Negara-negara di Benua Biru yang tergabung dalam Uni Eropa telah memperlihatkan soliditasnya dalam aspek sistem pertahanan udara (hanud). Dipicu olelh kekhawatiran meluasnya eskalasi perang di Ukraina, 19 negara Eropa telah bersatu dalam proyek European Skyshield Initiative (ESI). (more…)
Meski terdengar ganjil, namun ada kabar bahwa pasukan Rusia digaris depan pertempuran justru menggunakan ranpur (kendaraan tempur) lapis baja rampasan dari Ukraina. Yang dimaksud adalah IFV M2A2 Bradley buatan BAE Systems yang didonasikan 62 unit oleh Amerika Serikat untuk Ukraina dan saat ini sebagian berada di tangan Rusia. (more…)
Satu lagi ranpur (kendaraan tempur) produksi Korea Selatan yang berhasil meraih pasar ekspor, yakni K808 8×8 White Tiger yang 30 unit telah dipesan oleh Kementerian Pertahanan Peru. Tidak membeli begitu saja, dalam kontrak pengadaan ini, Peru mendapatkan alih teknologi untuk produksi K808 oleh perusahaan dalam negeri Peru. (more…)
Berbeda dengan Indonesia, Australia tidak memiliki Korps marinir atau pun tank amfibi, namun uniknya angkatan bersenjata Australia punya kemampuan operasi serbu amfibi yang bisa disebut, salah satu yang terkuat di dunia. Bukan sekedar teori, hal tersebut telah dibuktikan dalam Latihan Bersama (Latma) “Keris Woomera 2024” yang tengah digelar di perairan Banongan, Situbondo, Jawa Timur. (more…)
Setelah sebelumnya dihadirkan dalam varian roda rantai (SH16) dan varian roda ban 6×6 dalam platform heavy truck, North Industries Group Corporation Limited (Norinco) pada Zhuhai Airshow 2024 kembali memperkenalkan jenis self propelled (swagerak) howitzer dengan turret (kubah) tanpa awak. Inovasi terbaru ini mengadopsi sasis ranpur (kendaran tempur) roda ban VN-23 8×8 yang juga produksi Norinco. (more…)
Pasukan Bela Diri Darat Jepang (JGSDF) atau Angkatan Darat Jepang mempersembahkan teknologi inovatif, yakni self propelled untuk peperangan elektronik (electronic warfare/EW) laser berdaya tinggi 10 kW. Dikembangkan oleh Badan Akuisisi Pertahanan Jepang, sistem laser canggih ini menandai kemajuan signifikan dalam kemampuan senjata berenergi terarah – directed-energy weapon (DEW) Jepang. (more…)
Meski telah digunakan oleh militer Jepang sejak tahun 2020, namun produksi senapan serbu yang satu ini terus digenjot, inilah Type 20 senapan serbu standar Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) produksi Howa Machinery. Dari total pesanan yang hampir mencapai 30.00 pucuk, di tahun 2024 saja tercipta order sebanyak 9.927 pucuk Type 20. (more…)
Angkatan Bersenjata Swedia memborong puluhan ribu senapan serbu “AK 24”, bila dibaca sepintas bakal mengundang tanya, pasalnya bagaimana mungkin Swedia yang telah menjadi bagian dari NATO dan berseteru dengan Rusia, namun membeli senapan serbu AK. Angkatan Bersenjata Swedia diwartakan telah menerima 1.200 pucuk AK (dari total 22.500 pucuk yang dipesan). (more…)
Perang lumrah dimanfaatkan sebagai ajang uji coba atas produk alutsista terbaru yang belum terbayangkan bakal benar-benar digunakan dalam operasi militer. Seperti adopsi MartinUAV V-Bat, drone VTOL (Vertical Take-Off Landing) berdesain revolusioner yang telah diuji coba sejak tahun 2019, rupanya diam-diam telah digunakan oleh Ukraina untuk misi intai guna mengetahui posisi kedudukan artileri Rusia. (more…)
Yang harus diwaspadai oleh penembak jitu (sniper) adalah keberadaan gun fire locator, pasalnya perangkat ini mampu mendeteksi arah asal dan jarak asal tembakan. Di antara teknologi gun fire locator yang lumayan banyak diadopsi adalah yang menggunakan basis sensor akustik. Meski tidak sempurna, gun fire locator jenis ini bila dipadukan sengan senjata anti sniper dapat membuat posisi sniper terancam akibat tembakan balasan. (more…)