Tag: ToT

Rudal AR-1/AR-2: Opsi Senjata Utama Untuk Drone Tempur Wing Loong I Indonesia

Bila tak ada aral melintang, Indonesia bakal menjadi negara pertama, setidaknya di Asia Tenggara yang memiliki drone tempur alias UCAV (Unmanned Combat Aerial Vehicle) dengan dipilihnya empat unit Wing Loong I untuk memperkuat Skadron Udara 51. Tentu kita tak berharap saat Wing Loong tiba namun tanpa bekal senjata. Seperti halnya pengadaan jet tempur, idealnya paket sistem senjata sudah dicanangkan sedari awal. (more…)

Komodo D5: Intip Dari Dekat Senapan Serbu PJD “Made In Bekasi”

Senapan serbu SS-2 buatan BUMN PT Pindad tak pelak menjadi senjata laras panjang kebanggaan nasional, namanya terbilang harum setelah beberapa kali merajai kompetisi tembak internasional. Nah, dalam konteks lokal, ternyata ada senapan serbu D5 buatan PT Komodo Armament Indonesia, disebut lokal lantaran manufaktur swasta ini memang berlokasi di kawasan Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Bahkan secara khusus Komodo Armament Indonesia memberi grafir bertuliskan “Made In Bekasi Indonesia” pada produknya. (more…)

Inilah “Jalak,” Target Drone Lansiran PT Sari Bahari

Di Indo Defence 2016, pihak PT Sari Bahari telah mengalihfungsikan prototipe rudal Petir sebagai target drone. Dan satu tahun berselang, ada kabar bahwa sosok yang awalnya dibesut sebagai rudal permukaan ke permukaan ini telah berganti nama menjadi “Jalak.” Tentu perubahan nama ini ada maksudnya, sementara pengembangan Petir sebagai rudal permukaan ke permukaan terus dilanjutkan dengan desain dan spesifikasi yang baru. (more…)

G-Fortar: Giroskop Militer Berbasis Serat Optik Rancangan Tim Teknik Fisika ITB

Perangkat G-Fortar.

Dalam pola operasi yang mengandalkan mobilitas tinggi, setiap meriam atau kanon di kapal perang dan ranpur (kendaraan tempur) membutuhkan perangkat untuk menstabilkan posisi laras ke arah sasaran. Maklum saja, di tengah laut yang bergelombang, kapal perang dituntut suatu waktu untuk melakukan tembakan ke sasaran secara presisi, begitu pun dengan tank dan panser, upaya penembakan sembari kendaraan melaju mutlak dilakukan dalam situasi tertentu. Dan tanpa dukungan perangkat yang disebut giroskop semua itu rasanya amat sulit dilakukan. (more…)

Sukhoi di Indonesia, Antara Kontroversi dan Kebutuhan Akan Efek Deteren

Bagi Sukhoi rupanya tak sia-sia ikut tampil dalam Indonesian AirShow (IAS) 1996 di Bandara Soekarno-Hatta, selain sukses membetot perhatian publik, para petinggi TNI (d/h- ABRI) rupanya ikut dibuat kagum dengan akrobatik udara dari pesawat twinjet Su-27 dan Su-30 dengan kemampuan air superiority tersebut. Meski saat itu baru sebatas melirik tanpa proyeksi membeli, bisa dibilang IAS 1996 sebagai ‘pembuka jalan’ debut jet tempur Sukhoi di Indonesia. (more…)

Setelah Raih Kontak Upgrade C-130 Hercules TNI AU, Honeywell Kini Ajukan Proposal Upgrade F-16 C/D Block52ID

Setelah berhasil meraih kontrak untuk melakukan upgrade pada 18 unit C-130 Hercules TNI AU, Honeywell Aerospace, manufaktur perangkat avionik dan navigasi dari Amerika Serikat, dikabarkan juga telah mengungkapkan proposal lain untuk kebutuhan alutsista TNI AU, yakni paket upgrade untuk 24 unit F-16 C/D Block52ID, jet tempur refurbish bekas pakai dari AU AS yang kini memperkuat dua skadron tempur TNI AU. (more…)

Prototipe Self Propelled MLRS dari Bandung, Tampilkan Desain ‘Kawin Silang’ Anoa-HIMARS

Untuk urusan kreativitas, para kreator muda Indonesia punya segudang imajinasi dan mimpi, tak terkecuali dalam bidang rancang bangun alutsista. Puluhan jenis prototipe sudah dirilis, meski baru sebagian kecil yang berujung pada fase produksi, kondisi tersebut tak mengurangi animo kreator untuk menelurkan rancangannya dalam wujud prototipe, terlebih dengan mendapat dukungan dari Balitbang Kementerian Pertahanan (Kemhan). Seperti wujud yang terbaru berupa penampakan prototipe kendaraan peluncur roket multi laras besutan PT Prafir Jaya Abadi di Bandung, Jawa Barat.  (more…)

FNS Vendémiaire: Frigat “Minimalis” Representasi Kekuatan Perancis di Wilayah Koloni

Meski keberadaan Perancis nun jauh di Eropa, negara yang hingga kini mempunyai beberapa koloni di Pasifik ini tak pernah lupa untuk menunjukan kehadiran militernya di kawasan. Salah satu buktinya Perancis sengaja menciptakan kapal perang dengan genre light patrol frigate Floréal class. Jangan bayangkan atribut alutsista kelas berat di kapal perang ini, lantaran Floréal class memang diciptakan untuk menghadapi konflik berintensitas rendah dan melindungi Zona Ekonomi Eksklusif di wilayah koloni. (more…)