Category: Berita Matra Darat

Kim Jong Un Pamer Rudal ICBM ke Menhan Rusia, “Trio Nuklir” Solid Hadapi Washington

Untuk pertama kali sejak bubarnya Uni Soviet, Menteri Pertahanan Rusia melakukan lawatan ke Korea Utara. Menjadikan kunjungan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu, begitu strategis di tengah bangkitnya “Perang Dingin Jilid Kedua”. Dengan didampingi delegasi pertahanan dari Cina, Shoigu secara khusus diajak untuk melihat tur rudal balistik antarbenua (ICBM) oleh Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un. (more…)

Rusia Kembangkan Joker: Drone Kamikaze yang Bisa “Tidur” Berminggu-minggu Sebelum Lancarkan Serangan

Seiring efektivitasnya di medan peperangan, penggunaan drone kamikaze dipercaya bakal semakin meluas, dan jangan heran bila dalam waktu dekat akan bermunculan inovasi yang mengejutkan dan tidak pernah terbayangkan. Salah satunya datang dari Rusia, yang mengklaim sedang mengembangkan drone yang bisa hibernasi selama berminggu-minggu, sebelum akhirnya menghancurkan sasarannya. (more…)

Hanwha Kalahkan Rheinmetall, Australia Pilih IFV “Redback” Sebagai Pemenang Tender Land 400 Phase 3

Hanwha Redback

Sejak tahun 2020, dua ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) roda rantai berkompetisi dalam program Land 400 Phase 3 yang digelar Departemen Pertahanan Australia. Dengan target untuk menggantikan posisi ranpur M113 yang telah uzur, Lynx KF41 buatan Rheinmetall Defence (Jerman) dan Redback buatan Hanwha Defence (Korea Selatan) bertarung dalam fase pengujian untuk memenangkan tender pengadaan IFV untuk Angkatan Darat Australia yang nilainya mencapai Aus$18,1 miliar atau setara 11,1 miliar euro. (more…)

John Cockerill Garap Refurbish Ranpur APC M113 yang Akan Dikirim ke Ukraina

John Cockerill dan ranpur M113, adalah dua nama yang tak bisa dilepaskan dalam jagat alutsista di Tanah Air. John Cockerill adalah manufaktur meriam dan kanon untuk ranpur, sementara M113 adalah jenis APC yang menjadi arsenal batalyon infanteri mekanis TNI AD. Meski pengadaannya di Indonesia tak saling berkaitan, namun keduanya hadir sebagai alutsista yang didatangkan dari Belgia. (more…)

Kapok Rontok, Ranpur M2 Bradley Ukraina Dipasangi “BUSK” Explosive Reactive Armor

Tak kurang dari 50 unit ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) M2 Bradley telah dikirim AS ke Ukraina lewat Polandia. Namun, bukan kabar baik yang diterima Washington, justru sejumlah M2 Bradley dilaporkan rontok di medan perang, baik oleh sebab terkena ranjau, senjata anti tank dan drone kamikaze. Bahkan sejumlah M2 kabarnya telah berpindah ke tangan pasukan Rusia. Melihat kondisi di atas, AS tentu tak tinggal diam. (more…)

Kanselir Jerman Pasok Ukraina Drone Intai RQ-35 Heidrun Buatan Denmark

Menurut informasi yang dirilis Kantor Kanselir Jerman, disebut bahwa Negeri Bavaria akan memasok sejumlah besar drone intai RQ-35 Heidrun ke Angkatan Bersenjata Ukraina. Meski dipasok oleh Jerman, uniknya RQ-35 Heidrun adalah drone produksi Denmark. Dari segi desain dan fungsi, Heidrun sepintas tak berbeda dengan drone intai pada umumnya. Namun, setiap drone yang berlaga di perang Ukraina, menjadi menarik untuk disimak. (more…)

Lima Fakta “Geran 2” – Drone Kamikaze Shahed-136 Produksi Rusia

Menyadari peran penting drone kamikaze dalam operasi tempurnya di Ukraina, maka sejak akhir tahun lalu Rusia merintis pendirian basis produksi drone kamikaze di wilayahnya. Dalam hal ini, Rusia menggandeng mitra strategisnya, yakni Iran, yang selama ini sukses dengan reputasi tempur drone kamikaze Shahed-136. Dan belum lama ada kabar bahwa Shahed-136 produksi lokal Rusia telah unjuk gigi di medan perang. (more…)

OT-62 Topas: ‘Kembaran’ BTR-50 yang Jadi Playing Ground di Museum Tank Ceko

Anak-anak umumnya menyukai beragam atribut yang berbau militer, sebagai bukti seperti tank, kapal perang dan pesawat tempur, adalah obyek favorit untuk mereka datangi setiap ada kesempatan open for public. Dan menjadikan bekas alutsista sebagai wahana bermain, menjadi strategi jitu untuk meramaikan dan menarik minat anak untuk pergi ke museum. Dan inilah yang dilakukan oleh pengelola Military Technical Museum di Lesany. (more…)

Denmark Kirim Drone Pendeteksi Ranjau ke Ukraina, Bisa ‘Lihat’ Logam di Kedalaman 3 meter

Ukraina punya pengalaman buruk terkait ranjau darat, seperti beberapa waktu lalu puluhan ranpur lapis baja, termasuk Main Battle Tank (MBT) Leopard 2 dan Infantry Fighting Vehicle (IFV) M2 Bradley, menjadi korban jebakan di ladang ranjau dalam seragan balik yang tadinya dilancarkan ke garis pertahanan pasukan Rusia. Belajar dari pengalaman pahit, kini pasukan Ukraina akan mendeteksi keberadaan ranjau darat lewat drone. (more…)