
Sistem hanud titik berbasis MANPADS (Man Portable Air Defence System) menawarkan keunggulan pada sisi fleksibilitas deployment dan biaya operasional. Sementara, minusnya basis MANPADS mentok pada doktrin SHORAD (Short Range Air Defence). Rudal-rudal di kelas MANPADS memang punya kecepatan supersonic, namun jarak jangkau yang ditawarkan terbatas, bahkan cenderung diklasifikasikan sebagai VSHORAD (Very Short Range Air Defence). (more…)

Beragam cara dilakukan untuk memadamkan kobaran api besar yang melanda kawasan hutan, selain mengandalkan cara konvensional lewat penyiraman air dan powder, ada kalanya diperlukan upaya khusus yang agak ekstrem, seperti melawan api dengan api atau disebut smoldering. Seperti yang yang terjadi Swedia baru-baru ini, titik api dihantam langsung dengan metode smoldering, yang jadi tak biasa sang eksekutor pemadaman adalah sebuah jet tempur. (more…)

Sekitar empat tahun silam, nama rudal anti kapal RBS-15 MK3 lumayan santer diberitakan di media nasional, lantaran rudal jelajah dari Swedia turut ditawarkan oleh Saab dalam paket integrasi sistem dan persenjataan untuk KCR (Kapal Cepat Rudal) Klewang Class yang digarap oleh PT. Lundin Industry Invest (North Sea Boats). Bahkan sosok RBS-15 MK3 dalam wujud dummy pun pernah dibawa oleh tim Eurofighter Typhoon ke fasilitas hanggar PT Dirgantara Indonesia (PT DI) di Bandung. (more…)

Anda masih ingat dengan BRP Gregorio del Pilar, frigat Hamilton Class Cutter AL Filipina yang belum lama ini berpartisipasi dalam Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018 di Perairan Lombok, Nusa Tenggara Barat? Kini ada kabar bahwa frigat tanpa peluru kendali yang eks milik US Coast Guard ini bakal segera dilengkapi dengan radar Saab AN/SPS-77 Sea Giraffe AMB surface & air search 3D radar. (more…)

Tenggelamnya KMC (Kapal Motor Cepat) Komando AD-16-05 milik Kodam Jaya di Perairan Kepulauan Seribu pada Senin (12/3/2018) sontak mengingatkan kita pada kiprah wahana yang kondang disebut Combat Boat ini. Lepas dari musibah yang kini masih dalam penyelidikan, hadirnya KMC jelas menambah dukungan operasional bagi beberapa satuan kewilayahan (Kodam TNI AD) yang memiliki basis area perairan. (more…)

Setelah menanti sejak 2015, untuk pertama kalinya hari ini (23/2/2018), Saab resmi memperlihatkan sosok pesawat intai terbaru dengan teknologi AEW&C (Airborne Early Warning & Control), GlobalEye di Linköping, Swedia. Sebelum ini desain Saab GlobalEye memang telah banyak dipublikasikan dalam wujud grafis. Seperti yanhg terlihat dalam foto di atas, GlobalEye yang diperlihatkan adalah pesanan Uni Emirat Arab. (more…)

Dalam gelar sistem pertahanan udara (hanud), time and speed untuk melakukan steling di satu lokasi bagi satuan tembak (satbak) dan komponen radar pendukungnya sangat vital untuk diperhitungkan. Terkhusus pada sistem hanud RBS-70 yang digunakan Arhanudri Kostrad, elemen pendukung pada satbak RBS-70 TNI AD adalah Giraffe 40, yakni portable radar dengan jarak jangkau 40 km yang ditempatkan dalam platform truk Mercedez-Benz atau Volvo 6×6. (more…)

Dalam jagad pecinta alutsista, nama rudal MANPADS (Man Portable Air Defence System) RBS-70 dan ranpur Cadilage Cage V-150, tentu sudah tak asing lagi. Kedua alutsista tersebut menjadi milik TNI AD dan dioperasikan oleh dua kesatuan yang berbeda. RBS-70 menjadi etalase senjata di Artileri Pertahanan Udara Ringan (Arhanudri) Kostrad, sementara panser V-150 sudah sejak lama menjadi identitas Batalyon Kavaleri 7 Pragosa Satya, Kodam Jaya. Tapi lain ladang lain ilalang, di Singapura justru kedua alutsista tersebut adalah milik Angkatan Udara (RSAF). (more…)

Setelah tampil perdana di Defence and Security Equipment International (DSEI) 2017 di London. Kini Saab Bofors Dynamics untuk pertama kalinya memperlihatkan sosok RBS-70 NG RWS (Remote Weapon Station) di Asia Tenggara pada ajang Singapore AirShow 2018. Dengan basis RWS, tiga peluncur RBS-70 NG disatukan dalam satu platform, yang kemudian ditempatkan pada mointing kendaraan tempur sekelas jip atau panser. (more…)

Setelah tahun lalu tampil memukau dalam demo udara di Aero India 2017, kini ada kabar bahwa jet tempur asal Swedia, Saab Jas-39 Gripen C/D akan unjuk kebolehan di Singapore AirShow 2018, ajang pameran dirgantara terbesar di Asia yang akan berlangsung 6-11 Februari mendatang. Berbeda saat Aero India 2017, dimana dua unit Gripen didatangkan langsung dari markasnya di Linköping, Swedia, maka untuk Singapore AirShow 2018, Gripen yang ditampikan bukan milik Swedia. (more…)