST berukuran besar dengan bobot penuh 6.600 ton. (more…)
Bukan sekedar ‘omon-omon’, Kongsberg Defence Australia telah mulai membangun pabrik rudal jelajah di Williamtown, dekat Newcastle di NSW (New South Wales) yang akan memproduksi dan memelihara senjata serang presisi arak jauh untuk Angkatan Bersenjata Australia. (more…)
Meski sudah diuji coba luncur pada tahun 2023 di Australia, dan desainnya diperkenalkan di tahun 2024, akan tetapi penampakan rudal anti kapal Type 12 buatan Mitsubishi Heavy Industries sebenarnya masih belum terungkap secara jelas, terutma pada varian Improved Type 12 yang tampilannya berbeda dari Type 12 versi awal. (more…)
Meski baru digunakan secara terbatas, MLRS (Multiple Launch Rocket System) kaliber 122 mm sudah digunakan sejak lama sebagai arsenal senjata yang dipasang di kapal perang. Dengan daya hancurnya yang besar, MLRS dengan roket 122 mm dominan digunakan sebagai senjata bantuan untuk tembakan ke arah pantai atau pesisir yang dikuasai musuh. (more…)
Mengulang yang telah dilakukan pada tahun 2017, Resimen Artileri Korps Marinir TNI AL diwartakan akan melakukan uji tembak MLRS (Multiple Launch Rocket System) RM70 Grad yang ditempatkan di atas deck kapal perang. Menjadikan alutsista dari Batalyon Roket Marinir berubah peran sebagai senjata penggebuk dari tengah laut. (more…)
Setelah pada artikel sebelumnya kami kupas tentang aerial torpedo (torpedo udara) Type 91 yang menjadi senjata utama Jepang dalam serangan udara ke Pearl Harbor 7 Desember 1941, maka menarik untuk dicermati tentang pesawat pembawanya, Mitsubishi B5N “Kate”, yang juga digunakan Jepang saat melakukan invasi ke wilayah Hindia Belanda. (more…)