Untuk pertama kalinya sejak pecah perang di Ukraina, Rusia menggunakan rudal balistik hipersonik untuk menyerang berbagai sasaran di Kyiv (Kiev), Lviv, dan kota-kota besar lainnya di seluruh Ukraina dengan apa yang dikatakan para pejabat sebagai rangkaian rudal yang belum pernah terjadi sebelumnya pada Kamis pagi, meningkatkan serangannya ke seluruh penjuru Ukraina, di saat perang darat yang lamban berlarut-larut. (more…)
Buntut dari kasus balon mata-mata Cina kini menjadi bola liar dan menjadi pergunjingan di kalangan para pemerhati intelijen dan pertahanan. Bukan sekedar sebagai alat memata-matai, High Altitude Balloon, rupanya lebih jauh dapat diperankan sebagai sistem senjata mutakhir yang tidak terbanyangkan sebelumnya. (more…)
Tak berselang lama setelah kabar peluncuran unit ketujuh kapal perusak (destroyer) Type 055 Renhai Class “Zunyi,” masih terkait dengan daya gempur kapal kombatan terbesar Cina tersebut, Angkatan Laut Sang Naga untuk pertama kalinya resmi mengungkapkan kinerja rudal anti kapal hipersonik YJ-21 atau Eagle Strike 21. Yang secara nyata memberi pesan serius kepada hadirnya kekuatan Armada AS di Selat Taiwan. (more…)
Meski belum ada konfirmasi resmi, kabar yang beredar menyebut bahwa Mossad, Dinas Intelijen Israel, adalah pihak yang terkait dengan serangan drone kamikaze quadcopter di fasilitas pabrik militer Iran di kota Isfahan, pada Sabtu malam, 29 Januari lalu. Dan selang sehari kemudian, ada komentar menarik dari mantan pimpinan Mossad, Danny Yatom. (more…)
Meski rudal hipersonik telah diuji coba peluncurannya oleh Rusia dan Cina, namun, kecepatan hipersonik yang artinya di atas Mach 5 (lima kali melebihi kecepatan suara), menyiratkan tantangan dalam aspek perintah dan kendali atas rudal tersebut. Pasalnya dengan kecepatan rudal yang sedemikian tinggi, maka akan menciptakan suhu ekstra panas yang tidak ideal untuk fungsi command and control atas rudal hipersonik. (more…)
Hampir semua senjata ofensif Cina dapat dinetralisir oleh militer Australia, namun ada satu jenis senjata yang rupanya membuat Negeri Kanguru ketar-ketir. Senjata yang dimaksud adalah rudal balistik yang mampu melesat di level hipersonik, yang disebut-sebut tak mampu ditangkal atau dijatuhkan oleh sistem hanud konvensional. (more…)
Full mockup rudal Khan di Indo Defence 2022 (Indomiliter.com)
Gelaran Indo Defence 2022 telah menorehkan beberapa kontrak dari Kementerian Pertahanan RI kepada para manufaktur persenjataan dari dalam dan luar negeri. Salah satu kabar datang dari Roketsan, manufaktur alutsista asal Negeri Ottoman ini mewartakan hasil dari partisipasinya dalam Indo Defence 2022, yakni dengan menyebut Indonesia akan menjadi negara pengguna pertama rudal balistik taktis Khan. (more…)
Pembom strategis Angkatan Udara Cina, Xian H-6K umumnya terlihat membawa rudal jelajah subsonik dan supersonik. Namun, ini untuk pertama kalinya pembom H-6K memperlihatkan membawa rudal aero-balistik – air-launched ballistic missile (ALBM), yang diduga memiliki kecepatan hipersonik. (more…)
Perang yang berkobar di Ukraina telah membawa perubahan besar dalam strategi pertahanan di negara-negara Eropa Barat, salah satu yang kentara adalah meroketnya anggaran pengadaan persenjataan. Lantaran punya khawatir terimbas langsung perang antara Ukraina versus Rusia, Jerman rupanya telah antisipatif untuk menggenjot sistem pertahanan udara berbasis rudal, terutama pada potensi menghadapi ancaman serangan rudal balistik yang punya kecepatan hipersonik. (more…)
Tak bisa dipungkiri, bahwa kesuksesan drone kombatan produksi Turki, Bayraktar TB2, telah menginsipirasi banyak negara untuk merancang paling tidak drone dengan kemampuan setanding. Salah satu yang mengikuti jejak Turki adalah Taiwan, negeri yang dianggap ‘pemberontak’ oleh Beijing ini, sejatinya sudah mengoperasikan apa yang disebut drone Albatross, yakni drone bertenaga propeller yang sekilas dimensi dan kinerjanya tak jauh dari Bayraktar TB2. (more…)