Perkuat Armada Pasifik Rusia, Korvet Stealth Grozny (Steregushchiy Class Kesembilan) Resmi Diluncurkan

Armada Pasifik Angkatan Laut Rusia yang bermarkas di Vladivostok dipastikan akan menerima ‘suntikan’ kekuatan tempur bawah air dan maritim baru yang signifikan. Pada 23 Oktober 2026, Rusia secara resmi meluncurkan korvet stealth Steregushchiy class (Project 20380) kesembilan yang diberi nama Grozny (551) di galangan kapal Amur Shipbuilding Plant di Komsomolsk-on-Amur.
Peluncuran ini menjadi milestone penting karena Grozny merupakan unit kelima dari kelas tersebut yang dibangun khusus oleh galangan Amur untuk memperkuat Armada Pasifik Rusia. Dirancang oleh Almaz Central Marine Design Bureau untuk menggantikan korvet pesisir era Perang Dingin Grisha class (Project 1124), kapal perang seberat 2.200 ton ini kini memasuki fase pengerjaan outfitting dan integrasi sistem sebelum menjalani serangkaian uji coba laut (sea trials).
Proses pembangunan dan pengiriman kapal perang dari galangan Amur Shipbuilding Plant memiliki keunikan logistik tersendiri. Tidak seperti mayoritas galangan kapal utama Rusia yang berbasis di wilayah Eropa (seperti St. Petersburg atau Severodvinsk), galangan Amur terletak di Komsomolsk-on-Amur yang berada jauh di wilayah Timur Jauh Rusia. Lokasi ini berada di sepanjang Sungai Amur, sehingga kapal perang yang baru diluncurkan harus ditransfer menggunakan dok ponton khusus menuju galangan kapal pendukung di Vladivostok melalui jalur perairan pedalaman sebelum mencapai Laut Jepang.
Posisi geografis galangan di wilayah timur ini justru memangkas jalur transit panjang via Samudra yang biasa dialami kapal-kapal rakitan Eropa, sehingga memungkinkan Grozny untuk langsung diintegrasikan ke pangkalan utama Armada Pasifik di Vladivostok pasca-kelulusan uji coba negara.
Russia’s Amur Shipyard launched the Project 20380 corvette “Grozny” on October 23. It is the fifth corvette of the class built at the shipyard and the 10th Project 20380 corvette to be launched overall. Outfitting and sea trials will follow. https://t.co/jdqwqR0VMG
— H. Memarian (@HEMemarian) October 24, 2026
Project 20380 Steregushchiy-class corvette “Groznyy”(551) will not join Russia’s Pacific Fleet until at least 2028. https://t.co/bslC6nbqyz
— Massimo Frantarelli (@MrFrantarelli) October 24, 2026
Secara teknis, korvet Project 20380 Grozny memadukan struktur lambung baja dengan superstruktur komposit berbahan fiberglass penyerap gelombang radar (RAM) guna meminimalkan jejak Radar Cross Section (RCS). Punya panjang lambung 104,5 meter dan ditenagai empat mesin diesel Kolomna 16D49 berdaya total 23.664 hp, kapal ini mampu melesat hingga 27 knot dengan jarak jelajah 3.800 mil laut.
Untuk persenjataan anti-kapal permukaan, Grozny dibekali 8 rudal anti-kapal Kh-35 Uran dan meriam utama A-190 kaliber 100 mm. Pertahanan udaranya mengandalkan 12 sistem peluncur vertikal (VLS) Redut yang menampung rudal 9M96E2 (jangkauan 120 km) atau rudal jarak pendek 9M100, disokong dua kanon CIWS AK-630M kaliber 30 mm.
Sementara untuk misi peperangan anti-kapal selam (ASW), kapal ini dilengkapi helikopter Ka-27, sonar Zarya-M dan Vinyetka, serta dua peluncur empat tabung Paket-NK kaliber 324 mm yang berfungsi ganda sebagai penghancur kapal selam sekaligus penyergap torpedo (anti-torpedo).
Kehadiran Grozny diproyeksikan akan meningkatkan populasi korvet Project 20380 di Armada Pasifik sebesar 25 persen—membawa total armada menjadi lima unit bersama Sovershenny class, yang saat ini terdapat Gromkiy, Aldar Tsydenzhapov, dan Rezkiy.
Jika ditotal, kelima korvet siluman ini menyumbang kekuatan tempur berupa 40 rudal Kh-35, 60 sel VLS Redut, dan 40 tabung Paket-NK di kawasan perbatasan Pasifik Timur, Laut Okhotsk, hingga Laut Cina Selatan. (Gilang Perdana)
Latma “Orruda 2024” Korvet Stealth Steregushchiy Class Andalkan Sistem Rudal Hanud ‘Redut’


