
Angkatan Darat Vietnam baru saja memperkenalkan inovasi maritim asimetris yang langsung memicu perdebatan hangat di kalangan pengamat pertahanan. Platform eksperimental tersebut resmi dinamakan Water Spider, sebuah drone maritim mikro (Micro Unmanned Surface Vessel / Micro-USV) yang dirancang secara mandiri. (more…)

Di musim dingin yang mencapai suhu di bawah nol derajat celcius, tak membuat konflik antara Ukraina dan Rusia mengendor. Sebaliknya perang semakin brutal dengan hadirnya improvisasi baru di lapangan, termasuk pada pengguaan drone kamikaze. Dengan dimensi yang relatif kecil, drone kamikaze unggul dalam kelincahan manuver, namun punya konsekuensi pada daya ledak yang terbatas. (more…)

Sumber tak resmi menyebut setidaknya enam unit Main Battle Tank (MBT) Merkava Mark (MK) 4 Israel ‘rontok’ dalam serangan Hamas pada 7 Oktober lalu. Rontoknya MBT Merkava disebut karena dua sebab, yakni sebagai akibat serangan drone dan serangan roket anti tank. Kabar rontoknya Merkava yang notabene telah dilengkapi Trophy active protection system (APS), telah membetot perhatian dunia, mengapa sistem APS di salah satu MBT tercanggih tersebut tidak beraksi? (more…)

Gelaran HUT TNI Ke-69 di Dermaga Koarmatim Surabaya, Jawa Timur (7/10), masih menyisakan decak kagum bagi warga di Tanah Air. Sesuai janji panitia, sebagian besar alutsista dihadirkan dalam wujud defile besar-besaran. Bagi pemerhati alutsista, kehadiran tipe-tipe alat perang yang dipamerkan sudah bisa ditebak sejak lama. Tapi nyatanya ada satu jenis alutsista yang lolos dari pantauan, dan ranpur ini memang baru mendarat sekitar H-7 lewat layanan cargo di bandara Soekarno Hatta. Uniknya, awal terendusnya sosok alutsista ini lebih banyak membuat ‘kaget’ ketimbang rasa bangga. (more…)

Bicara tentang battle proven dan popularitas, RPG-7 (Rocket Propelled Grenade) hingga kini masih menjadi senjata jawara untuk unit infanteri, milisi, pemberontak, hingga teroris. Dikenal bandel, punya sistem kerja sederhana, mudah dalam perawatan, dan punya fleksibilitas hulu ledak, menjadi magnet tersendiri untuk permintaan RPG-7, termasuk senjata ini dipercaya sebagai senjata bantuan infanteri (senbanif) untuk Korps Marinir TNI AL. (more…)

Selain senapan serbu AK-47, granat berpeluncur roket RPG -7 layak dinobatkan sebagai senjata perorangan besutan Uni Soviet yang legendaris melintasi batas jaman dan telah digunakan banyak negara. Sejak dioperasikan AD Soviet pada tahun 1961, kini 73 negara telah mengoperasikan RPG-7, dan seperti halnya AK-47, RPG-7 juga banyak diproduksi oleh negara lain. Meski agak belakangan, Indonesia akhirnya ikut bergabung sebagai pengguna resmi RPG-7. (more…)