Tag: S-400

Sistem Hanud S-400 Dipindahkan, Kondisi Terkini Lanud Khmeimim, Pangkalan Udara Rusia di Suriah

Pangkalan Udara (Lanud) Khmeimim (Hmeimim) di kota Latakia berperan strategis bagi kepentingan Rusia, bukan hanya di kawasan Suriah, namun menjadi bukti eksistensi militer Rusia di Timur Tengah. Namun, pasca kejatuhan rezim Bashar al-Assad, maka semua berubah 180 derajat, basis militer Rusia di Suriah, termasuk pangkalan angkatan laut di Tartus menjadi sangat rawan untuk diserang pemberontak. (more…)

Iran Diduga Telah Menerima Batch Perdana Sistem Rudal Hanud S-400 dari Rusia

Ketika Amerika Serikat dan sekutunya nekad membanjiri Ukraina dengan berbagai jenis persenjataan, maka sebagai balasan, Rusia juga berikar untuk memasok negara-negara sekutunya dengan persenjataan canggih. Dalam konteks konflik di Timur Tengah, maka Iran saat ini menjadi ‘anak emas’ yang akan atau telah menerima pasokan beragam alutsista first tier produksi Rusia. (more…)

Lindungi Jembatan Kerch, Rusia Gelar Sistem Hanud Rudal S-500 Prometheus di Krimea

Bagi Rusia sangat penting untuk mempertahankan Kerch Bridge, atau juga dikenal sebagai Jembatan Krimea, pasalnya inilah akses utama yang menghubungkan antara Semenanjung Taman di Rusia dengan Semenanjung Kerch di Krimea, menyediakan jalur transportasi darat langsung antara Rusia dan Krimea. Sebelum jembatan ini dibangun, akses utama ke Krimea dari Rusia adalah melalui jalur laut atau udara, yang kurang efisien dan lebih mahal. (more…)

Cina Kembangkan Rudal Hanud dengan Jangkauan 2.000 Km, Targetkan Pembom Strategis dan AWACS

Northwestern Polytechnical University (NPU) yang berlokasi Xi’an, Provinsi Shaanxi, telah dikenal sebagai salah satu universitas teknik terkemuka di Cina, terutama dalam bidang kedirgantaraan, teknik mesin, dan teknik material. Setelah sebelumnya meluncurkan drone “Loyal Wingman” LJ-1 dari pembom strategis Xian H-6K, kini para peneliti dari NPU kembali membuat gebrakan, yakni dengan mengembangkan rudal antipesawat atau rudal hanud (pertahanan udara) dengan jangkuan yang tidak lazim, yakni 2.000 km. (more…)