Serangkaian modernisasi telah dilakukan militer Filipina dalam beberapa tahun terakhir, tapi dari semua yang diakuisisi, tak satu pun yang mampu memberikan efek deteren di kawasan. Namun belum lama ini muncur pernyataan yang mengejutkan dari Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana yang menyebut bahwa Filipina akan mengakuisisi rudal jelajah Brahmos dari India. Ini pastas disebut mengejutkan, lantaran Filipina tak punya rekam jejak mengoperasikan rudal jelajah sebelumnya. (more…)
Bila merujuk ke berita yang kami turunkan pada September 2018, disebutkan pengembangan prototipe rudal jelajah Petir akan memasuk babak akhir pada tahun 2020. Hal tersebut ditandai dengan rencana desain dan pengembangan prototipe rudal Petir generasi keempat. Dibandingkan prototipe Petir generasi ketiga yang tengah diuji coba, maka Petir generasi keempat akan dibuat dengan beragam penyempurnaan yang signifikan. Dan terkait fase akhir prototipe rudal Petir, ada update terbaru dari Balitbang Kemhan. (more…)
Dalam terminologi rudal jelajah, mempertahankan tingkat akurasi sampai saat ini masih menjadi tantangan tersendiri, terutama pada rudal jelajah jarak jauh. Tak jarang kita dengar rudal sekelas Tomahawk pun meleset mengenai sasaran dan malah menghantan area sipil. (more…)
Kilas balik ke Desember 2017, netizen pemerhati dunia alutsista dikejutkan dengan sosok rudal jelajah Avibras AV-TM 300 di Pusdik Armed Kodiklatad, Cimahi, Jawa Barat. Meski diketahui hanya berupa dummy, namun tampilnya full mockup rudal jelajah yang dapat menjangkau jarak 300 km tersebut menjadi bahan perbincangan menarik, salah satunya adalah kemungkinan rudal berbobot 1.140 kg ini bakal diakuisisi TNI AD. (more…)
Masih kuat dalam ingatan, kabar dua kilang minyak dan bandara komersial di Arab Saudi diserang beruntun oleh drone bersenjata (loitering guided weapon), yang kabarnya dilakukan pemberontak Houthi di Yaman. Berita tersebut tentu membuat geger, lantaran sistem hanud Arab Saudi sejatinya relatif kuat, bahkan Arab Saudi termasuk pengguna rudal hanud Patriot yang mahsyur. Sebelum Arab Saudi, Rusia juga menjadi bulan-bulanan serangan drone yang menyerang basis mereka di Suriah. (more…)
Karena tekanan dan kebutuhan, reverse engineering menjadi prioritas bagi industri pertahanan di Iran. Lepas dari soal seberapa jauh kualitas produk yang dihasilkan, hasil reverse engineering kerap membuat gebrakan, khususnya bila dipandang dari negara dunia ketiga. Dan yang terbaru dari Negeri Para Mullah adalah diperkenalkannya sosok rudal jelajah jarak jauh (long range cruise missile) Hoveizeh. (more…)
Industri pertahanan Rusia kini tengah mendapat tekanan serius, pangkal musababnya siapa lagi jika bukan Presiden AS Donalt Trump yang memberikan sanksi Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA), menjadikan Rusia sulit memasarkan produk alutsistanya ke luar negeri. Meski begitu, Negeri Beruang Merah tak menunjukan bakal keok atas sengatan sanksi tersebut, justru dengan bangga Presiden Rusia Vladimir Putin merilis keberhasilan uji coba rudal balistik yang punya kecepatan hipersonik. (more…)
Lihat belum tentu beli, tapi jika yang dilihat adalah produk unggulan, sudah barang tentu menjadi harapan alias mimpi, bila suatu hari dapat memiliki produk yang dimaksud. Ini tergambar saat kunjungan pejabat Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dalam lawatan ke Moskow, Rusia. Pada 21 – 23 November 2018, Sekjen Kemhan Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja beserta Dirjen Pothan Kemhan Prof. Dr. Ir Bondan Tiara Sofyan, menghadiri 14th Meeting of the Indonesian-Russian Intergovermental Commission Military Technical Cooperation. (more…)
Bila tiada aral melintang, pada tahun 2020 pengembangan prototipe rudal jelajah Petir yang digarap PT Sari Bahari dan Balitbang Kementerian Pertahanan akan memasuki babak akhir. Hal tersebut ditandai dengan rencana desain dan pengembangan prototipe rudal Petir generasi keempat. Dibandingkan prototipe Petir generasi ketiga yang tengah diuji coba, maka Petir generasi keempat akan dibuat dengan beragam penyempurnaan yang signifikan. (more…)
Plat dari sisa rudal Storm Shadow yang memperlihatkan lubang akibat proyektil kanon hanud.
Lepas dari permasalahan yang dituduhkan, serangan rudal jelajah Amerika Serikat, Perancis dan Inggis ke beberapa pusat penelitian senjata kimia di Suriah pada 14 April 2018 mempunyai perspektif lain. Dampak serangan AS dan sekutunya tentu terkait langsung dengan citra Rusia, khususnya pada alutsista hanud (pertahanan udara) Suriah yang memang dipasok oleh Rusia. Bagi Washington, klaim keberhasilan serangan rudal adalah citra untuk menaikan pamor keunggulan teknologi canggih pada rudal jelajah. Sementara Moskow juga tak tinggal diam atas klaim sepihak AS dan sekutunya. (more…)