Korps Marinir TNI AL kembali memperkuat kesiapan operasional prajuritnya melalui penambahan dan pengujian material tempur terbaru dalam jajaran Senjata Bantu Infanteri (Senbanfi). Komandan Brigif 2 Marinir, Kolonel Marinir Eko Budi Prasetyo Adi Saputro, mendampingi Kepala Staf Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan, secara langsung memimpin kegiatan uji fungsi muatan amunisi Granat Anti-Tank Type 69-1 40 mm High Explosive Anti-Tank (HEAT) produksi Norinco, Cina, yang digelar di lapangan tembak Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 3 Grati, Pasuruan, Jawa Timur. (more…)