Angkatan Udara Aljazair (AAF) dilaporkan telah resmi menerima unit perdana pembom tempur (fighter-bomber) Sukhoi Su-34E (varian ekspor) dari Rusia. Menariknya, penyerahan burung besi berkursi ganda berdampingan (side-by-side) ini sempat diwarnai drama penolakan visual dari pihak militer Aljazair, yang berujung pada perombakan total pada corak luar atau skema kamuflase pesawat sebelum diterbangkan dari pabriknya di Novosibirsk, Rusia. (more…)
Sebagai sekutu Rusia di Afrika Utara, wajar bila Aljazair mendapatkan penawaran khusus untuk mengakuisisi alutsista mutakhir dari Negeri Beruang Merah. Selain bakal menjadi pengguna pertama jet tempur stealth Sukhoi Su-57E (varian ekspor), Aljazair tak lama lagi juga bakal menjadi pengguna pertama Sukhoi Su-34 Fullback di luar Rusia, jenis pembom tempur yang eksis dalam perang di Ukraina. (more…)
Keterlibatan pembom tempur Sukhoi Su-34 Fullback dalam perang di Ukraina mengundang kontroversi, yakni diunggulkan dan mampu meluncurkan rudal dan bom berpresisi langsung di wilayah Ukraina, meski tak jarang disebut pembom tempur berkursi ganda ini jatuh akibat serangan senjata pertahanan udara (hanud). Tapi faktanya, Su-34 punya peranan penting di arsenal Angkatan Udara Rusia, termasuk produksinya tetap terus berlanjut dengan sejumlah upgrade. (more…)
Setelah sebelumnya menggunakan bom udara termobarik ODAB-1500 (berat 1,5 ton) untuk menyerang basis militer Ukraina di desa Velika Pisarevka, wilayah Kota Sumy. Kini ada kabar terabaru, yakni Rusia kembali menggunakan bom udara termobarik dengan ukuran yang lebih kecil yang dilepaskan dari pembom tempur Sukhoi Su-34 Fullback. ODAB-500 yang berbobot 500 kg dikemas dengan modul kendali sayap lipat UMPK (Unifitsirovannyi Modul Planirovaniya Korrektsii), menjadikan ODAB-500 melesat laksana bom pintar. (more…)
Saat era Perang Dingin, Amerika Serikat dengan Lockheed Skunk Works begitu populer dengan aset strategis berupa pesawat intai legendaris U-2 Dragon Lady. Mampu terbang hingga ketinggian 24.000 meter, menjadikan U-2 ‘rajanya’ pesawat yang mampu terbang di ketinggian stratosfer. Meski tak bisa menyamai, namun Uni Soviet pernah meracang pesawat dengan kemampuan serupa U-2, yang disebut Myasishchev M-55 (kode NATO – Mystic-B). (more…)
Sementara Rusia tengah sibuk berperang dengan Ukraina, ada kabar bahwa Cina tengah mengembangkan teknologi mesin jet baru dengan model skala pembom tempur andalan Rusia, Sukhoi Su-34 Fullback. Persisnya, para peneliti dari Chongqing University’s Industrial Technology Research Institute tengah mengembangkan mesin detonasi putar atau rotating detonation engine (RDE). Apakah itu? (more…)
Setelah penampakan pembom strategis Tu-95 Bear di Pangkalan Udara Engels yang dipasangi ban mobil pada sayapnya, kini beredar postingan di media sosial yang memperlihatkan pembom tempur Sukhoi Su-34 Fullback juga dipasangi proteksi ban mobil pada bagian atas fuselage dan sayapnya. Meluasnya penggunaan ban mobil untuk proteksi dari ancaman serangan drone kamikaze, sontak menuai tanggapan dari netizen, pasalnya strategi ini tak lazim untuk melindungi pesawat. (more…)
Ketika Amerika Serikat lewat Lockheed Martin menyebut bakal merilis produksi unit ke-1.000 jet tempur stealth F-35 Lightning II pada akhir tahun ini, maka diseberang benua, Rusia lewat Rostec juga mengumumkan hal penting terkait produksi jet tempurnya. Yakni jumlah produksi jet tempur Sukhoi Su-30, Su-34 dan Su-35 akan dilipatgandakan. (more…)
Meski tak disebutkan jumlahnya, Pasukan Dirgantara [VKS] Federasi Rusia dikabarkan telah menerima gelombang (batch) perdana pembom tempur bertampang “cocor bebek” Su-34M Fullback untuk tahun 2023. Hal tersebut diumumkan pada 1 Juni lalu oleh Rostec. Su-34M yang baru saja dikirim adalah produksi Novosibirsk Aviation Plant, bagian dari United Aircraft Corporation (UAC). (more…)
Dalam dunia pengembangan alutsista, cara terbaik untuk menguji kemampuan dari jenis persenjataan baru atau varian hasil upgrade, adalah dengan menjajalnya langsung di medan peperangan. Dan kabar terbaru datang dari Rusia, yang menyebut tengah menguji versi terbaru dari pembom tempur Sukhoi Su-34 Fullback, dengan langsung mengirimnya ke medan tempur di Ukraina. (more…)