
Sukses dalam beberapa kali uji penembakkan membuat Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) Paskhas cukup puas dengan kinerja kanon Oerlikon Skyshield 35 mm. Bahkan di HUT RI Ke-71 tahun 2016, Fire Control Unit (FCU) yang terdiri dari dua pucuk Skyshield dipercaya untuk mengamankan wilayah obyek vital Istana Negara dan Lapangan Monumen Nasional. Berita terakhir terkait kanon buatan Swiss ini tentu sangat menyenangkan bagi pihak manufaktur, pasalnya KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam pernyataannya di beberapa media telah mengungkapkan rencana untuk menambah pengadaan kanon Skyshield untuk memperkuat hanud di Lanud-Lanud strategis. (more…)

Dalam perspektif manufaktur persenjataan, bila alutsista yang mereka jual benar-benar menjadi andalan di negeri pembeli, maka hal tersebut ibarat prestasi luar biasa, artinya ada kepercayaan dari aspek kualitas. Dan jika berkaca di Indonesia, salah satu hotspot yang menjadi konsentrasi pertahanan TNI ada di Pulau Natuna, dimana gelar alutsista tercanggih dari ketiga matra TNI semaksimal mungkin dikerahkan dalam berbagai uji dan latihan tempur di kawasan yang langsung berhadapan dengan Laut Cina Selatan. (more…)

Siapa yang tak kenal Rheinmetall Defence dengan produknya Leopard 2 Revolution, atau di Indonesia dikenal dengan label Leopard 2Ri (Republic Indonesia). Dan kini manufaktur asal Jerman yang juga produsen kanon CIWS Skyshield untuk Paskhas TNI AU ini tengah memperkenalkan paket uprade terbaru, berupa peningkatan pada Leopard 2 Revolution, yang disebut Advanced Technology Demonstrator (ATD) pada ajang Defence and Security Equipment International (DSEI) 2017 di ExCel, London. (more…)

Akhir Maret 2017, total pengadaan 61 unit MBT (Main Battle Tank) Leopard 2Ri (Republic of Indonesia) dari Jerman telah lengkap diterima. Dan ini menjadikan babak baru Indonesia sebagai kekuatan kavaleri modern di kawasan Asia Tenggara. Karena menjadi alutsista yang paling mendapat perhatian, bahasan seputar MBT tercanggih di Asia Tenggara ini sudah lumayan sering dikupas, termasuk di Indomliter.com. Meski begitu, belum banyak pembaca yang dapat melihat lebih detail keunggulan MBT ini dibanding versi standarnya (Leopard 2A4). (more…)

Setelah Pusat Pendidikan Kavaleri TNI AD (Pusdikkav) dilengkapi Drive Training Vehicle (DVT) berupa Leopard 2 Fahrschulpanzer, kini guna meningkatkan kinerja pelatihan awak ranpur MBT (Main Battle Tank) Leopard 2A4 telah hadir fasilitas simulator untuk MBT tersebut. Dipasok oleh Rheinmetall Defence Electronics, unit yang didatangkan adalah Leopard gunnery skills trainer (LGST) dan driver training simulator (DTS). Sebelum ini, Rheinmetall juga telah melakukan instalasi simulator kapal selam untuk pelatihan awak kapal selam TNI AL. (more…)

Nama Rheinmetall Defence tak hanya kondang sebagai pemasok kendaraan lapis baja dan kanon PSU (Penangkis Serangan Udara), lebih dari itu perusahaan yang berbasis di Bremen, Jerman ini nyatanya juga dipercaya oleh TNI AL untuk memasok Submarine Command Team Trainer (SCTT) untuk pelatihan awak Korps Hiu Kencana. Seiring dengan rencana kedatangan kapal selam Nagapasa Class (aka – Changbogo Class) dari Korea Selatan, beragam persiapan dikebut, termasuk instalasi pendukung untuk pelatihan awak kapal selam. (more…)

Proyek pengadaan medium tank untuk TNI AD belakangan ini cukup menarik perhatian, pasalnya PT Pindad dan FNSS Savunma Sistemleri dari Turki, resmi menampilkan desain mockup medium tank di Indo Defence 2016, kedua perusahaan memberi label proyek medium tank ini sebagai Modern Medium Weight Tank (MMWT) dan dijawalkan prototipe-nya rampung pada tahun 2017. Sementara Rheinmetall Landsysteme juga tak mau kehilangan peluang, manufaktur dari Jerman ini juga punya solusi yang ‘real’ tentang medium tank untuk TNI AD. (more…)

Arsenal Arhanud (Artileri Pertahanan Udara) milik TNI banyak ragamnya, tapi tak semua mendapat mandat untuk melindungi area ring satu, yakni wilayah Istana Negara. Seperti pada HUT RI ke-71 bulan Agustus lalu, Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) Paskhas TNI AU mendapat kepercayaan untuk menempatkan baterai kanon CIWS (Close In Weapon System) Oerlikon Skyshield 35 mm di Lapangan Tugu Monas. Baterai Skyshield disiapkan dalam posisi siaga penuh, berikut sistem Skyshield Fire Control Unit yang di dalamnya terdapat unit sensor dan radar. (more…)

Dua puluh empat unit MBT (Main Battle Tank) Leopard 2A4 Revolution atau yang kondang disebut Leopard 2 Ri (Republic of Indonesia) telah tiba di Tanah Air pada akhir Mei lalu. Sementara jumlah pesanan Leopard 2 Ri untuk kavaleri TNI AD keseluruhan ada 61 unit. Lantas bagaimana dengan sisa pengiriman MBT dari Jerman tersebut? Akankah terganjal isu pemotongan anggaran? (more…)

Untuk saat ini, CIWS (Close In Weapon System) Oerlikon Skyshield kaliber 35 mm yang dioperasikan Detasemen Hanud (Denhanud) Paskhas TNI AU adalah kanon SHORAD (Short Range Air Defence System) tercanggih yang ada di Indonesia. Namun untuk mensahkan predikat canggih dan handal pada kanon buatan Rheinmetall Air Defence Swiss ini, perlu dilakukan uji coba penembakan dalam menghadapi sasaran bergerak di udara. (more…)