Tag: Su-35

Dengan Radar AESA, Shenyang J-11D Disebut-sebut Lebih Hebat dari Sukhoi Su-35

Sebagian dari Anda mungkin masih ingat dengan Shenyang J-11, yakni jet tempur copy-an dari Sukhoi Su-27SK yang pernah kalah telak dalam sesi ‘dogfight’ dengan Gripen C AU Thailand.  Nah, kini ada kabar terbaru yang cukup mengejutkan jagad militer internasional, lantaran J-11 telah dikembangkan dalam varian J-11D, yang disebut-sebut analis internasional punya kemampuan tempur lebih baik dari Sukhoi Su-35. (more…)

Senasib dengan Indonesia, Mesir Juga Terancam Sanksi Bila Nekat Akuisisi Sukhoi Su-35

Pemberitaan tentang kesepatakan pembelian jet tempur Sukhoi Su-35 antara Mesir dan Rusia belum lama ini membuat warganet di Indonesia keki, pasalnya kedatangan Su-35 di Indonesia penuh lika-liku dan ketidakpastian. Seperti diketahui, setelah tarik ulur mengenai komoditi yang akan di barter tuntas, problem pengadaan Su-35 untuk Indonesia masuk babak baru dengan adanya potensi sanksi dari Amerika Serikat lewat Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA). (more…)

Sukhoi Umumkan Produksi Su-35 Ke-100

Drama pengadaan 11 unit jet tempur Su-35 untuk TNI AU kembali memasuki season baru pada pertengahan bulan Desember ini, setelah muncul pernyataan dari Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Verobieva, yang meminta Indonesia untuk menunggu proses produksi Sukhoi Su-35 Flanker E yang dilakukan setelah negosiasi pembelian pesawat tempur Su-35 dengan pemerintah Indonesia ditandatangani. (more…)

Vympel R-37M: Disebut Sebagai “AWACS Killer,” Inilah Rudal Andalan Sukhoi Su-35

‘Sekali layar terkembang, pantang surut ke belakang,’ mungkin menjadi pepatah yang pas untuk menggabarkan sikap Pemerintah Indonesia terkait pengadaan jet tempur Sukhoi Su-35 Super Flanker. Meski tekanan dan bayang-bayang sanksi dari Amerika Serikat masih menjadi momok bagi Rusia dan Indonesia, tetapi demi menjaga wibawa dan kehormatan negara, komitmen pengadaan Su-35 terus dijalankan dengan alternatif skenario pembayaran. (more…)

Saat Radar Silent, Sukhoi Su-35 Akan Bergantung Pada Kemampuan Penjejak Optik OLS-35

Bila tiada aral melintang, kedatangan gelombang perdana Sukhoi Su-35 tinggal dalam hitungan bulan, meski detail barter belum disepakati dan risiko sanksi dari Amerika Serikat masih terbuka, namun persiapan untuk menyambut kedatangan sang heavy fighter sudah dalam proses di Lanud Iswahjudi, Madiun. Dan diantara beragan keunggulan Super Flanker ini adalah adopsi teknologi panjejak target berbasis elektro optik keluaran terbaru. (more…)

Tentang Pengadaan Sukhoi Su-35, Indonesia Masih Tunggu Pembebasan Sanksi dari AS

Mungkin sudah takdirnya Indonesia harus menempuh jalan berliku untuk mendapatkan Sukhoi Su-35 Super Flanker. Setelah negosiasi yang alot dan penuh tarik ulur, akhirnya pada 10 Agustus 2017 ada kesepakatan (MoU) antara Indonesia dan Rusia untuk pengadaan 11 unit Su-35 lewat skema barter. Dan menanti proses yang tengah berjalan, ada kabar pemerintah Indonesia saat ini harus menunggu kelanjutan pengadaan jet tempur idaman ini. (more…)

Rostec: Ada Kemungkinan Indonesia Tambah Pesanan Lima Unit Su-35

Tentang rencana mundurnya Indonesia dari program KFX/IFX plus kabar adanya tekanan dari Washington pada proses pengadaan Sukhoi Su-35 Super Flanker, sempat membuat ‘kegaduhan’ dalam jagad pemerhati alutsista di Tanah Air. Dan masih terkait pengadaan alutsista, belum lama berselang ada pernyataan dari petinggi Rostec, perusahaan negara di bidang pengembangan dan ekspor komoditi teknologi tinggi Rusia, disebutkan ada kemungkinan Indonesia membeli lima unit Su-35 tambahan. (more…)

HAL Tejas: Penempur Bersayap Delta, Bersiap Gantikan F-5 E/F Tiger II TNI AU

Bagi publik, menyimak tarik ulur pengadaan jet tempur pengganti F-5 E/F Tiger II untuk TNI AU terasa melelahkan, tapi bagi pihak manufaktur hal tersebut tetap jadi tantangan, pasalnya negosiasi pengadaan alutsista strategis bernilai tinggi memang butuh waktu lama, tak jarang dibutuhkan waktu hingga belasan tahun hingga kesepakatan tercapai. Maklum yang jadi pertimbangan bukan soal harga produk semata, tapi juga menyangkut nilai ToT (Transfer of Technology) yang akan didapat negara pembeli. (more…)

Network Centric Warfare: Kemampuan Yang Selayaknya Hadir di Jet Tempur Terbaru TNI AU

a01157625130914110001

Keriuhan dan debat seputar siapa jet tempur yang layak sebagai pengganti F-5 E/F Tiger II seolah tak ada habisnya. Harus diakui tema tersebut memang seru, mulai dari kaitan soal performa antar kontestan, sampai bergeser ke urusan politik. Namun dari sekian kriteria yang diinginkan pihak user (TNI AU), bahwa sang pesawat tempur yang baru nanti harus menjamin sisi interoperabilitas data dan komunikasi. (more…)