Korps Marinir Uji Fungsi RPG Norinco Type 69-1 HEAT: Desain Klasik Senjata Bantu Infanteri

Korps Marinir TNI AL kembali memperkuat kesiapan operasional prajuritnya melalui penambahan dan pengujian material tempur terbaru dalam jajaran Senjata Bantu Infanteri (Senbanfi). Komandan Brigif 2 Marinir, Kolonel Marinir Eko Budi Prasetyo Adi Saputro, mendampingi Kepala Staf Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan, secara langsung memimpin kegiatan uji fungsi muatan amunisi Granat Anti-Tank Type 69-1 40 mm High Explosive Anti-Tank (HEAT) produksi Norinco, Cina, yang digelar di lapangan tembak Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 3 Grati, Pasuruan, Jawa Timur.

Baca juga: Roket Anti Tank dengan Peluncur Disposable RPG-75 Perkuat Senjata Pasukan Pendarat TNI

Pengujian ini difokuskan untuk memastikan keandalan, keandalan fungsional, serta efektivitas material tempur dalam mendukung doktrin pertempuran modern prajurit baret ungu di berbagai spektrum medan operasi, mulai dari perang perkotaan (urban warfare), medan bergunung, hingga pertempuran pendaratan amfibi.

Secara teknis, RPG Type 69-1 buatan BUMN pertahanan Norinco (China North Industries Corporation) merupakan varian turunan (direct copy dan pengembangan) dari peluncur roket legendaris RPG-7 era Uni Soviet yang telah membuktikan reputasinya di berbagai konflik global.

Sistem senjata panggul tanpa tolak balik (recoilless rocket-propelled grenade launcher) ini mengusung kaliber tabung peluncur 40 mm yang mampu menembakkan munisi dengan proyektil berdiameter hingga 85 mm pada hulu ledaknya. Varian Type 69-1 membawa sejumlah penyempurnaan ergonomis dan operasional yang membedakannya secara visual maupun teknis dari varian awal RPG-7 Soviet.

 

View this post on Instagram

 

Ciri khas paling menonjol pada Type 69-1 adalah penghapusan pegangan tangan belakang (rear pistol grip), menggantikannya dengan desain satu pegangan depan yang terintegrasi dengan mekanisme pemicu tunggal, serta penambahan bipod yang dapat dilipat (foldable bipod) tepat di bawah bagian tengah tabung peluncur untuk meningkatkan stabilitas tembakan saat penembak berposisi tiarap (prone position).

Selain itu, tabung bagian belakang dilindungi pelindung panas (heat shield) berbahan sintetis atau kayu yang dimodifikasi untuk melindungi penembak dari radiasi panas pembakaran pendorong roket.

RPG-7: Simple & Deadly – Andalan Senjata Bantu Infanteri Korps Marinir TNI AL

 

RPG-7: Rahasia Di Balik Kelemahan dan Keunggulan Granat Berpeluncur Roket Terpopuler

RPG-7: Rahasia Di Balik Kelemahan dan Keunggulan Granat Berpeluncur Roket Terpopuler

Meskipun mengusung siluet old school khas era Perang Dingin, keunggulan utama yang ditawarkan Norinco pada platform Type 69-1 ini terletak pada modernisasi amunisi serta peningkatan akurasi optik. Munisi 40 mm HEAT Type 69-1 dirancang dengan hulu ledak muatan terpusat (shaped charge) yang mampu menembus pelat baja lapis baja homogen (RHA/Homogeneous Armour) hingga ketebalan 300 mm hingga 400 mm, menjadikannya ancaman nyata bagi kendaraan tempur lapis baja ringan, kendaraan angkut personel (APC), benteng pertahanan beton, maupun pos pengamatan musuh.

Keunggulan komparatif lainnya terletak pada bobot peluncur yang relatif ringan (sekitar 5,6 kg tanpa amunisi), kesederhanaan mekanis, daya tahan ekstrem terhadap lingkungan basah dan berlumpur khas medan pendaratan amfibi, serta efisiensi biaya operasional yang sangat tinggi.

Trophy APS Melempem, MBT Merkava MK 4 Israel ‘Rontok’ oleh Serangan RPG-7 dan Drone Hamas

Norinco juga membekali sistem ini dengan pembidikan optik modern Diopter/Optical Sight (seperti teleskopik Type 69) yang dilengkapi garis retekil pencerang jarak (stadiametric rangefinder) serta fitur penyesuaian koreksi angin (windage adjustment), memfasilitasi penembakan presisi terhadap sasaran bergerak hingga jarak efektif 200 hingga 300 meter.

Kombinasi ketangguhan mekanis desain klasik dan efektivitas destruktif amunisi modern buatan Cina ini menjadikan RPG Type 69-1 sebagai pengganda daya gempur yang sangat ideal bagi regu infanteri Korps Marinir dalam melumpuhkan kekuatan lapis baja musuh di garda depan. (Bayu Pamungkas)

‘Water Spider’: Micro-USV Kamikaze Unik Vietnam Berbasis Mainan RC dan Roket RPG-7

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *