Kalashnikov Kembangkan Munisi Kaliber Baru, Didesain Tembus Rompi Anti Peluru dan Jangkau Jarak Tempur Efektif

Pabrikan senjata legendaris asal Rusia, Kalashnikov Group, mengonfirmasi tengah mengembangkan amunisi dengan kaliber dan solusi balistik baru. Pengembangan ini ditujukan khusus untuk meningkatkan daya tembus terhadap rompi anti-peluru (body armor) modern serta memperjauh jarak tembak efektif (effective combat range) dalam pertempuran darat.

Baca juga: Tampil ala Cyborg, Pasukan Infanteri Cina Dilengkapi Eksoskeleton ‘Robotic Suite’

Direktur Utama Kalashnikov Group, Alan Lushnikov, mengungkapkan hal tersebut dalam wawancara khusus bersama Direktur Jenderal Kantor Berita TASS, Andrey Kondrashov. Lushnikov menegaskan bahwa penguasaan teknologi kaliber baru merupakan kebutuhan krusial agar personel militer tidak berada dalam posisi inferior di medan pertempuran modern.

“Kami sedang mengerjakan hal ini. Kami sedang mengembangkan solusi balistik yang baru,” ujar Lushnikov saat menanggapi pertanyaan mengenai respons industri pertahanan Rusia terhadap perkembangan perlengkapan perlindungan personel lawan.

Menurut Lushnikov, dorongan untuk menciptakan kaliber baru tidak hanya berfokus pada kemampuan merusak body armor masa kini dan masa depan, tetapi juga mencakup efisiensi jangkauan tembak langsung (direct combat range). Karakteristik balistik baru ini dipastikan akan mengubah konfigurasi total dari amunisi serta platform senjata penyedianya.

“Jika kita tidak menyelesaikan masalah ini, kita akan berada dalam posisi yang dirugikan. Ini adalah solusi balistik yang berbeda, kaliber yang berbeda, dan sebagai hasilnya, menghasilkan serangkaian karakteristik teknis yang berbeda secara keseluruhan. Jika Anda kalah secara teknis dan teknologi dari musuh, Anda akan kalah di medan perang,” tegas Lushnikov.

Langkah Kalashnikov ini sejalan dengan tren global di mana negara-negara kekuatan utama dunia, termasuk militer Barat lewat program Next Generation Squad Weapons (NGSW), mulai beralih dari kaliber standar lama (seperti 5.56×45mm NATO atau 5.45×39mm Soviet) menuju kaliber baru yang memiliki energi kinetik lebih tinggi untuk menembus plat keramik anti-peluru tingkat tinggi.

Pengembangan amunisi dan kaliber baru ini menjadi bagian integral dari program target komprehensif antardepartemen Rusia untuk pengembangan perlengkapan dan persenjataan personel militer hingga tahun 2035. Melalui proyek ini, Kalashnikov bersiap menghadirkan generasi baru senjata ringan (small arms) yang disesuaikan dengan dinamika ancaman di medan perang modern. (Gilang Perdana)

Senapan Serbu AK-308: Upaya Kalashnikov Terjun di Kaliber NATO 7,62x51mm

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *