Perkuat Taji Helikopter Serang Mi-28NE, Rusia Pasok 90 Peluncur Rudal Presisi LMUR ke Iran

Hubungan kemitraan militer antara Moskow dan Teheran dilaporkan semakin mendalam dan memasuki babak baru yang kian konkret. Berdasarkan hasil investigasi terbaru yang dirilis media ekonomi internasional Financial Times (FT), Rusia telah menyepakati penjualan 90 unit perangkat peluncur rudal helikopter ke Iran.

Baca juga: Konfirmasi Pembelian Su-35 Rusia, Iran Ungkap Jet Tempur Akan Dikirim Usai Perang

Laporan tersebut didasarkan pada dokumen rahasia jadwal produksi periode 2024–2025 milik BUMN pertahanan Rusia yang diperoleh grup intelijen swasta Ukraina, Dallas Analytics.

Dalam dokumen internal tersebut, pesanan ekspor peluncur rudal ditujukan kepada pembeli berkode khusus “K-10″—nama sandi yang biasa digunakan dalam kearsipan pertahanan Rusia untuk merujuk pada negara Iran. Pengadaan ini melibatkan Biro Desain Vympel sebagai pengembang utama, yang mendaftarkan pasokan peluncur tipe APU-L.

Peluncur APU-L dirancang secara khusus untuk mengusung rudal pemandu multiperan ringan yang dikenal sebagai LMUR (Lightweight Multipurpose Guided Missile) atau kodenama industri Izdeliye 305. Rudal presisi ini dilengkapi jalur komunikasi data (data-link) terintegrasi yang memungkinkan operator mengarahkan serta mengoreksi lintasan terbang rudal ke sasaran bergerak secara real-time. Di medan tempur, amunisi ini menjadi salah satu senjata udara-ke-permukaan paling efektif yang aktif digunakan helikopter serang Rusia saat beroperasi di Ukraina.

Bukan Rumor! Helikopter Serang Mi-28NE Kiriman dari Rusia Mulai Mengudara di Langit Iran

Secara teknis dan doktrin penerbangan militer, kombinasi peluncur APU-L dan rudal LMUR merupakan pasangan ideal bagi helikopter serang kelas berat seperti Mi-28NE (Night Hunter), yang sebelumnya telah dikonfirmasi mulai memperkuat armada Angkatan Udara Iran.

Kemampuan menembakkan rudal berpemandu optik dari jarak aman (stand-off range) ini diproyeksikan bakal mendongkrak taji serta daya gempur helikopter serang Mi-28 Iran dalam menghadapi potensi ancaman tempur darat maupun maritim secara presisi.

Kh-39 LMUR: Rudal ‘Stand-off’ untuk Helikopter Serang Rusia Mi-28NM dan Ka-52M

Meski demikian, laporan FT menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada konfirmasi independen mengenai apakah proses pengiriman fisik unit peluncur tersebut telah terealisasi penuh ke pihak Tehran. Kendati demikian, kesepakatan ini kian mempertegas skema kerja sama pertahanan timbal balik kedua negara, di mana Rusia sebelumnya juga dilaporkan memberikan bantuan teknis untuk pengembangan rudal jelajah supersonik Iran serta pengiriman sistem pertahanan udara portabel (MANPADS) Verba. (Bayu Pamungkas)

Helikopter Serang Mi-28NM Rusia Luncurkan Rudal Jelajah Mini S8000 Banderol, Taktik Baru Serangan Jarak Jauh

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *