Sikorsky S-92A+ Terpilih Sebagai Helikopter Kepresidenan Korea Selatan yang Baru

Sikorsky (anak perusahaan Lockheed Martin) resmi terpilih untuk memasok helikopter S-92A+ sebagai armada Kepresidenan Korea Selatan (ROKAF) dalam program Presidential Helicopter II. Penunjukan varian generasi terbaru ini memperkuat kemitraan transportasi VVIP yang telah terjalin selama hampir dua dekade di Negeri Ginseng tersebut.

Baca juga: Kunjungan Ke Akmil Magelang, Presiden Macron dan Prabowo Gunakan Helikopter Leonardo AW189 ‘P-7001’

Untuk mendukung operasional armada kepresidenan yang baru ini, Sikorsky bekerja sama dengan mitra industri penerbangan lokal, Korea Aviation Engineering & Maintenance Service (KAEMS)—anak perusahaan dari Korea Aerospace Industries (KAI)—yang akan menangani pengerjaan integrasi peralatan misi di dalam negeri. Kontrak ini juga mencakup pengadaan peralatan misi khusus, suku cadang penting, hingga dukungan teknis lapangan secara berkelanjutan.

Sikorsky S-92A+ merupakan varian peningkatan berbasis platform S-92A yang dioptimalkan untuk transportasi kepala negara dan VVIP. Helikopter ini mengombinasikan standar keselamatan kelas tinggi, jarak jelajah jauh, serta kemampuan beroperasi di segala cuaca (all-weather capability).

Keunggulan utamanya meliputi peningkatan pada mesin berdaya lebih tinggi, penggunaan Phase IV main gearbox baru, serta peningkatan kapasitas muat (payload) maupun bahan bakar demi efisiensi operasional.

AgustaWestland AW101 VVIP: Mengintip Calon Helikopter Kepresidenan RI Terbaru

Sebagai helikopter transportasi VVIP/Kepresidenan, keluarga platform Sikorsky S-92 (termasuk S-92A dan varian militer VH-92A) telah dipercaya oleh berbagai negara. Selain Korea Selatan yang telah mengoperasikannya sejak 2007, Amerika Serikat menggunakannya melalui Korps Marinir AS (USMC) sebagai platform VH-92A Patriot untuk armada pesawat kepresidenan “Marine One”. Varian helikopter ini juga digunakan oleh beberapa kepala negara dan pemerintahan di berbagai wilayah untuk transportasi VIP resmi.

Dikapalkan dari Perancis, Menhan Sjafrie Uji Terbang Helikopter Angkut VIP Airbus H225M

Dari spesifikasi, helikopter twin-engine ini ditenagai oleh mesin turboshaft buatan General Electric (seri CT7) yang memungkinkannya mencapai kecepatan jelajah hingga 280 km/jam dengan jangkauan operasional mencapai lebih dari 900 km (tergantung konfigurasi tangki bahan bakar).

Kabinnya yang lapang dirancang khusus untuk kenyamanan eksekutif dengan tingkat peredaman bising dan getaran (active vibration control) yang canggih. Hingga kini, armada global S-92 telah mencatat lebih dari 2,6 juta jam terbang di 28 negara dengan tingkat kesiapan operasional (lifetime availability rate) melebihi 90 persen. (Bayu Pamungkas)

Changhe Z-8L: Reinkarnasi Super Frelon dengan Desain ‘Copas’ Sikorsky S-92

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *