Meski tergolong sebagai rudal hanud yang kenyang dalam banyak laga pertempuran, namun sistem hanud Iron Dome masih jauh dari kata sempurna. Setelah sempat dibuat kewalahan saat menghadapi ‘hujan’ roket yang diluncurkan pejuang Hamas dari Gaza, rupanya pada periode yang sama nyaris terjadi insiden friendy fire.(more…)
Di tengah ketegangan antara Armada Rusia dan kelompok kapal perang Inggris/NATO di Laut Baltik, ada kabar bahwa Rusia telah memperkenalkan sistem pertahanan udara (hanud) baru untuk dipasang di kapal perang. Dari ajang 10th International Maritime Defence Show (IMDS-2021) di St. Petersburg yang berlangsung 23 -27 Juni 2021, Almaz-Antey concern, manufaktur senjata milik Pemerintah Rusia meluncurkan Resurs ship-based multi channel air defense missile system. (more…)
Jenis rudal yang satu ini boleh dikata amat lekat di hati warganet pemerhati alutsista, betapa tidak, lebih dari dua dekade, rudal hanud SHORAD (Short Range Air Defence) besutan Inggris ini menjadi ujung tombak pelindung beberapa obyek vital di Indonesia. Namun, lantaran sudah uzur, debut Rapier kini sudah tergantikan dengan jenis rudal hanud baru yang lebih canggih dan lebih mobile. (more…)
Rudal hanud MANPADS (Man Portable Air Defence Systems) QW-3 identik sebagai alutsista andalan yang dioperasikan Korps Paskhas TNI AU. Namun, agak jarang terlihat tampilan rudal ini dalam twin launcher. Seperti pada Latihan “Jalak Sakti 2021,” terlihat QW-3 twin launcher sebagai sistem hanud yang ikut digelar. (more…)
Hadirnya rudal anti kapal dengan kecepatan supersonik/hipersonik, membuat sistem hanud (pertahanan udara) pada kapal perang harus mendapat ‘penataan’ ulang. Kecepatan radar dalam melakukan deteksi, harus diimbangi dengan seberapa cepat operator dapat mengambil keputusan di saat-saat kritis. (more…)
Selain nama-nama besar seperti S-300, S-400 dan Tor-M2, Arhanud Angkatan Darat Rusia masih punya sistem hanud lain yang juga disegani oleh NATO, yaitu Buk-M3 yang diberi label sebagai senjata/rudal hanud jarak sedang. Dirancang sejak era Uni Soviet oleh Almaz Antey, Buk-M3 bukan nama baru dalam jagad sistem hanud, pasalnya sudah dioperasikan militer Negeri Beruang Merah sejak tahun 1979. (more…)
Ada perbedaan ‘perlakuan’ Amerika Serikat kepada Indonesia dan India dalam hal rencana pengadaan Boeing F-15EX. Di Indonesia, pejabat keamanan terkait telah mengumumkan ke publik tentang rencana akuisisi F-15EX, jumlah pun telah disebut yaitu delapan unit. Namun, sejauh ini belum ada keterangan perihal persetujuan resmi dan penawaran paket dari Washington. Hal sebaliknya dengan India. (more…)
Belum lama berselang, dunia dikejutkan dengan instalasi sistem rudal hanud Iron Dome di deck korvet Israel INS Lahav (Sa’ar 5 Class). Rupanya sebelum itu, pemasangan sistem rudal hanud ground based di kapal perang telah lebih dulu dilakukan Rusia, yaitu dengan penempatan rudal Tor pada kapal penjelajah Admiral Nakhimov. Perkuatan elemen hanud pada kapal perang nampak menjadi prioritas mendesak, sementara modernisasi belum dirasa memadai untuk memproteksi kapal perang permukaan. (more…)
Sebagai dua negara yang bersekutu abadi, Amerika Serikat dengan kemampuan adidaya, lazimnya yang memasok sistem persenjataan ke Israel. Namun, rupanya ada yang berbeda dalam kasus rudal hanud (pertahanan udara), dimana Angkatan Darat AS (US Army) justru menjatuhkan pilihan untuk mengakuisisi Iron Dome besutan Israel. Meski sebatas mendatangkan dua baterai (kompi), adopsi Iron Dome untuk operasional US Army adalah sebuah loncatan dan kecepercayaan besar bagi industri militer Negeri Yahudi. (more…)
Sudah bukan rahasia, bila Kalashnikov telah merambah ke begitu banyak ragam produksi dan pengembangan alutsista, di luar bisnis utamanya yang memproduksi senjata genggam perorangan. Seperti kabar paling anyar, mewartakan bila Kalashnikov ikut terjun ke segmen produksi rudal hanud (pertahanan udara). Bukan sebatas pembuatan prototipe, melainkan Kalashnikov telah mencapai kesuksesan dalam meraih order produksi atas rudal new 9M333. (more…)