Uji Coba Fatah-IV ER (Extended Range): Pakistan Perluas Jangkauan Rudal Jelajah Domestik Berakurasi Tinggi

Pakistan berhasil melaksanakan uji coba penerbangan untuk varian jarak jauh (extended range) dari rudal jelajah peluncur darat Fatah-IV ER. Peluncuran yang disaksikan langsung oleh Presiden Asif Ali Zardari, Perdana Menteri Shehbaz Sharif, serta Kepala Staf Angkatan Darat, menandai babak baru dalam penguatan doktrin serangan presisi jarak jauh (conventional deep-strike) di bawah komando Army Rocket Force Command (ARFC) Pakistan.

Baca juga: Iran Pamerkan ‘Fattah’ – Rudal Balistik Hipersonik Pertama dengan Kecepatan Mach 15

Kehadiran nama “Fatah” pada alutsista Pakistan ini menarik perhatian karena selama ini nama Fattah lebih tersohor sebagai lini rudal balistik hipersonik buatan Iran. Berbeda dari Iran, Pakistan mengadopsi nama Fatah-IV untuk lini rudal jelajah (cruise missile) buatan dalam negeri yang dirancang khusus sebagai amunisi konvensional taktis berpresisi tinggi untuk menghantam sasaran bernilai tinggi seperti pangkalan udara, radar, dan pusat komando musuh.

Lini rudal Fatah-IV dikembangkan secara mandiri oleh lembaga riset pertahanan nasional Pakistan, National Engineering and Scientific Commission (NESCOM), sementara pemasaran ekspornya ditangani oleh Global Industrial & Defence Solutions (GIDS).

Pada varian standar (baseline) Fatah-IV, sistem rudal ini memiliki dimensi panjang 7,5 meter, diameter sasis 0,5 meter, serta bobot peluncuran mencapai 1.530 kg. Mengusung hulu ledak tipe blast fragmentation seberat 330 kg, rudal ini diotaki solid launch booster untuk tahap awal dan mesin miniature turbojet untuk fase jelajah subsonik dengan kecepatan Mach 0,7.

Sistem navigasinya memadukan navigasi satelit, Inertial Navigation System (INS), Terrain Contour Matching (TERCOM), serta Digital Scene-Matching Area Correlation (DSMAC) yang memungkinkan penerbangan sangat rendah (terrain-hugging flight) hingga ketinggian 50 meter di atas permukaan tanah guna meminimalkan deteksi radar lawan dengan akurasi Circular Error Probable (CEP) di bawah 5 meter.

Pengembangan varian Fatah-IV ER membawa sejumlah pembaruan teknis utama dibanding varian awal. Jika varian standar Fatah-IV memiliki jangkauan operasional sejauh 750 km, varian Fatah-IV ER diperkirakan pengamat pertahanan mampu menjangkau sasaran hingga 1.000 km bahkan berpotensi menembus 1.500 km.

Rekaman video peluncuran juga memperlihatkan Fatah-IV ER mengusung desain sayap lipat (folding wings) yang terpasang di luar bodi (fuselage), mengindikasikan volume bahan bakar internal yang lebih besar serta efisiensi manufaktur yang lebih tinggi.

Selain itu, varian ER ini dibekali paket avionik canggih dan sistem pemandu navigasi termutakhir untuk meningkatkan ketahanan terhadap perangan elektronik (jamming) serta mempertinggi tingkat kelangsungan hidup (survivability) rudal saat menembus kubah pertahanan udara musuh.

Melalui modernisasi Fatah-IV ER, NESCOM berhasil membangun satu platform dasar (core platform) yang fleksibel dan mudah disesuaikan untuk berbagai kebutuhan operasional. Konsep standardisasi ini tidak hanya menekan biaya produksi massal untuk Angkatan Darat Pakistan, tetapi juga diterapkan pada varian anti-kapal Harbah NG untuk Angkatan Laut.

Diangkut menggunakan kendaraan peluncur bergerak (Transporter Erector Launcher/TEL) beroda yang memuat tiga tabung peluncur (canisters), keberhasilan uji coba varian ER ini memperkuat posisi Pakistan dalam memproduksi alutsista mandiri sekaligus meningkatkan daya saing rudal jelajah buatan mereka di pasar ekspor internasional. (Gilang Perdana)

P-282 SMASH: Rudal Balistik Anti Kapal Hipersonik, Buatan Pakistan dengan Sentuhan Teknologi Cina

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *