USAF Pensiunkan EC-130H Compass Call, Era Baru Pesawat Perang Elektronik Dimulai

Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) resmi mengakhiri perjalanan panjang EC-130H Compass Call, pesawat perang elektronik (electronic warfare) yang selama lebih dari empat dekade menjadi salah satu aset penting dalam operasi militer AS.
Pesawat dengan nomor ekor 1590 tersebut menjalani penerbangan terakhir pada 2 September 2026. Dua pekan kemudian, pada 18 September, EC-130H secara resmi dipensiunkan dalam upacara di Davis-Monthan Air Force Base, Arizona. Berbasis pada C-130 Hercules, EC-130H bukan pesawat angkut biasa. Bagian dalamnya dipenuhi perangkat elektronik yang dirancang untuk mengganggu komunikasi, radar, serta sistem komando dan kendali milik lawan.
Secara sederhana, Compass Call bekerja dengan cara “mengacaukan” spektrum elektromagnetik (gelombang radio yang digunakan berbagai sistem komunikasi dan sensor), sehingga lawan mengalami kesulitan berkomunikasi dan mengoordinasikan pasukannya.
Namun, usia pesawat menjadi salah satu alasan utama USAF melakukan pergantian platform. EC-130H kini digantikan oleh EA-37B Compass Call, pesawat perang elektronik yang menggunakan basis jet bisnis Gulfstream G550 yang telah dimodifikasi secara ekstensif.
🇺🇲 U.S. Air Force EC-130H and EA-37B Compass Call aircraft assigned to the 55th Electronic Combat Group fly in formation over Southern Arizona, Sep. 2, 2026, marking the former’s final flight and the official passing of the Compass Call mission to the latter.
(📸/USAF photo by… pic.twitter.com/9zv7FkzYMd
— Guy Plopsky (@GuyPlopsky) September 22, 2026
Perbedaannya cukup mencolok. EA-37B mampu beroperasi hingga ketinggian sekitar 51.000 kaki (15.500 meter) dan mencapai kecepatan sekitar 600 knot (965 km/jam). USAF juga menyebut pesawat baru ini membutuhkan sekitar 30 persen lebih sedikit personel dibandingkan EC-130H. Meski pesawatnya berubah, misi Compass Call tidak ikut pensiun. Kemampuan untuk mengganggu dan menekan sistem komunikasi serta jaringan elektronik lawan tetap dipertahankan melalui EA-37B.
Bagi USAF, transisi ini bukan sekadar mengganti pesawat tua dengan platform baru. Pergantian tersebut merupakan bagian dari upaya memperbarui kemampuan perang elektronik untuk menghadapi medan tempur modern yang semakin bergantung pada jaringan komunikasi, sensor, dan sistem digital. Dengan pensiunnya EC-130H, satu babak panjang operasi perang elektronik Amerika Serikat resmi berakhir. Kini, tugas tersebut memasuki era baru bersama EA-37B.
Bagi dunia pertahanan, pensiunnya EC-130H juga memperlihatkan bagaimana perang elektronik terus berkembang mengikuti perubahan teknologi. Jika dahulu platform besar berbasis pesawat angkut menjadi pilihan utama, kini misi serupa dapat dijalankan menggunakan jet yang lebih cepat, tinggi, dan efisien.
EA-37B dirancang untuk beroperasi di lingkungan pertempuran yang semakin kompleks, ketika komunikasi digital, jaringan data, radar, dan sistem kendali menjadi bagian penting dari operasi militer. Kemampuan untuk mengganggu atau menekan sistem tersebut dapat memberikan keuntungan strategis tanpa harus menghancurkan target secara langsung. Karena itu, perang elektronik kini semakin dipandang sebagai elemen penting dalam operasi udara modern dan peperangan berjejaring di masa mendatang.(Nurhalim)
EC-37B Compass Call – Pesawat Spesialis Peperangan Elektronika Terbaru USAF, Pengganti EC-130H


