
Industri penerbangan militer Cina kembali mencatatkan babak baru dalam pengembangan kekuatan udara generasi kelima mereka. Dalam jumpa pers resmi yang disiarkan oleh media penyiaran negara China Central Television (CCTV) menjelang pameran dirgantara Zhuhai Airshow, konglomerat pertahanan Aviation Industry Corporation of China (AVIC) secara resmi mengungkap julukan (official nickname) untuk jet tempur siluman terbaru milik Angkatan Udara Cina (PLAAF), yakni J-35A. (more…)

Pemerintah Jepang kembali memicu perdebatan sengit di kalangan pengamat militer internasional setelah merilis Buku Putih Pertahanan (Defense White Paper) 2026. Dalam dokumen resmi tersebut, Tokyo mengklaim bahwa Angkatan Udara Cina (PLAAF) dan penerbangan Angkatan Lautnya saat ini hanya mengoperasikan sekitar 308 unit jet tempur siluman Chengdu J-20 Mighty Dragon dan delapan unit jet tempur generasi kelima berbasis kapal induk Shenyang J-35. (more…)

Shenyang Aircraft Corporation (SAC) baru-baru ini merilis sebuah cuplikan video yang memperlihatkan pencapaian penting dalam pengembangan jet tempur stealth terbaru mereka, J-35. Dalam video tersebut, dua unit J-35 terlihat melakukan lepas landas dan terbang dalam formasi yang apik secara bersamaan. (more…)

Bahwa desain persenjataan produksi Cina sangat dipengaruhi oleh Uni Soviet, tentu sudah menjadi rahasia umum. Sejak dekade 50-an, Soviet telah berbagi lisensi untuk produksi rudal udara ke udara kepada Cina. Sampai saat ini, cita rasa alutsista keluaran Rusia masih memberi pengaruh dominan pada industri pertahanan Cina. Namun, kerja sama pertahanan Cina-Rusia sejatinya pernah ‘ternoda’ dari kasus produksi jet tempur Shenyang J-11. (more…)

Angkatan Udara Cina (PLAAF) kini tengah melakukan langkah besar dalam modernisasi kekuatannya. Jet tempur Shenyang J-11A, varian awal keluarga Flanker yang dirakit berdasarkan lisensi Rusia, mulai ditarik dari tugas operasional garis depan. Namun, alih-alih berakhir di tempat pembuangan, armada ini dialihkan ke pusat-pusat pendidikan elit, terutama Air Force Engineering University (AFEU). (more…)

Angkatan Udara Cina (PLAAF) kini tengah melakukan langkah besar dalam modernisasi kekuatannya. Jet tempur Shenyang J-11A, varian awal keluarga Flanker yang dirakit berdasarkan lisensi Rusia, mulai ditarik dari tugas operasional garis depan. Namun, alih-alih berakhir di tempat pembuangan, armada ini dialihkan ke pusat-pusat pendidikan elit, terutama Air Force Engineering University (AFEU). (more…)

Belum lama ini, Sun Cong, akademisi dan perancang pesawat dari Chinese Academy of Engineering, yang merupakan kepala perancang jet tempur Shenyang J-15, menyampaikan pandangannya tentang pengembangan jet tempur, yang mana Ia menyerukan agar jet tempur diproduksi dan diperbarui seperti ponsel (telepon seluler). (more…)

Telah mengoperasikan dua jenis jet tempur stealth (Chengdu J-20 dan Shenyang J-35) dan menerbangkan dua prototipe jet tempur generasi keenam (Chengdu J-36 dan Shenyang J-50), maka dapat ditakar tingkat adaptasi kemajuan teknologi dirgantara militer Cina, yang dalam beberapa aspek telah mengungguli Negeri Paman Sam. (more…)

Dengan polarisasi kekuatan militer, ditambah peran nyata dari jet tempur stealth dalam pertempuran (F-35I Adir Israel) saat menyerang Iran, maka permintaan dan kebutuhan akan pesawat tempur generasi kelima kian menguat. Negara-negara pemilik anggaran tapi tak mendapat kesempatan pembelian dari AS, menjadi pasar yang harus direspon oleh industri dirgantara Cina dan Rusia. Terkhusus Cina, ada kabar bahwa jalur produksi Shenyang J-35 telah berjalan. (more…)

Jumlahnya yang hanya selusin ditambah pernyataan dari orang penting di Shenyang Aircraft, menyiratkan peran strategis jet tempur spesialis peperangan elektronik (Electronic Warfare/EW) J-16D. Diproyeksi bakal berperan penting dalam misi tempur udara ke permukaan, menjadikan J-16D adalah target favorit dari Angkatan Udara Cina yang layak untuk dieliminasi oleh AS bila terjadi konflik bersenjata. (more…)