Dalam upaya mengejar target MEF (Minimum Essential Force) II, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI terus berupaya melakukan pemenuhan kebutuhan alutsista untuk tiga marta TNI. Seperti pada Rabu, 9 Januari 2019, Kemhan melangsungkan seremoni penandatanganan kontrak dengan PT Dirgantara Indonesia untuk pengadaan helikopter angkut berat untuk TNI AU dan helikopter serbu untuk Puspenerbad TNI AD. (more…)
Nun jauh sebelum Satuan Infanteri TNI AD menggunakan rudal anti tank Saab NLAW, MBDA Milan dan FGM-148 Javelin Block I, maka pada dekade 60-an, infanteri TNI AD nyatanya sudah pernah mengoperasikan rudal anti tank generasi awal yang peluncurannya dengan cara dipandu full manual lewat kabel, atau yang kondang disebut MCLOS (Manual Command to Line of Sight) wire guided. Rudal yang dimaksud disini adalah ENTAC (ENgin Téléguidé Anti-Char) buatan Perancis. (more…)
Selain disasar untuk pemenuhan kebutuhan alutsista di dalam negeri, medium tank Pindad yang kini sudah resmi berlabel “Harimau” juga ditargetkan untuk mampu di ekspor. Sesuai pembagian area pemasaran, Turki akan menawarkan medium tank tersebut ke wilayah Afrika, sementara Indonesia fokus untuk menggarap peluang pemasaran di Asia – Pasifik.
PT Pindad secara resmi belum pernah menyebut seri Senapan Serbu (SS-3) hingga Juni 2016 silam. Kala itu, Pindad di Gedung Kementerian Pertahanan RI barulah resmi meluncurkan sosok SS-3 sebagai Designated Marksman Rifle yang mengusung kaliber NATO 7,62 x 51 mm. Namun sebelumnya, kebanyakan orang kadung mempersepsikan SS-3 sebagai senapan serbu bullpup. (more…)
Sebelum membuat tulisan ini kami mengira bila AMX-13 Armoured Recovery Vehicle (ARV) adalah tank reparasi pertama yang ada di Indonesia, persisnya yang dioperasikan oleh Satuan Kavaleri TNI AD. Namun ternyata ada yang lebih tua dari AMX-13 ARV, yang dimaksud adalah salah satu varian dari M32 Tank Recovery Vehicle (TRV). Meski tak jelas kapan pernah dioperasikan oleh Kavaleri TNI AD, namun foto di atas mempertegas adanya sosok tank reparasi yang dibangun dari sasis tank tempur M4 Sherman di Indonesia. (more…)
Setelah kabar yang menerpa bahwa sebagian armada Sukhoi Su-30MKM AU Malaysia ternyata tidak serviceable, kini dari matra darat Negeri Jiran muncul kabar, yakni armada tank ringan Alvis Scorpion yang dioperasikan Tentera Darat Malaysia secara keseluruan disebut-sebut sudah tak beroperasi lagi. Dalam hitungan alutsista, Scorpion memang bukan tank baru, tapi jika disebut terlalu tua juga belum pas, sampai saat ini Kavaleri TNI AD masih mengoperasikan tank ringan buatan Inggris ini. (more…)
Di ajang Indo Defence 2018 yang digelar 7 – 10 November lalu, sejatinya bukan hanya prototipe medium tank PT Pindad dan FNSS yang diberi livery bendera Indonesia dan Turki, ada sosok ranpur 4×4 di booth indoor yang juga tampil dengan identitas dua bendera tersebut. Yang dimaksud adalah Ejder Yalcin 4X4 buatan Nurol Makina, manufaktur peralatan militer asal Turki. (more…)
Meski tank punya kemampuan melintasi beragam medan berat yang pastinya ‘kotor,’ tapi ada satu bagian yang harus dipastikan kebersihannya, dan ini langsung berkaitan pada fungsi utama dari tank itu sendiri. Yang dimaksud adalah kebersihan pada lubang laras. Tentu kelancaran pada proses penembakan meriam dapat tercipta bila komponen pada laras bersih dan terawat baik. (more…)
Kondisi medan yang berat di Papua, mengharuskan adanya operasi mobil udara (mobud), khususnya menggunakan wahana helikopter untuk fungsi dropping personel/logistik, termasuk pada upaya evakuasi jenazah salah satu anggota TNI pada insiden pembunuhan brutal pekerja proyek Trans Papua pada 2 Desember 2018 di Nduga, Papua. (more…)
Masih ingat dengan mortir mekatronik (mekanik elektronik) yang dikembangkan Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislitbangad) pada tahun 2016/2017? Memang masih dalam status prototipe, namun senjata bantu infanteri mekanis tersebut kini telah melangkah lebih maju, yaitu dengan bergabungnya PT Pindad dalam pembuatan prototipe yang lebih matang, seperti dengan material yang lebih pas, serta menyesuaikan kebutuhan sebenarnya agar kelak memperoleh sertifikasi dari Dislitbangad. (more…)