Tag: Rheinmetall Defence

Sistem Hanud Oerlikon Skyshield Paskhas Dibekali GPS Jammer dan Terintegrasi dengan Radar Kohanudnas

Kecepatan dalam merespon pada potensi serangan udara adalah kunci dari suksesnya penggelaran sistem hanud titik. Dan bicara tentang kecepatan respon pada satuan tembak (satbak) rudal atau kanon hanud, maka yang menjadi tumpuan adalah kemampuan deteksi dini dari elemen radar. Saat bicara soal kinerja dan akurasi, kanon Oerlikon Skyhield milik Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) Paskhas TNI AU memang dapat diandalkan. Meski begitu, sistem radar ‘organik’ pada satbak Skyshield punya keterbatasan. (more…)

Ada ‘Merah Putih,’ Uji Tembak Skyguard 3 Air Defence Dikira di Wilayah Indonesia

Sebuah video di akun YouTube Rheinmetall Defence yang diposting 14 Agustus 2020 telah menyita perhatian netizen di Tanah Air. Pasalnya dalam video berdurasi 2,5 menit ditampilkan uji tembak sistem hanud Oerlikon Skyguard 3 Air Defence yang terasa ganjil, lantaran ada bendera merah putih, ditambah sejumlah awak lokal berkulit sawo matang, plus kondisi geografis pegunungan hijau khas Indonesia. Yang membuat bingung, sejauh ini tidak ada rencana akuisisi sistem hanud tersebut oleh Indonesia. (more…)

Meski Belum Terpasang VL Mica, Instalasi Millennium Gun Tuntas di KRI I Gusti Ngurah Rai 332

Setelah instalasi sistem persenjataan tuntas pada frigat KRI RE Martadinana 331, kini dikabarkan frigat KRI I Gusti Ngurah Rai 332 telah melewati tahapan instalasi persenjataan kanon CIWS (Close In Weapon System) Rheinmetall Oerlikon 35 mm Millennium Gun pada bagian depan anjungan. Namun operasional penuh kapal perang yang juga disebut Perusak Kawal Rudal (PKR) ini baru akan tercapai pada awal 2021. (more…)

Tanpa Ungkap Identitas Negara Pembeli, Rheinmetall Umumkan Raih Kontrak Baru untuk Skyshield MK3

Karena menyangkut alasan kerahasiaan dari kustomer, Rheinmetall Defence kerap merahasiakan informasi penjualan produknya, seperti pada November 2018, pabrikan asal Jerman ini menjelaskan bawah Indonesia akan menerika second batch sistem hanud kanon Oerlikon Skyshield pada akhir 2019. Namun ada yang khusus dari kontrak Skyshield jilid kedua, yakni pihak Rheinmetall menutup rapat informasi jumlah unit kanon berikut sistem pendukungnya (radar), dengan alasan kerahasiaan. (more…)

AD Australia Terima Unit Perdana Boxer 8×8, Era Baru Ranpur Negeri Kangguru

Bila TNI AD menjatuhkan pilihan ranpur berpenggerak 8×8 dari platform Pandur II (Pindad Cobra), maka AD Australia (Australian Army) juga punya andalan di kelas ranpur 8×8, yaitu Boxer 8×8 buatan Rheinmetall Defence. Bedanya, bila Indonesia masih dalam proses menanti, lain halnya dengan Australia yang pada 24 September lalu telah menerima unit perdana dari total 244 unit Boxer yang bernilai akuisisi US$3,53 miliar. Sebagai tonggak baru dalam sejarah alutsista Australia, Boxer lewat program Land 400 Phase 2 kelak akan menggantikan ranpur roda rantai M113. (more…)

Rheinmetall Defence Luncurkan Mortir RSG60 “Two in One” untuk Infanteri dan Pasukan Khusus

Nama Rheinmetall Defence cukup dikenal di Indonesia, lantaran manufaktur senjata yang berbasis di Jerman ini sukses memasok kanon reaksi cepat Oerlikon Skyshield untuk Paskhas TNI AU dan Oerlikon Millennium untuk frigat RE Martadinata Class. Dan ada kabar terbaru, kali ini Rheinmetall Defence bukan merilis senjata golongan “berat,” melainkan jenis mortir, pun ini bukan mortir kaliber besar. Yang digadang Rheinmetall Defence adalah RSG60, jenis mortir ringan untuk unit infanteri dan pasukan khusus di kaliber 60 mm. (more…)

Oerlikon High Energy Laser Gun: Sistem Hanud Masa Depan dari Rheinmetall Defence

Sosok kanon hanud yang satu ini rasanya sudah tak asing bagi kebanyakan netizen di Tanah Air. Lumayan sering dipamerkan, wujud kanon Oerlikon Skyshield besutan Rheinmetall Defence terbilang akrab di mata. Namun, apa jadinya bila wujud kubah Skyshield yang serupa, larasnya diganti dengan jenis senjata lain, bukan lagi kanon konvensional, melainkan senjata futuristik yang awalnya digadang untuk peperangan di luar angkasa, yaitu senjata laser. (more…)

Rheinmetall: Indonesia Akan Terima Second Batch Kanon Oerlikon Skyshield di Akhir 2019

Tugas yang dipercayakan kepada Detasemen Pertahahan Udara (Denhanud) Paskhas TNI AU memang tidak mudah, pengamanan maksimal pada Lanud tipe A serta deployment pada beberapa obyek vital nasional, menjadikan fungsi penggelaran sista hanud titik punya tantangan tersendiri. Lepas dari proses pengadaan rudal hanud jarak sedang NASAMS (National Advanced Surface to Air Missile System) yang kini sedang berjalan, tumpuan hanud titik masih dipercayakan pada kombinasi kanon reaksi cepat Oerlikon Skyshield dan rudal Chiron untuk meladeni elemen SHORAD (Short Range Air Defence). (more…)

Oerlikon Skyranger: Sistem Hanud ‘Tactical Response’ Untuk Natuna

Dalam suatu presentasi di Jakarta belum lama ini, Kolonel Stefan Schädler, Vice President Sales Asia Rheinmetall Air Defence memaparkan konsep pertahanan udara (hanud) komposit untuk melindungi ruang udara di Pulau Natuna. Seperti telah diulas dalam artikel berjudul “Inilah Solusi Rheinmetall Air Defence Untuk Pertahanan Udara Di Natuna,” sistem hanud komposit terdiri dari rudal hanud jarak sedang, rudal hanud SHORAD MANPADS, FCU (Fire Control Unit) kanon Oerlikon Skyshield 35 mm dan Skyranger. (more…)