Di tengah meningkatnya tensi geopolitik global dan persaingan nuklir yang kian memanas dengan Amerika Serikat, Cina dilaporkan tengah melakukan langkah masif untuk mengamankan aset strategis paling berharganya. Citra satelit terbaru mengungkapkan aktivitas pembangunan militer skala besar di wilayah gurun terpencil Xinjiang, di mana proyek rahasia ini diidentifikasi oleh para analis keamanan sebagai upaya Beijing untuk membentengi kekuatan nuklir daratnya dari potensi serangan pertama (first strike) yang diluncurkan oleh Washington. (more…)
Setelah bertahun-tahun dibayangi oleh berbagai kendala teknis dan kegagalan uji coba yang dramatis, Moskow akhirnya mengumumkan keberhasilan krusial bagi masa depan kekuatan pencegah nuklirnya. Pada 12 Mei 2026, pejabat militer Rusia melaporkan bahwa rudal balistik antarbenua (ICBM) RS-28 Sarmat telah menjalani uji coba peluncuran yang dinyatakan sebagai “sukses tanpa syarat” oleh Presiden Vladimir Putin. (more…)
Lanskap keamanan global diprediksi akan mengalami pergeseran besar pada tahun ini seiring dengan rencana Rusia untuk melakukan uji coba besar-besaran terhadap generasi terbaru rudal balistik antarbenua (Intercontinental Ballistic Missiles/ICBM) mereka. Langkah strategis ini bukan sekadar rutinitas militer, melainkan upaya ambisius Kremlin untuk memensiunkan sistem veteran RS-12M2 atau yang lebih dikenal sebagai Topol-M. (more…)
Sebagai negara adidaya, Amerika Serikat sudah punya langkah strategis untuk melindungi wilayah daratan utamanya. Ibarat ‘bermain api’ di banyak palagan, maka AS telah mempersiapkan beragam skenario terburuk, salah satunya bila musuh-musuh AS di seluruh dunia akan menyerang dengan rudal balistik antarbenua secara bersamaan. (more…)
Lantaran tidak memuat hulu ledak nuklir, maka tidak ada kerusakan yang signikan dari serangan rudal balistik antarbenua (ICBM) Rusia ke Dnipro di Ukraina. Namun, serangan ‘uji coba’ Rusia itu telah menciptakan kekhawatiran besar, bukan hanya kepada Ukraina, tapi ke negara-negara Eropa dalam NATO, pasalnya serangan rudal balistik dengan MIRV (Multiple Independently Targetable Reentry Vehicles) untuk pertama kalinya telah membuat sistem pertahanan udara (hanud) kewalahan. (more…)
Merespon serangan Ukraina yang menggunakan rudal ATACMS dan Storm Shadow ke wilayah Kursk, Rusia, maka Moskow hari ini telah melancarkan serangan balasan. Berbeda dengan serangan balasan yang lazim didengar, serangan balasan Rusia ke Ukraina kali ini disebut menggunakan rudal balistik antarbenua (ICBM), meski tidak membawa hulu ledak nuklir, tapi ini pertama kalinya ICBM digunakan dalam peperangan di muka Bumi. (more…)
‘Menyambut’ kedatangan kapal selam nuklir Amerika Serikat pembawa rudal jelajah Tomahawk, USS Missouri SSN-780) – Virginia class di kota pelabuhan Busan (320 km dari Seoul), direspon Korea Utara untuk ketiga kalinya dalam tahun ini, melakukan uji coba peluncuran rudal balistik antarbenua – Intercontinental Ballistic Missile (ICBM) Hwasong-18 pada hari Senin, 18 Desember 2023. (more…)
Tak berselang lama setelah kegagalan Amerika Serikat dalam uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) Minuteman III pada 1 November 2023 di Vandenberg Space Force Base, maka Rusia juga tak ingin kalah tanding dalam uji coba rudal balistik antarbenua. Pada 5 November 2023 dengan mengambil lokasi di Laut Putih, lepas pantai utara Rusia, Angkatan Laut Rusia dengan kapal selam bertenaga nuklir terbaru Imperator Alexander III (Borei class), telah sukses melakukan uji coba ICBM Bulava. (more…)
Rudal Balistik Antarbenua (Intercontinental Ballistic Missile/ICBM) Sarmat RS-28, yang disebut-sebut oleh Rusia sebagai “rudal paling mematikan di dunia,” kini telah dikerahkan atau siaga tempur. Pernyataan ini disampaikan oleh Yury Borisov, Kepala Roscosmos, Badan Penerbangan dan Antariksa Rusia. RS-28 Sarmat adalah rudal balistik antarbenua (ICBM) generasi terbaru Rusia, yang berfungsi sebagai elemen inti penangkal strategis berbasis silo di negeri Beruang Merah. (more…)
Untuk pertama kali sejak bubarnya Uni Soviet, Menteri Pertahanan Rusia melakukan lawatan ke Korea Utara. Menjadikan kunjungan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu, begitu strategis di tengah bangkitnya “Perang Dingin Jilid Kedua”. Dengan didampingi delegasi pertahanan dari Cina, Shoigu secara khusus diajak untuk melihat tur rudal balistik antarbenua (ICBM) oleh Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un. (more…)