Selain pelibatan kekuatan udara dan artileri berat, seperti howitzer dan MLRS (Multiple Launch Rocket System), konflik di perabatasan antara Thailand dan Kamboja, mulai mengundang aksi kendaraan tempur (ranpur) berat, dalam hal ini Angkatan Darat Thailand diwartakan telah mengerahkan MBT (Main Battle Tank) T-84 Oplot. (more…)
Dua negara bertetangga di Asia Tenggara kini tengah jual beli serangan akibat konflik di perbatasan, meski Thailand punya keunggulan air superiority dan air to ground attack, namun, Kamboja tak bisa dipandang sebelah mata, pasalnya arsenal artileri roket Angkatan Darat Kamboja lebih unggul ketimbang Thailand, dan pada eskalasi 24 Jul 2025, serangan roket MLRS Kamboja telah menelan kerugian besar disisi Thailand. (more…)
Menteri Pertahanan Thailand, Phumtham Wechayachai membuat geger setelah dirinya mengonfirmasi telah menyetujui kesepakatan pengadaan kapal selam dari Cina yang telah lama tertunda sebelum mengundurkan diri, yang menandai salah satu keputusan terakhirnya saat menjabat. (more…)
Meski profil ranpur amfibi ini sudah pernah kami ulas pada artikel terdahulu, namun membahas kembali Armored Wheeled Amphibious Vehicle (AWAV) 8×8 rasanya masih menarik, terlebih untuk pertama kalinya AWAV 8×8 dengan tongkrongan yang besar dan sangar, ikut dipamerkan dalam demo statis di Indo Defence 2024 (11-14 Juni 2025). Apakah akan AWAV akan ditawarkan ke Indonesia? (more…)
Hari Rabu, 28 Mei 2025, terjadi bentrokan bersenjata singkat antara militer Thailand dan Kamboja di wilayah perbatasan yang disengketakan, tepatnya di daerah Chong Bok, Distrik Nam Yuen, Provinsi Ubon Ratchathani, Thailand. Insiden ini menyebabkan satu tentara Kamboja tewas. Nah, merespon insiden tersebut, kabarnya Angkatan Udara Thailland (RTAF) telah mengerahkan nama jet tempur yang tak asing bagi netizen Indonesia, yakn Northrop F-5 Tiger. (more…)
Angkatan Udara Kerajaan Thailand (Royal Thai Air Force/RTAF) membuat rekor baru, yakni untuk pertama kalinya berhasil melakukan latihan pendaratan dan lepas landas jet tempur Gripen di jalan raya. Ini menjadikan Thailand sebagai negara kedua di Asia Tenggara yang mampu menggelar pendaratan dan lepas landas jet tempur di jalan raya, setelah sebelumnya suskes dilakukan beberapa kali oleh Angkatan Udara Singapura. (more…)
Setelah memasok rantis lapis baja MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) First Win 4×4 untuk Komando Pasukan Khusus (Kopassus), ada kabar bahwa rantis produksi Thailand ini mendapatkan kontrak ekspor jumbo untuk militer Pakistan. Jumlah yang dibeli mencapai 100 unit, yang mana sebagian unit First Win akan dibuat di Pakistan sebagai bagian dari kesepatan alih teknologi. (more…)
Meski sejumlah ranpur (kendaraan tempur) produksi Dalam Negeri telah diakuisisi oleh TNI, namun, sampai saat ini belum ada jenis ranpur atau ransus (kendaraan khusus) amfibi rancangan industri Dalam Negeri, yang diakuisisi TNI. Seperti diketahui, walau beberapa telah diperlihatkan ke publik, tapi nasibnya ‘mentok’ sebagai prototipe, alias belum digunakan oleh satuan TNI. Hal yang berbeda dengan Thailand. (more…)
Guna memperkuat kerja sama bilateral, adalah hal yang wajar bila Cina menggelar latihan militer dengan negara-negara di Asia Tenggara. Terkhusus dengan Thailand yang alutsistanya dominan berasal dari Cina, maka gelar latihan militer di antara kedua negara bisa ditaksir akan lebih spesial. (more…)
Hadir dalam booth di Indo Defence 2022, nama Chaiseri Defence mulai dikenal di Indonesia, terlebih sebelumnya manufaktur kendaraan militer asal Thailand ini pernah memasok First Win (Hanoman) 4×4, rantis lapis baja MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) yang digunakan Sat-81/Gultor Kopassus. Dan di ajang Thai Defense & Security 2023 exhibition (6 – 9 November 2023) di Bangkok, Chaeseri Defence berhasil merebut perhatian dengan memperkenalkan prototipe ranpur amfibi bergerak roda ban 8×8. (more…)