
Alih teknologi atas alutsista ‘first tier’ tak hanya butuh investasi besar, lain dari itu juga dibutuhkan kesabaran, maklum adopsi teknologi tinggi akan terkait dengan proses yang berkesinambungan dan memakan waktu yang tidak sebentar. (more…)

Alih teknologi atas alutsista ‘first tier’ tak hanya butuh investasi besar, lain dari itu juga dibutuhkan kesabaran, maklum adopsi teknologi tinggi akan terkait dengan proses yang berkesinambungan dan memakan waktu yang tidak sebentar. (more…)

Meski sudah mengoperasikan empat unit E-7 Wedgetail (Boeing 737 AEW&C) “Peace Eye”, rupanya belum dirasa cukup bagi Angkatan Udara Korea Selatan (ROKAF). Angkatan Udara Negeri Ginseng setidaknya masih memproyeksikan penambahan dua sampai tiga unit AEW&C (Airborne Early Warning and Control). (more…)

Setelah mengalami penundaan pengiriman akibat terganggunya rantai pasokan komponen, Saab ahirnya pada 28 April 2023 mengumumkan pengiriman kapal SIGINT (Signals Intelligence) – pengumpul intelijen – intelligence gathering ship terbaru yang diberinama HSwMS Artemis, kepada Administrasi Material Pertahanan Swedia, FMV. (more…)

Setelah menyabet gelar sebagai pemilik kapal selam (Invicible class/Type 218SG) dan kapal perang permukaan (frigat Formidable class) tercanggih di Asia Tenggara, ada kabar lanjutan yang bakal membuat Angkatan Laut Singapura kian tampil kekar dan tak tertandingi di kawasan. Yakni Singapura telah mencanangkan pembangunan kapal kombatan terbesar di Asia Tenggara, yakni Multi Role Combat Vessels (MRCV) yang beratnya mencapai 10.000 ton. (more…)

Meski dikenal dengan basis industri pertahanan yang kuat, dan postur militer yang modern. Namun, Swedia kini mengalami kegalauan akut. Buntut dari invasi Rusia ke Ukraina, mendorong negara Skandinavia ini untuk tidak lagi netral, bersama dengan Finlandia, Swedia telah memohon untuk menjadi bagian dari NATO, yang sampai saat ini statusnya masih diganjal oleh Turki. Lepas dari itu, rupanya ada persoalan serius yang dihadapi militer Swedia. (more…)

Rupanya tak ada kata menyerah bagi Saab untuk menawarkan jet tempur Gripen ke Filipina. Kilas balik ke tahun 2018, Kementerian Pertahanan Filipina menyatakan tertarik untuk mengakuisisi Gripen C/D dari pabrikan Swedia tersebut. Namun, tawaran dari Amerika Serikat dengan paket F-16 Viper, sempat membuat Manila ‘ragu’ untuk mengambil keputusan. (more…)
Jagad sista rudal anti kapal untuk TNI AL bakal bertambah lagi, pasalnya di bulan Agustus 2014, TNI AL telah resmi memesan 4 unit KCR (Kapal Cepat Rudal) Klewang Class dari PT. Lundin Industry Invest (North Sea Boats). Nah, melengkapi Klewang Class yang berdesain trimaran adalah rudal anti kapal RBS (Robotsystem)-15 MK3 buatan dua manufaktur senjata asal Eropa Barat, yakni Saab Bofors Dynamic, Swedia dan Diehl BGT Defence, Jerman. (more…)
Bagi Arhanud TNI AD, rudal RBS-70 punya kesan tersendiri, pasalnya inilah rudal MANPADS (Man Portable Air Defence System) pertama yang dimiliki TNI AD. Rudal besutan Saab Bofors Swedia ini di datangkan pada era Soeharto atau dekade 80-an. Ada dua jenis RBS-70 yang dioperasikan Arhanud TNI AD, yakni RBS-70 MK-1 dan RBS-70 MK-2. Keduanya dibekadakan pada kemampuan jarak tembak, namun sama-sama berpengendali berkas sinar laser. Dalam gelar operasinya, RBS-70 terintegrasi dengan radar pemandu Giraffe. (more…)
Umumnya kita mengasosiasikan drone sebagai wahana tanpa awak yang beroperasi di udara atau UAV(Unmmaned Aerial Vehicle), namun seiring perkembangan teknologi, kini muncul sosok drone yang beroperasi di air dalam wujud kapal boat atau USV (Unmanned Surface Vessel). Untuk teknologi penunjang sistem kendali dan komunikasi data, antara UAV dan USV kurang lebih banyak persamaan. Begitu pun dengan tugas yang diemban, mulai dari misi intai sampai penindakan dengan bekal senjata juga mampu dilakukan keduanya. (more…)
Ajang pameran militer tahunan yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Indo Defence, kali ini akan berlangsung lebih menarik. Pasalnya beberapa manufaktur jet tempur dari manca negara akan bertarung untuk memperebutkan kontrak pengadaan jet multirole baru sebagai pengganti armada F-5 E/F Tiger II Skadron 14 yang akan masuk masa purna tugas. Pemerintah memang berketetapan untuk segera memilih jet anyar pengganti F-5 E/F, agar pada Rencana Strategis (Renstra) II 2015-2020 dapat dilakukan pembelian sehingga pesawat yang dimaksud datang tepat pada waktunya. (more…)