Gunakan Sasis Boxer Tracked, KNDS Luncurkan RCH 155 LORAS, Penerus SPH CAESAR

Menjawab tingginya kebutuhan akan daya gempur presisi jarak jauh yang berkaca dari doktrin perang modern, KNDS (KMW+Nexter Defense Systems) resmi meluncurkan sistem artileri mutakhir yang diberi label LORAS (Long-Range Artillery System) di Eurosatory 2026.
Kehadiran LORAS langsung diproyeksikan oleh para pengamat militer sebagai kandidat kuat suksesor atau penerus dari sistem Self Propelled Howitzer (SPH) legendaris CAESAR yang saat ini telah teruji di berbagai teater pertempuran.
Langkah strategis KNDS ini menegaskan komparasi penting bahwa dominasi artileri modern di masa depan akan sangat ditentukan oleh kombinasi antara mobilitas tinggi dan jarak jangkau tembakan yang semakin ekstrem.
Nilai jual utama sekaligus lompatan teknologi paling radikal pada LORAS terletak pada konfigurasi persenjataan utamanya. Sistem artileri ini mengusung meriam masif berkaliber 155 mm dengan panjang laras mencapai 58 kaliber (155 mm/58). Spesifikasi ini secara signifikan jauh lebih panjang dibandingkan dengan standar laras artileri modern saat ini yang umumnya mentok di angka 52 kaliber—seperti yang melekat pada armada CAESAR eksisting atau SPH sejenisnya.
🇩🇪🇫🇷 KNDS unveiled new LORAS long-range artillery system family at Eurosatory 2026. @KNDS_France
LORAS (LOng Range Artillery System) is a 155mm 58 caliber artillery system that has a firing range of over 60 km and reaching ranges of up to 100 km with special munitions.
The… pic.twitter.com/R4KihwdbrK
— DefPost (@defpostmedia) June 16, 2026
Perpanjangan laras menjadi 58 kaliber ini secara matematis memberikan tekanan gas pembakaran yang lebih konstan dan optimal di dalam laras. Hasilnya, LORAS dilaporkan mampu menghantam target permukaan dengan sangat akurat pada jarak standar 60 kilometer, bahkan jangkauan mautnya dapat didongkrak hingga menembus radius fantastis sejauh 100 kilometer jika menggunakan amunisi pintar berpemandu khusus.
Varian LORAS yang didebutkan secara resmi oleh KNDS pada pembukaan Eurosatory 2026 justru mengadopsi platform kendaraan beroda rantai (tracked) melalui sistem RCH 155 LORAS. Untuk demonstrasi ini, kubah meriam otomatis Artillery Gun Module (AGM) berlaras 155mm/58 kaliber tersebut dicangkokkan di atas sasis lapis baja berantai Boxer Tracked (varian roda rantai dari ranpur legendaris Boxer).
KNDS unveils the LORAS long-range artillery system, potential successor to the CAESAr,based on a 155 mm/58 caliber gun [therefore longer than a 155 mm/52 caliber gun, designed to equip wheeled or tracked vehicles,they will be able to hit targets located 60 km away, or even 100 km pic.twitter.com/lLvitcQvUQ
— Valhalla (@ELMObrokenWings) June 17, 2026
Sasis roda rantai seberat 45 ton ini sengaja dipilih karena menawarkan kapasitas beban modul yang lebih besar serta mobilitas lintas medan (cross-country) yang luar biasa tangguh untuk melahap medan berat berlumur lumpur (off-road) di garis depan. Kendati demikian, berkat arsitektur sasis modularnya, sistem laras panjang LORAS ini juga dirancang fleksibel agar ke depannya bisa dipasang pada platform kendaraan beroda ban (wheeled) 8×8 maupun sasis tank lain sesuai kebutuhan logistik negara pengguna.
MKE Yavuz – Self Propelled Howitzer Produksi Turki dengan Platform Truk MAN 6×6
Dengan kemampuan menembak hingga radius 100 kilometer, LORAS memposisikan dirinya tidak lagi sekadar sebagai senjata bantuan tembakan taktis infanteri garis depan, melainkan sudah bergeser menjadi aset serangan strategis (strategic strike asset).
Di era peperangan elektronika dan ancaman drone intai yang masif seperti saat ini, kemampuan stand-off jarak jauh yang ditawarkan oleh LORAS memberikan tingkat kelangsungan hidup (survivability) yang sangat tinggi bagi kru artileri untuk melancarkan taktik tembak-dan-lari (shoot-and-scoot) sebelum berhasil diendus oleh radar kontra-artileri lawan. (Gilang Perdana)
‘Terkuak’ Sosok PLZ-05B 155mm – Self Propelled Howitzer Tracked Terbaru Cina yang Misterius


